
Besok merupakan hari dimana peresmian hotel dan apartemen Kendra akan digelar. Pria itu terlihat sibuk dikantornya, iapun ikut terjun langsung ke lapangan untuk memastikan acara berjalan dengan lancar.
Kendra menitipkan perawatan Zaskia beberapa hari ke depan kepada Bi Marni. Sedangkan Tania tetap berada dirumah, menurutnya bukan keputusan yang tepat jika menyuruh Tania ikut berjaga di rumah sakit dengan kondisinya sekarang.
"Kia, maaf beberapa hari ini aku benar-benar sibuk. Maaf, karena aku tidak bisa menjagamu. Aku harus menyiapkan semua dengan baik." ujar Kendra yang menyempatkan waktu untuk menengok istri pertamanya.
Seulas senyum terbit di wajah Zaskia.
"Kau tenang saja. Aku pasti akan baik-baik saja disini bersama Bi Marni. Aku do'akan semoga semua bisa berjalan dengan lancar. Aku akan selalu mendukungmu." jawabnya menyemangati.
"Makasih, Honey."
Sebuah kecupan mendarat di kening Zaskia mengakhiri pertemuan mereka hari ini.
Zaskia menghela nafasnya kasar, ini adalah proyek terbesar Kendra di tahun ini. Banyak sekali investor asing maupun dalam negeri yang turut bergabung di dalamnya. Ingin sekali rasanya ia bisa membantu sang suami.
Wanita itu mencoba menghubungi Hesti. Ia ingin meminta bantuan managernya agar membawanya ke acara Kendra besok. Sepertinya ini adalah momen yang tepat bagi dirinya untuk mengungkapkan dengan bangga siapa sebenarnya suami diva itu.
__ADS_1
Ia yakin jika publik tahu bahwa Kendra adalah suaminya, pasti itu akan semakin bagus untuk perkembangan bisnis Kendra ke depannya. Ia berencana akan meminta izin dokter agar mengizinkannya pergi sementara untuk memberikan kejutan pada Kendra besok.
***
Sementara itu, Kendra pulang ke rumah cukup larut. Pria itu segera menuju ke kamar dimana Tania berada. Rasanya hanya Tanianya yang mampu mengobati rasa penat yanh melanda beberapa hari ini. Dengan memeluk wanita itu, ia merasakan kedamaian dan ketenangan tersendiri.
"Assalamualaikum." salamnya begitu lirih supaya tak mengganggu yang telah damai dalam tidurnya.
Perlahan Kendra memasuki kamar, ia tak ingin membangunkan sang istri mengingat ini sudah pukul 11 malam. Lelaki itu segera membersihkan diri sebelum ikut bergabung diatas ranjang.
Kendra menempati posisinya disamping sang istri. Sebelum memejamkan mata, pria itu terlebih dahulu memandangi wajah ayu istri kecilnya sembari mengelus perutnya yang buncit.
"Sayang kau belum tidur?" tanyanya memastikan.
Benar saja, perempuan itu langsung membuka mata mendengar pertanyaan suaminya. Bahkan matanya masih terang benderang seperti belum mendapatkan kantuknya.
"Aku tidak bisa tidur, aku menunggumu dari tadi." jawabnya manja membuat Kendra gemas dan tak tahan mencubit pucuk hidungnya.
__ADS_1
"Hish, nakal ya istriku ini. Kenapa sudah malam belum mau tidur?" Kendra sudah seperti bapak yang mengomeli anaknya.
"Aku gugup A. Besok pertama kalinya aku menghadiri acara besar dan mendampingimu. Aku takut nanti malah mempermalukanmu di depan umum." ungkap Tania menyampaikan risalah hati.
Kendra semakin gemas, pria itu terkekeh melihat mimik wajah istrinya yang cemas bercampur sedikit mayun segala. Tanpa aba-aba pria itu menyambar bibir manis candunya yang selalu terlihat menggoda dan melepaskan untuk beberapa saat.
"Kau tidak perlu cemas. Bersiap saja menjadi boneka cantik disampingku dan tersenyumlah ramah saat aku mengenalkanmu pada rekan bisnisku. Yang terpenting kau tetaplah berada disisiku, itu cukup untuk menyalurkan energi positif dan semangat untukku. " saran Kendra menenangkan.
Lelaki itu membawa masuk Tania ke dalam dekapannya, mencium aroma tubuhnya yang mampu menjadi afrodaksia tersendiri bagi Kendra.
Taniapun merasa nyaman ketika tangan kekar itu membuainya dalam kehangatan.
"Jangan pernah merasa rendah diri, yakinlah bahwa aku akan selalu bangga padamu dan aku tidak akan pernah malu mengakuimu sebagai istriku. Cepatlah tidur, Sayang. Maaf jika nanti aku akan berangkat pagi-pagi sekali. Tunggu Zayyan menjemputmu."
Wanita itu hanya mengangguk lantaran tak mampu menahan kantuk, ucapan Kendra sudah mampu mendamaikan rasa gelisah dihatinya. Keduanya tidur sambil mendekap sayang, terbuai dalam mimpi dan berharap esok semua akan jauh lebih baik.
Bersambung..
__ADS_1
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini. Kasih like koment rate n vote seikhlasnya buat karya ini. Makasih buat semua yang setia mendukung. Love u All🤗