
Zaskia pulang dengan wajah berseri-seri malam ini. Bagaimana tidak? Seusai melakukan konser di Bali, dia bertemu dengan produser rumah music yang menaunginya satu tahun terakhir, Tuan Dafa Wardana.
Tuan Dafa berencana mengadakan konser keliling dunia untuk Zaskia sebab lagu Zaskia merupakan lagu paling hits di negeri ini dan mulai digemari di mancanegara. Dia ingin mewujudkan keinginan Zaskia untuk go internasional.
Tujuan utamanya sekarang adalah menemui Kendra. Ia ingin membagikan kabar bahagia ini pada sang suami. Ia yakin Kendra juga pasti ikut bahagia mendengar berita tersebut. Apalagi suaminya tahu jika ini adalah impiannya sejak dulu.
Zaskia melirik jam mewah dipergelangan tangannya. Biasanya jam tujuh malam suaminya sudah ada dirumah kecuali jika ada janji dengan klien.
Ia segera berlari ke kamar, tetapi ternyata Kendra tidak ada didalam kamarnya.
" Mungkin dia ada di ruang kerjanya. "
Bergegas Zaskia menuju ruang kerja Kendra, netranya berbinar saat menyadari pria itu tengah berada disana. Kebetulan posisi Kendra membelakanginya saat ini. Pria itu sedang serius membaca beberapa file yang ada di rak penyimpanan.
" Kendra. "
__ADS_1
Zaskia memeluk erat punggung Kendra, dia sangat merindukan sang suami. Namun, dirinya sangat terkejut saat Kendra melepas kedua tangannya dengan kasar. Tatapan pria itu begitu dingin berkabut amarah.
Hati Zaskia teramat sakit oleh sikap sang suami, seumur-umur baru kali ini Kendra bersikap kasar terhadapnya.
" A-ada apa denganmu, honey? Kenapa kau mendorongku? " Suaranya bergetar menahan tangis yang sedikit lagi akan meluncur dari kedua pelupuk matanya. Firasat buruk memenuhi hatinya, tetapi ia mencoba untuk tetap berpikir positif.
" Tidak usah pura-pura bodoh, Zaskia. Aku tahu kebusukan yang telah kau lakukan padaku! Aku tak menyangka kau bisa berbuat sepicik itu! " Kendra benar-benar tak mampu mengendalikan amarahnya kali ini. Hampir saja tangannya memukul pipi mulus Zaskia karena emosi.
Wanita itu seketika melindungi wajahnya, rasa takut dan ngeri yang ia rasakan semakin menambah perih dihatinya.
Perlahan Kendra menurunkan tangannya, pria itu tak sanggup melihat wanita yang bertahun-tahun mengisi hatinya terluka seperti sekarang.
" Kenapa kau melakukan hal itu? Apa kau tidak sadar? Tania masih berusia belia. Dia gadis yang polos dan belum mengerti tentang hal-hal dewasa. Tapi aku telah merampas kegadisannya dengan begitu brutal! Apa kau tidak berpikir? Bagaimana jika dia mengalami trauma karena bekas yang kutinggalkan?! " ungkap Kendra penuh kekecewaan.
Zaskia jadi mengerti apa yang membuat sang suami begitu marah padanya. Kendra pasti sudah tahu jika dia telah menaruh obat perangsang diminuman suaminya.
__ADS_1
" Maafkan aku, aku hanya ingin membantu kalian untuk bisa menjalankan kesepakatan kita. Jika Tania cepat hamil aku pikir rencana kita bisa berjalan lebih cepat. Lagipula Tania juga istrimu, kau berhak melakukan itu padanya. " kilah Zaskia menangis sesenggukan.
Kendra tak mengerti jalan pikiran Zaskia, semakin hari istrinya semakin berubah. Ia bahkan seperti tak mengenal wanita itu lagi.
" Aku benar-benar kecewa padamu. Kau bukan seperti Zaskia yang aku kenal. " Kendra segera keluar dari ruang kerjanya. Hatinya begitu sesak, Zaskia seolah tak menghargai rasa cintanya yang tulus untuk wanita itu.
Zaskia menatap kepergian Kendra dengan tatapan sendu. Hingga lelaki itu kembali menghentikan langkahnya ketika sampai diambang pintu. Pria itu kembali menatap tajam pada sang istri.
" Kau bilang Tania istriku bukan? Aku pegang kata-katamu itu! " tekan Kendra kemudian kembali melanjutkan langkahnya.
Zaskia masih diam terpaku, ia belum mampu mencerna kata-kata Kendra sepenuhnya. Saat ini otaknya sedang berperang antara masalah keluarganya dan rencana konser keliling dunia minggu depan. Jika Kendra masih marah, tentu dirinya akan kesulitan mendapat izin dari suaminya.
Bersambung...
Jangan lupa dukung terus author ya. Kasih like koment rate n vote seikhlasnya buat karya terbaruku. Makasih readers tercinta😍
__ADS_1