Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Duka


__ADS_3

Jenazah Arbeto segera di antar ke kediaman Nico. Arslan pun segera mengajak momy dan Jasmin untuk pergi dari rumah sakit masuk ke dalam mobil untuk mengikuti mobil yang membawa jenazah Arbeto.


Tiba di kediaman Nico para pelayan sudah bersiap menyamput kedatangan tuannya. Semua para pelayan pun tidak merasakan kesedihan yang mendalam apalagi semasa hidupnya tuan Arbeto memperlakukan mereka dengan baik. Mereka tidak meyangka bahwa tuan Arbeto yang begitu baik malah cepat dipanggil oleh Tuhan.


Peti mati pun di turunkan dari mobil yang membawanya di letakkan di ruang tamu. Sudah banyak bunga yang menghias peti mati tersebut.

__ADS_1


Di perusahaan Nico mendengar berita tentang kematian tuan Arslan pun mereka benar -benar terkejut. Mereka semua segera datang untuk pergi kediaman Nico.Apalagi tadi Arslan sudah menelfon Siska memberitahukan untuk memulangkang semua orang hari ini serta besok meliburkan semua para karyawan.


Di halaman keluarga Nico nampak begitu banyak rangkaian bunga dari para relasi bisnis atas kepergiannya .Momy Jasmin serta Arslan duduk di dekat peti kematian Arbeto. Nampak suasana duka di kediaman Nico. Mereka semua benar - benar kehilangan sosok Arbeto orang yang begitu baik hati .


Para karyawan di perusahaan Nico juga nampak berdatangan mengucapkan bela sungkawa atas kepergiannya. Di mata mereka tuan Arbeto orang yang begitu baik hati,ramah tidak pernah membedakan karyawan antara atasan serta bawahan.

__ADS_1


Dokter David pun berjalan mendekati Arslan dia miminta Arslan untuk segera mengubur jasad Arbeto. Arslan pun sebenarnya tidak rela untuk melepaskan kepergian Arbeto tapi mau tidak mau dia juga harus segera menguburkan jasad kakaknya. Arslan pun menyentuh pelan pundak momynya .Dia pun mengisyaratkan agar melepas kepergian Arbeto.


Arslan serta David mengangkat peti jenasah Arbeto sebagai penghormatan terakhir di bantu oleh para orang yang bekerja di kediaman Nico.Sedangkan Momy membawa photo Arbeto di dampingi oleh Jasmin.


Mereka semua keluar dari ruang tamu menuju ke halaman rumah.Dimana sudah tampak mobil yang siap membawa ke pemakaman . Setelah peti mati di masukkan ke dalam mobil mobil pun melaju membelah jalanan menuju tempat peristirahat terakhir nampak di belakang banyak mobil yang mengiringi .

__ADS_1


Para petugas pun memimpin jalanan.Agar mobil yang membawa peti mati Arbeto bisa mengemudikan mobilnya tanpa hambatan.


Sesampainya di tempat pemakaman peti mati Arbeto di turunkan seperti tadi Arslan dan David membawa peti mati Arbeto memimpin jalannya agar sampai menuju ke tempat peristirahat terakhir. Sesampainya peti mati Arbeto segera diturunkan perlahan lahan tanah telah menutupi peti mati tersebut. Jasmin yang membawa keranjang bunga dia segera menaburkan bunga ke dalam tanah yang masih baru. Tampak dia begitu terpukul dengan kepergian Arbeto sudah tidak tahu berapa banyak air mata yang menetes mengiringi kepergian cinta dalam air matanya.


__ADS_2