Jadi Simpanan Majikanku

Jadi Simpanan Majikanku
BAB 71


__ADS_3

Tania merasa gugup kala Dafa menatap dirinya dan Zaskia secara bergantian. Inilah yang ia takutkan, tidak semua orang memiliki pandangan yang sama terhadap statusnya sebagai istri kedua.


Dafa cukup syok mendengar Kendra menyatakan bahwa gadis belia itu adalah istri keduanya. Ia mengumpat keberuntungan pria itu karena memiliki dua istri yang sangat cantik.


" Kau benar-benar serakah. Apa kau mau menghabiskan stok wanita cantik dimuka bumi ini? Harusnya kau berbagi satu denganku." ungkapnya spontan hingga tanpa disadari sebuah cubitan keras sukses mendarat di lengannya.


" Aww.." ingin protes tapi urung melihat netra Julia sudah mendelik karena kesal. Alhasil pria itu hanya mampu meringis sembari mengusap-usap lengannya yang terasa panas.


Kendra terkekeh melihat tingkah keduanya. Sekarang ia kurang yakin jika Julia cinta mati pada sahabatnya itu melihat bagaimana interaksi keduanya saat ini.


" Masih mendingan gua, punya dua istri jadi halal mau ngapain juga. Dari pada lo hobby celap celup sana sini, bini orang main terjang aja. Dasar buaya." sindir Kendra masih dalam mode tertawa.


Kendra tidak sadar jika ucapannya barusan terasa mengena pada Zaskia.


"Apa kau masih akan bisa tertawa jika tahu bahwa istrimu ini telah dilecehkan oleh sahabatmu, mas?" batinnya meronta.


Dafa memperhatikan perubahan raut wajah Zaskia, ia merasa bersalah pada wanita itu. Akan tetapi sungguh, sebenarnya ia tak ada niat mempermainkan Zaskia. Mungkin hanya obsesinya yang berlebihan hingga mengalahkan rasa cinta yang harusnya memberikan kenyamanan pada wanita itu.


" Jangan asal nuduh lu Bro. Gua nggak pernah asal celup ya. Semua berita itu hoaks, gua nyelupnya cuma sama cewek yang gua suka, berani maksa malahan." sangkalnya saraya menatap Zaskia yang kebetulan tepat berada di depannya. Memang selama ini ia menciptakan rumor bahwa dirinya suka bermain wanita hanya untuk membalas sakit hatinya pada Julia dahulu.


Sekarang hati Julia ikut terusik, ia tahu pada siapa kalimat itu sebenarnya ditujukan oleh suaminya. Cemburu pasti, kesal iya. Dirinya mulai lelah dan berputus asa, iapun merutuki kebodohannya lantaran berniat mati bunuh diri yang justru akan menambah daftar dosa yang telah diperbuatnya.


"Cinta itu tidak seharusnya memaksa. Cinta itu sudah seharusnya memberi kenyamanan dan rasa aman pada orang yang kita sayangi. Melihat orang yang kita cintai bahagia dengan atau tanpa kita, itulah hakikat ketulusan sebuah cinta." Julia mendadak mellow, ia tahu sampai sekarang Dafa masih menyimpan perasaan pada Zaskia. Memang sepertinya sangat sulit bagi wanita itu untuk mengambil barang secuil saja tempat di hati Dafa.


Dafa menggenggam erat jemari istrinya, ingin sekali ia mengucap maaf, tetapi disini bukanlah tempatnya. Harusnya ia memikirkan perasaan Julia sebelum bicara seperti barusan. Bukankah dirinya sendiri yang berkomitmen untuk membuka lembaran baru bersama istrinya?

__ADS_1


Kendra menangkap suasana yang mulai canggung, pria itu mencoba untuk mencairkan suasana.


"Sudah, sudah. Jangan ngobrol terus, nanti makanannya keburu dingin. Ayo mari, silahkan dinikmati." Kendra mempersilahkan.


