
Siang ini Zaskia pergi ke Cafe Unicorn bersama Hesti. Tadi pagi managernya itu menghubungi dan mengabarkan bahwa Dafa ingin bertemu dirinya disana untuk membahas masalah kontrak kerja yang dilanggar.
Meskipun badannya belum terlalu fit, tetapi ia masih harus menyelesaikan permasalahannya, salah satunya dengan Dafa Wardhana. Ia yakin pria itu pasti akan menuntut ganti rugi karena dia telah melanggar kontrak mereka.
Setelah kabur malam itu, Zaskia sempat mengirim pesan agar Dafa melepaskannya. Ia sudah bersuami dan sangat mencintai suaminya. Ia tak mau mengkhianati sang suami dan dirinya siap menanggung denda ganti rugi dalam jumlah yang besar.
Disinilah mereka sekarang, saling berhadapan dengan pria yang telah melecehkan Zaskia tempo hari. Hati Dafa teramat senang bisa berjumpa dengan wanita pujaannya. Ia menatap lekat wajah cantik Zaskia meski wanita itu enggan menatap kearahnya.
"Selamat siang. Senang bertemu kalian kembali." sapa Dafa berdiri sambil mengulurkan tangan untuk berjabat dengan keduanya. Namun, saat ingin menjabat tangan Zaskia, wanita itu tidak meresponnya sama sekali.
"Tidak perlu berbasa-basi Tuan Dafa Wardhana. Cepat katakan apa maumu dan berapa besar denda yang harus kubayarkan. Aku sudah tidak ingin berurusan dengan anda." ucap Zaskia ketus.
Dafa sedikit kecewa dengan respon Zaskia, tetapi dirinya sadar. Ia bukanlah siapa-siapa Zaskia bahkan wanita itu terlihat sangat membencinya hingga sekarang. Ia kembali duduk ditempatnya.
" Untuk masalah itu, tolong kau pikirkan kembali. Saat ini kariermu sangat bagus, para fans juga sangat menunggu kehadiranmu kembali. Aku berjanji tidak akan mengganggumu lagi dan tidak akan menuntut sepeserpun pada kalian." ungkap pria itu sembari menyunggingkan senyumnya.
Zaskia dan Hesti saling bersitatap heran, mereka tak percaya dengan perkataan Dafa barusan. Biasanya pria itu sangat egois dan arogant, tetapi kali ini ucapannya terdengar manis untuk didengar.
Bukan tanpa alasan Dafa berubah. Semenjak kejadian Julia yang nyaris hampir kehilangan nyawanya, dirinya baru sadar jika wanita itu benar-benar tulus padanya.
Dafa teringat ucapan Kendra jika ia tak ubahnya dengan Julia setelah perbuatan bejatnya pada Zaskia. Julia bahkan lebih baik sebab dia menyesali perbuatannya serta berusaha menebus kesalahannya bukan seperti dirinya yang berniat selingkuh untuk membalaskan sakit hati terhadap sang istri.
Dafa ingin mencoba memaafkan masa lalu Julia dan membuka hati untuk istrinya. Meskipun, dilubuk hatinya yang terdalam, ia masih sangat mencintai Zaskia.
"Apa kau tidak sedang ingin menjebakku lagi?" sarkas Zaskia.
Dafa terkesiap mendengar pertanyaan yang dilontarkan wanita tersebut.
"Tentu saja tidak. Aku ingin mencoba membuka lembaran baru dengan istriku. Kami ingin memperbaiki rumah tangga kami kembali." Dafa menyakinkan, sedangkan Zaskia manggut-manggut menanggapinya. Ia harap urusannya dengan Dafa benar-benar usai.
"Akupun berharap bisa seperti itu. Membuka lembaran baru bersama mas Kendra dan calon anak-anak kami nanti." tanpa sadar Zaskia tersenyum membayangkannya.
__ADS_1
Setelah pembicaraan beres, Zaskia memakai topi dan juga masker untuk menghindari media. Mereka bertiga meninggalkan ruang VVIP yang tadi dipesan oleh Dafa.
Tanpa sengaja, Kendra juga berada disana bersama dengan salah satu kliennya. Dirinya memperhatikan dua orang wanita bermasker yang sosoknya sangat familiar baginya.
"Bukankah itu Zaskia? Kenapa dia ada disini? Bukannya tadi pagi dia masih sakit?" batinnya penasaran.
Kendra semakin terperanjat saat melihat pria yang baru saja keluar dari ruangan yang sama dengan istrinya. Untung saja meeting dengan klien sudah beres, bergegas ia mengejar orang-orang tadi.
***
Dafa, Zaskia dan Hesti sama-sama menuju parkiran, mereka langsung menoleh saat Kendra memanggil nama sang istri.
