
Sementara di negara I Jasmin sudah bisa menata hatinya untuk tidak terus larut dalam kesedihan . Mungkin sekarang sang kekasih sudah bahagia ataupun sudah meresmikan hubungannya dengan calon istrinya.
Tapi jauh di lubuk hatinya dia merasa ada yang seolah -olah hilang dalam hatinya perasaan yang takut akan kehilangan seseorang. Semua itu di tepis oleh Jasmin munking cuma perasaanku saja.
Dia mulai menjalankan aktifitas lebih sibuk mengikuti kegiatan -kegiatan kampus , mulai bisa bercanda dengan teman temanya. Walaupun begitu Jasmin masih belum bisa membuka hatinya untuk seseorang.
Setelah pulang dari kampus Jasmin pergi ke taman untuk melepas pengat akibat banyak kegiatan kampus yang di ikutin. Di taman tersebut Jasmin duduk sambil membaca buku, di tempat agak jauh ada cowok yang memperhatikan dia. Cowok tersebut berjalan menghampiri Jasmin yang sedang duduk.
"Hai Jas lama tidak bertemu"
Jasmin pun melihat cowok yang menyapanya ketika melihat cowok tersebut Jasmin pun menyadari bahwa cowok tersebut adalah teman masa kecilnya waktu di Tk yang bernama Dave.
"Kamu beneran Dave temenku waktu di TK"
"Ya masak lupa "
"Tidak juga hanya udah lama kita tidak bertemu,gimana kabarmu"
__ADS_1
"Baik kamu sendiri"
"Baik juga."
Akhirnya mereka berdua berbicara mengingat waktu masih Tk dulu, tanpa terasa hari udah semakin sore Jasmin pun berpamitan pada Dave.
Sebelum Jasmin pergi Dave meminta no pada Jasmin.
"Jas jangan lupa membalas pesanku"
"Ok Dave "
Di sisi lain Jasmin merasa senang bisa bertemu dengan temen lamanya Dave. Dia mengangap Dave sebagai teman tidak lebih.
Setelah sampai di depan rumahnya Jasmin masuk kamar ,mulai membersihkan badan berganti pakaian . Dia melihat di hpnya ada pesan masuk .
Jas udah sampai rumah, lusa kamu ada waktu luang tidak.
__ADS_1
Jasmin pun membalas pesan dari Dave.
Iya nih udah sampai ,klo lusa tidak ada waktu luang munkin hari minggu.
Dave pun membalas pesan dari Jasmin.
Ok klo gitu minggu kita ketemu,bye
Jasmin pun setelah mendapat pesan dari Dave menaruh kembali hpnya di atas laci.
Dia pun berjalan keluar kamar menuju ke meja makan. Mencium aroma masakan membuat Jasmin tidak sabar untuk segera makan. Maminnya yang melihat Jasmin datang segera mengajak makan bersama .
"Gimana kuliahnya Jas"
"Lancar mam"
Mereka berdua makan bersama -sama melihat Jasmin sudah bahagia,membuat mami Jasmin senang walaupun Jasmin tidak pernah cerita apa masalahnya tapi dia tahu bahwa pulang dari negara A ,Jasmin merasa sedih.
__ADS_1
Setelah selesai makan Jasmin pergi ke kamar memandang keluar jendela udara malam mulai berhembus menerpa kulit badanya. Ar di disini masih terasa sakit ,hati ini masih benar benar tidak bisa melupakanmu walaupun kamu telah menyakitiku. Jas kamu harus bisa bangkit tidak munkin kamu mengharapkan orang yang tidak bisa kamu miliki.
Setelah Jasmin larut dalam pemikirannya,dia pun segera menutup jendela kamarnya pergi ke tempat tidur.Melihat hp di laci bahwa tidak ada pesan masuk segera dia berbaring untuk tidur,munking dengan begitu sejenak bisa melupakan bayang -bayang Arbeto yang tidak mudah untuk di lupakan.