Makan malampun dimulai setelah Kendra memimpin do'a lanjut makan bersama tanpa ada yang bersuara.


Kendra memperhatikan istri kecilnya yang nampak kurang nyaman melihat bahunya terekspos. Sebenarnya iapun agak risih lantaran Dafa sesekali bergantian memperhatikan kedua istrinya. Entah apa yang ada di otak sahabatnya itu.


Pria itupun beranjak pergi setelah menghabiskan makanannya. Ia kembali dengan membawa sweater lalu menaruhnya dibahu Tania.


"Sepertinya kau kedinginan."


"Terima kasih."


Kedua netra itu bertemu seraya saling melempar senyuman.


Tangan Dafa mengepal erat, ia tahu kesedihan yang dirasakan wanita itu. Ia penasaran apa alasan Zaskia sampai mau dimadu. Padahal Zaskia merupakan diva terkenal, tentu saja banyak kaum adam yang siap mengantri untuknya.


" Cie..istri muda bahunya kebuka langsung ditutupi, kalau istri tua mah biarkan saja." sindir Dafa dengan santai tanpa dosa. Ia kesal dengan sahabatnya yang membuat Zaskia sedari tadi hanya mengaduk-ngaduk makanan tanpa menikmatinya.


Kendra memperhatikan Zaskia, ia jadi tak enak hati melihat wanita itu nampak tak berselera makan.


" Zaskia sudah terbiasa memakai pakaian seperti itu, sedangkan Tania belum pernah memakai gaun terbuka sebelumnya." sanggah Kendra atas ucapan monohok sahabatnya. Akan tetapi, ia bermaksud agar Zaskìapun bisa menangkap ucapannya barusan.


Iapun berganti memperhatikan Zaskia. " Sayang, kau tampak tak berselera makan. Apa kau mau aku suapi, heum?"

__ADS_1


Zaskia mengembangkan senyumnya, sedikit perhatian dari sang suami sudah cukup untuk menghapus dahaga di hatinya.


Ia mencoba memasukkan makanan itu kedalam mulutnya. Akan tetapi, baru saja makanan itu masuk kedalam mulutnya, Zaskia kembali merasakan perutnya mual dan serasa diaduk-aduk.


"Hoek.."


"Kau tidak apa-apa?"


Semua mata tertuju pada dua orang pria yang begitu kompak beranjak dan berniat menolong Zaskia. Netra Kendra dan Dafa saling bersitatap penuh arti, terutama Kendra. Ia rasa Dafa terlalu berlebihan mengkhawatirkan istrinya.


Zaskia takut Kendra mulai curiga, wanita itu bergegas menarik sang suami untuk ikut bersamanya.


Dafa kembali terduduk ditempatnya, ia memperhatikan orang-orang yang menatapnya dengan tatapan yang tak biasa.


"Maaf, aku hanya reflek saja. Aku tidak tahan melihat orang sakit didepanku."


Hanya sebuah tatapan yang kembali dihunuskan kepadanya tanpa ada yang berkomentar.


Tania mengembangkan senyum di wajahnya, " Ma, apa jangan-jangan Kak Zaskia juga hamil sepertiku? Aku ingat sewaktu awal kehamilan, akupun sering mual seperti dia." seloroh Tania.


"Semoga saja, Nak. Sepertinya ibu harus membawanya ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Dari kemarin Zaskia selalu mangkir, tapi feeling Mama mengatakan jika diapun sepertinya sedang berbadan dua. Oh..Mama benar-benar tak sabar ingin menimang cucu-cucu Mama."


Dafa tanpa sengaja mendengarnya, entah mengapa pria itu jadi gelisah. Beberapa kali ia menyiramkan benihnya di rahim Zaskia, bukan tidak mungkin jika Zaskia kemungkinan akan hamil anaknya.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini. Kasih like, koment rate n vote seikhlasnya buat karyaku ya. Dukungan kalian semangat author untuk terus berkarya. Makasih sebelumnya😍


__ADS_2