Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Perasaan Arslan


__ADS_3

Di perusahaan Arslan yang sudah selesai bekerja dia pun segera kembeli pulang ke kediamannya.Seperti biasa di pun melewati para karyawan yang berjalan pulang. Arslan pun menaiki lift khusus untuk membawa sampai di lantai bawah.


Tetapi saat melewati meja skretarisnya dia pun mengucapkan terima kasih atas kinerjanya. Sekretarisnya yang mendapatkan ucapan tersebut mengatakan bahwa ini merupakan tugasnya. Dia bersyukur ternyata sikap bosnya sudah sedikit mencair.


Arslan pun yang sudah di lantai bawah segera menuju ke tempat parkiran .Dia pun mulai menjalankan mobilnya memecah keramain jalan.


Sampai di kediaman seperti biasa penjaga segera membukakan pintu begitu mobil tuannya kembali.Arslan pun segera masuk ke dalam kediamannya dia pun memarkirkan kendaraan di garasi. Setelah itu Arslan segera turun dari mobilnya dia pun masuk ke dalam rumah yang pintunya terbuka lebar tanpa di kunci.


Arslan pun segera menemui momynya terlebih dulu mencium tangannya sebagai rasa sayangnya terhadap momynya . Arslan pun segera naik ke atas kamarnya setelah menemui momynya.


Sesampai di kamat Arslan segera membersihkan badannya menuju kamar mandi setelah selesai mandi dia pub segera memakai bajunya. Arslan sekaran duduk di tepi ranjang memikirkan pertemuannya dengan Gisel wanita yang pernah mengusik fikirannya dulu dimana dulu dia benar -benar mengagumi Gisel tetapi sekaran dia sepertinya tidak begitu ada perasaan terhadapnya. Apalagi Gisel sekarang dalam hal berpakaian lebih berani tampil terbuka dari waktu dulu saat bertemu. Arslan pun berfikir mungkin karena dia sekaran sudah menjadi seorang model.


Arslan pun berfikir seadainya dia menjalin hubungan dengan Gisel apakah dia bisa menyanyangi momynya. Terlebih lagi sekarang Gisel seperti wanita yang hanya menfikirkan dirinya sendiri.Arslan tidak ingin salah dalam memilih wanita ,agar maomynya bisa tetap bahagia dengan pilihan wanita yang akan menemaninya.

__ADS_1


Apakah mungking aku bertemu dengan Gisel lagi mungking setelah bertemu beberapa kali bisa mengetahui karakternya. Ternyata masalah mencari wanita begitu rumit melebihi saat Arslan menyelesaikan pekerjaan kantornya.


Arslan pun turun kembali keluar dari kamarnya. Dia pun kembali mencari momynya lebih baik dia cerita kepada momynya siapa tahu momynya memiliki pandangan lebih baik dalam hal wanita.


Setelah tahu momynya yang sibuk duduk minum teh di ruang keluarga sambil membaca majalah. Arslan pun segera duduk di dekat momynya.


" Ada apa Ars,tumben langsung duduk menemani momy"


" Bagus kalo kamu sudah mau menemui wanita tidak hanya kerja melulu biar segera momy dapat cucu"


"mom hanya peetemuan biasa makan siang tidak ada yang istimewa"


Arslan pun bercerita saat bertemu dengan Gisel tadi siang.

__ADS_1


Momy yang mendengar cerita Arslan secara terperinci juga bagaimana sikap Arslan terhadap Gisel .Momy pun tak habis fikir dengan sikap anaknya .


" Ars bagaimana kamu bisa memberikan momy cucu ,kalo sikap kamu terhadapa wanita seperti itu nak,harusnya lebih bersikap peduli tidak di cuekin seperti itu"


"Habisnya Arslan tidak tertarik pada dia,apalagi milihat cara berpakaiannya"


" Ars walaupun begitu paling tidak saat bersama wanita kamu mesti perhatian pada mereka,terlepas cara berpakaian yang menurut kamu tidak nyaman kamu juga tidak bisa menilai karakternya hanya melihat cara memilih pakaian"


"Ya mom Ars akan berusaha lebih peduli saat bertemu"


"Nah gitu ,apapun pilihan wanita yang kamupilih momy akan setuju asal kamu benar bahagia bersamanya"


" terima kasih mom atas semua nasehatnya"

__ADS_1


__ADS_2