Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Menyambut


__ADS_3

Hari sudah sore momy yang selesai menata dekorasi segera bergegas untuk membersihkan badan.Dia pun segera masuk ke dalam kamarnya menuju kamar mandi. Setelah membersihkan badan dan memakai pakaian momy pun segera keluar kamarnya .


Dia pun memanggil kedua anaknya Arbeto dan Arslan. Mendengar panggilan dari momynya . Arbeto dan juga Arslan segera menghampiri momy begitupun juga Jasmin yang saat itu bersama Arbeto.


Mereka berempat segera menaiki mobil menuju bandara. Tiba di bandara justru momy yang tidak sabar menunggu kedatangan orang tua Jasmin terlihat momy berjalan kesana kemari. Arslan yang melihatnya pun menyuruh momy untuk duduk mrnunggu.


Setelah hampir menunggu satu jam terlihat anak buah Arslan berjalan menghampiri tuannya di belakang terlihat sepasang suami istri yang sudah masih mesra meskipun usianya tidak muda lagi.


Begitu Jasmin melihat kedua orang tuanya datang dia pun segera berhambur memeluk kedua orang tuanya.

__ADS_1


"mam,pap Jasmin kangen kalian"


" Ya kami juga kangen kamu nak"


Jasmin pun memperkenalkan momy,Arbeto dan juga Arslan.Mereka semua bergantian saling memeluk sebagai ucapan perkenalan. Akhirya mereka semua pergi meninggalkan bandara menuju ke kediaman Nico.


Tiba di rumah momy sudah menyiapkan penyambutan kedua orang tua Jasmin . Begitu pintu di buka terdapat tulisan "Welcome di keluarga Nico" jangan lupakan dekorasi bunga - bunganya.


Sementara Jasmin,Arbeto dan Arslan duduk bersama sambil menonton televisi melihat mereka bertiga momy segera bergabung bersama mereka.

__ADS_1


Arbeto merasa inilah saat yang bahagia bisa bersama - sama dengan keluarganya juga wanita yang di cintainya.


Di kamar tamu mami dan papi Jasmin bergantian masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badan akibat perjalanan mereka. Setelah selesai kedua orang tua Jasmin segera keluar kamar karena waktu di perjalanan naik pesawat mereka sudah tidur di dalam pesawat.


Begitu melihat orang tuanya Jasmin pun segera berjalan menghampirinya. Dia pun mengajak kedua orang tuannya untuk bergabung bersama.


Momy pun menyuruh bibik untuk mengambil kue ringan dan juga minuman. Momy dan mami Jasmin terlihat berbincang - bincang layaknya teman yang sudah lama tidak bertemu. Sementara papi berbicara dengan Arbeto dia berterima kasih telah memberikan kebahagian kepada putri satu - satunya walaupun pada kenyataan papi sudah tahu tentang penyakit Arbeto.


Mereka semua seperti keluarga tidak terlihat canggung sama sekali .Tanpa terasa waktu sudah malam momy pun mengajak untuk makan bersama - sama. Di meja makan sudah terhidang berbagai makanan di meja makan.Momy pun mempersilahkan orang tua Jasmin untuk makan.

__ADS_1


Setelah mereka selesai makan momy pun sudah menyiapkan kejutan selanjutnya. Momy mengajak mereka semua di ruang tengah dimana di ruangan tersebut sudah didekorasi dengan indah. Terdengar alunan musik yang indah .Arbeto pun mengajak Jasmin untuk berdansa. Melihat Arbeto dan Jasmin Arslan mengajak momy berdansa .Orang tua Jasmin pun menggikuti berdansa untuk menghormatinya.


Mereka semua merasa bahagia ,bersenang - senang dengan berdansa tapi kebahagian mereka akan berganti dengan kesedihan saat Arbeto benar - benar pergi untuk selamanya. Untuk saat ini Arbeto menikmati setiap momen kebersamaan dengan keluarganya.


__ADS_2