
Dave pun segera mengantar Jasmin pulang kerumah di perjalanan ke rumah Jasmin. Terlihat Jasmin meneteskan air matanya dia hanya memandang ke luar jendela mobil.
Dave pun yang mengerti perasaan Jasmin tidak mau bertanya ,dia pun membiarkan Jasmin menata hatinya.
Saat tiba di depan rumah Jasmin ,dia pun berbicara pada Jasmin.
"Jas udah sampai untuk masalah mobil kamu tenang saja nanti ada orang yang mengantarkan."
"Terima kasih Dave maaf tidak bisa menyuruhmu masuk"
__ADS_1
"Tidak pa pa Jas aku mengerti kamu butuh waktu sendiri klo perlu apa apa kamu bisa menghubungiku"
"Sekali lagi makasih Dave"
Jasmin pun segera masuk ke dalam rumahnya berjalan cepat menuju kamarnya.Sementara Dave yang melihat kepergiaan Jasmin hanya bisa memandangnya .Dia pun segera masuk ke dalam mobil melajukan mobilnya menuju rumahnya.
Di kamar Jasmin masih terus saja menanggis dia tidak menyangka bahwa Arbeto masih mencintainya. kenapa kamu tidak pernah jujur bee.
Dia pun mengeluarkan tiket pesawat yang di berikan oleh adik Arbeto . Ya aku harus menemuimu bee, ternyata cintaku masih sama seperti dulu. Jasmin pun segera mengambil koper menyiapkan baju untuk keberangkatannya besok. Aku harap kamu bisa sadar bee, aku masih mencintaimu bee. Ternyata aku telah salah menilai dirimu dia pun mengambil foto di laci pingir kamar tidurnya foto saat Arbeto datang kemari dan merayakan holy hanya ada raut kebahagiaan.Bee aku takut kamu benar benar pergi. Aku kira kamu sudah bahagia ternyata aku salah. Jasmin pun teringat tentang mimpi sebelumnya saat Arbeto pergi menghilang.Jasmin masih terus saja menanggis kenapa ini lebih sakit mengetahui keadaanmu yang seperti ini. Padahal dia sudah mulai ikhlas merelakan Arbeto bersama dengan wanita lain. Apakah aku bisa menjalani hidup klo kamu tidak di sisiku. Kamu terlalu jahat bee tidak membagi rasa sakitmu kepadaku,harusnya aku lebih peka bahwa kamu tidak munking bisa menghianitiku karena cintaku tulus terhadap mu begitupun dengan mu. Kamu selalu mengatakan I Love you forever apakah ini maksud bee hanya ada aku di hatimu.
__ADS_1
Jasmin terus saja bertanya tanya pada hatinya mengenang masa masa saat bersama dengan Arbeto. Dia pun akhirnya tertidur dengan posisi duduk disamping kamar tidurnya sambil tanganya masih mengengam foto bersama Arbeto.
Arslan pun memberitahukan pada momynya bahwa besok dia akan kembali .Dia juga menceritakan pertemuan dengan Jasmin. Arslan pun hanya berharap agar Jasmin mau ikut bersamanya untuk menemui kakaknya.
Dia pun segera mengemasi pakaiannya ke dalam koper. Arslan pun mulai menghampiri kamar tidurnya segera merebahakan diri agar besok bisa bangun pagi. Dia pun terlelap dari tidurnya.
Arbeto sedang memakai pakaian serba putih dia berada di lapangan yang di penuhi banyak rumputan. Tak jauh dari sana Arslan yang melihat kakaknya segera memanggil kakaknya.Arbeto yang merasa di panggil segera menghentikan langkahnya . Arslan pun segera menghampiri Arbeto terlihat kakaknya tersenyum kepadanya dia pun bermaksud berjalan mendekati Arbeto tetapi kakaknya semakin menjauh dan menghilang. Arslan pun berteriak memanggil Arbeto.
Sekitika itu Arslan bangun teryata hanya mimpi mudah mudahan tidak menjadi nyata.
__ADS_1