"Kia, tunggu!"
Netra Zaskia membulat sempurna menyadari suara yang sangat ia kenali. Wanita itu berhenti dan berbalik, dirinya juga tak menyangka jika Dafa ada dibelakangnya sedari tadi. Ingin sekali ia protes, tetapi Zaskia memilih acuh agar sang suami tidak curiga.
Dafapun terkejut saat bertemu sahabatnya kembali, apalagi ternyata Kendra juga mengenal Zaskia.
"Ken? Lo disini? Lo juga kenal Zaskia?"
Kendra mendekati Zaskia dan memeluk pinggang istrinya untuk mengisyaratkan kepemilikan.
"Daf, kenalin ini istri gue, Zaskia." ungkap Kendra memperkenalkan istrinya pada sahabatnya.
Hati Zaskia benar-benar gelisah, ia takut pria itu berbicara yang tidak-tidak pada Kendra.
Begitupun Dafa, ia tak menyangka jika wanita yang telah ia setubuhi dengan paksa ternyata istri sahabat dekatnya sendiri. Timbul perasaan bersalah luar biasa dalam dirinya saat ini.
"Kenapa kalian berdua sama-sama bengong. Sebenarnya kalian sudah saling kenal kan?"
"Tidak!" " Iya."
__ADS_1
Jawab kedua orang itu sama-sama gugup, tetapi mengungkapkan hal yang bertolak belakang. Kendra mengerutkan kening dan menatap heran istrinya yang nampak gelagapan.
"Tidak maksudku tidak begitu kenal. Aku hanya mengenal Pak Dafa sebagai pemilik rumah music yang menaungiku saat ini." jawab Zaskia gugup.
"Iya. Maksudku juga begitu, Ken." Dafa menimpali.
"Oh begitu. Habisnya kalian kelihatan aneh, sampai pada gugup begitu." sindir Kendra.
Zaskia takut Kendra semakin curiga, otaknya berputar untuk dapat mengalihkan perhatian sang suami.
"Honey, apa kau habis meeting disini? Bagaimana kalau kita pulang bersama, kepalaku agak sedikit pusing." rengek Zaskia menyandarkan kepalanya di bahu sang suami.
"Katanya kau sakit, tapi malah kelayapan sampai sini. Harusnya kau istirahat dirumah, apa kalian sedang ada janji temu disini?" Kendra masih penasaran sebab tadi ia sempat melihat mereka keluar dari ruang yang sama.
Dafa yang tahu Zaskia terlihat ketakutan saat ini langsung menjawab pertanyaan Kendra.
"Istrimu melanggar kontrak kerjasama kami, dia mau keluar dari rumah produksi. Apa kau yang menyuruhnya berhenti menyanyi? Padahal sekarang karier istrimu sedang naik daun, kau harusnya berterima kasih padaku karena telah mengorbitkannya hingga jadi penyanyi terkenal seperti sekarang." jawab Dafa membanggakan dirinya.
"Justru karena kaulah rumah tanggaku jadi rumit seperti sekarang. Aku jadi terjebak pada dua wanita dan Zaskia tidak mau menerima kehadiran Tania." Kendra kesal tapi hanya dalam hatinya saja.
"Oh begitukah? Aku tidak pernah melarang dan selalu memberi kebebasan padanya asal dia masih tahu kewajibannya. Aku sama sekali tidak tahu jika Kia ingin berhenti menyanyi." jawab Kendra apa adanya.
"Mintalah dia untuk memikirkan keputusannya lagi. Oh ya..aku harus segera pergi. Julia menungguku." ia tak ingin berlama-lama disana, entah kenapa hatinya jadi gerah melihat Zaskia menempel terus pada sahabatnya.
"Oh ya bagaimana keadaan Julia sekarang? Apa kalian sudah baikan?" Kendra teringat cerita sahabatnya tempo lalu.
"Alhamdulillah sekarang kondisinya sudah membaik. Kami ingin memperbaiki kembali rumah tangga kami." ungkap Dafa.
"Baguslah kalau begitu. Bagaimana kalau minggu depan aku mengundangmu makan malam dirumah bersama Julia? Aku harap kau tak menolak undanganku ini." pinta Kendra.
Zaskia tertegun mendengarnya, sepertinya takdir tidak bersahabat dengannya. Baru saja ia lega telah menyelesaikan urusannya dengan Dafa, tetapi ternyata ia harus menerima kenyataan jika Dafa dan Kendra ternyata berteman dekat.
__ADS_1
Bersambung..
Jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini. Kasih like koment rate n vote seikhlasnya buat karya terbaruku. Dukungan kalian semangat author untuk terus berkarya. Makasih sebelumnya🤗