
...بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ...
...💞 Selamat Membaca...
Irena menangis tersedu-sedu ia sudah tidak mampu lagi menahan air matanya dan menahan isak tangisnya. Ia sungguh tidak menyangka, jika selama ini Papanya berada dalam penderitaan dan kesusahan. Selama ini ia selalu berpikir bahwa Papanya tidak pernah menyayanginya semenjak menikah dengan istri barunya. Namun ia sungguh tidak menyangka, kenyataan yang baru ia ketahui selama ini sungguh membuat relung hatinya benar-benar merasakan penyesalan yang amat dalam.
Karena isakan tangisnya tak mampu ia tutupi, akhirnya Pak Bayu dan juga Arsen mendengarnya. Mereka pun lalu menghampiri suara isakan tersebut.
''Irene!''
Arsen dan Pak Bayu terkejut melihat Irena sudah menelungkupkan kepalanya diantara kedua tangannya. Melihat kondisi putrinya seperti itu, Pak Bayu langsung ikut berjongkok dan memeluk putrinya untuk berusaha menenangkannya.
''Papa, aku selama ini sudah berburuk sangka kepada papaku sendiri. Aku selama ini selalu menganggap bahwa Papaku tidak pernah peduli denganku. Ia selalu mementingkan istri barunya dan tidak pernah memikirkan perasaanku. Bahkan di saat pernikahanku, saat ia tidak datang menghadirinya. Aku benar-benar membencinya di dalam hatiku. Aku salah sangka selama ini, aku yang terlalu bodoh karena tidak mengetahui penderitaan papaku sendiri,'' ucap Irena.
Pak Bayu mengelus-elus pundak putrinya. Ia berusaha menenangkan Irena di dalam dekapannya. Dan karena kesedihannya yang Irena rasakan terlalu dalam, ia pun jatuh pingsan.
'' Irene!''
Pak Bayu langsung membopong Irena dan membawanya ke kamarnya. Alif terkejut saat membawa piring berisi makanan kesukaan Irene. Bahkan hampir saja ia menjatuhkannya.
''Apa yang terjadi dengan Irene pah?'' Ucap Alif yang kini ikut duduk di samping Irena.
Bayu menggelengkan kepalanya
Arsen kemudian menghampiri Alif lalu menceritakan semuanya.
__ADS_1
''Jadi Irena sudah mengetahuinya?'' Ucap Alif. Arsen menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
Pak Bayu meneteskan air matanya. Ia menyalahkan dirinya atas kondiri Iren saat ini. Karena tidak mau Iren terlalu banyak pikiran, Bayu sengaja menyembunyikan kebenaran tetang kematian Dani. Tapi sekarang, Irena malah jadi seperti ini karena tidak sengaja mengetahuinya.
''Papa sudah berjanji kepada mamamu, bahwa papa akan membuat adikmu bahagia. Akan menjaganya dan tidak akan membiarkannya terluka. Tapi melihat keadaannya seperti ini sepertinya Papa sudah gagal,'' ucap Bayu menundukkan kepalanya.
Arsen menepuk-nepuk pundak Papanya.
''Tidak Pah, Papa tidak gagal. Papa sudah menjaga kami selama ini dengan baik. Papa berusaha keras menjaga Irena agar tidak sedih dan terluka. Papa sudah melakukan semuanya sebaik mungkin. Papa tidak perlu menyalahkan diri papa,'' ucap Arsen.
''Apa yang dikatakan oleh kakak itu benar Pah. Papah tidak bersalah,'' ucap Irena yang tiba-tiba sudah sadarkan diri.
''Iren! kau sudah sadar nak.''
Pak Bayu membantu Irena untuk bersandar di dipan. Lalu memberikannya segelas air putih agar Iren meminumnya.
''Terima kasih pah. Selama ini, papa sudah menjaga Iren menyayangi Irene dan merawat Iren dengan sepenuh hati. Bahkan Papa sudah menganggap Iren seperti putri kandung Papa sendiri. Bagiku, Papa adalah Papa terbaik yang Irene miliki.''
Pak Bayu mengusap kasar air matanya lalu mencium puncak kepala Irena.
''Maafkan papa nak,'' ucapnya.
Irena tersenyum dan menggelengkan kepalanya.
''Papa, Irena melarang keras papa berkata seperti itu. Jika papa masih mengatakannya, Irena akan marah sama papa,''
__ADS_1
''Baiklah-baiklah. Papa tidak akan mengatakannya lagu,'' ucap Bayu tersenyum.
''Soal bibi Lidiya, biarkan pihak yang berwenang saja yang menghukumnya. Irena tidak ingin bertemu dengannya lagi pah. Iren takut, takut jika nanti Irena tidak bisa mengendalikan emosi Iren.''
''Iya, papa tahu nak. Sekarang beristirahatlah ya. Papa sama kakakmu akan keluar dulu.''
''Iya pah,'' ucap Irena.
''Lif, tolong jagakan Irena baik-baik. Kami masih ada urusan yang harus kami kerjakan,''
''Baik pah, Alif pasti menjaga Iren dengan sepenuh hati.
-
-
-
Yuk nantikan kisah selanjutnya... jangan lupa
👍like
❤ pavorit
dan gift bagi yang mau ya teman-teman. Suport dan dukungan kalian adalah penyemangat untuk Mala
__ADS_1
Terimakasih