
Siska yang menunggu balasan dari temannya sampai siang belum menerima balasan.Akhirnya dia pun melanjutkan untuk menyelesaikan pekerjaan .
Sampai pulang kerja Siska masih belum menerima balasan dari temannya. Dia pun segera memberaskan meja sebelum pulang tapi sebelum itu dua kembali ke ruangan bosnya. Takut ada yang perlu di butuhkan.
Siska pun segera berjalan ke ruangan bosnya dia pun mengetuk pintu ruangan tersebut. Karena tidak ada jawaban Siska pun segera membuka ruangan tersebut ternyata pintunya tidak di kunci.
Dia pun melihat ruangan tersebut ternyata bosnya ke tiduran di mejanya. Dia pun ragu untuk membangunkannya tetapi kalo tidak di bangunkan Siska kuatir jika nanti bosnya ada perlu dengannya.
Dia pun berjalan mendekat ke meja bosnya.Siska melihat wajah bosnya yang tertidur lelap ternyata kalo tuan Arslan diam begitu tampan. Dalam hati Siska mengutuk isi hatinya kenapa dia bisa memuji bosnya ingat Siska kamu dengan dia sangat berbeda. Setelah sadar dengan apa yang di pikirkannya dia pun mencoba memanggil bosnya.
__ADS_1
Karena bosnya tidak segera bangun dia pun mencoba menepuk bahu bosnya berharap segera bangun.Ternyata benar bosnya pun bangun .
Arslan pun yang ingat bahwa dia ketiduran segera dia membuka matanya. Setelah merasakan ada yang menepuk bahunya. Dia pun melihat bahwa ada Siska sekretarisnya yang berada di sampingnya.
Arslan pun melihat jam tangan yang melingkar di tangan kirinya ternyata sudah waktunya pulang.Dia pun berbicara pada Siska.
"Tidak apa -apa pak,apa masih ada yang di perlukan pak
" Tidak ada ,amu boleh pulang sekaran."
__ADS_1
" Baik pak kalo begitu saya permisi"
Setelah Siska pergi Arslan menuju kamar mandi yang ada di dalam ruangannya. Dia pun segera membasuh mukanya agar lebih seger. Dia pun segera bersiap -siap pulang. Arslan berfikir dia terlalu kerja keras sampai tidak meyangka bisa ketiduran di dalam kantor. Sepertinya aku perlu hiburan agar tidak terlalu lelah. Dia pun berinisiatif menerima ajakan Gisel untuk keluar.
Sementara Siska segera pulang setelah mengambil tasnya di meja dia pun melihat hpnya ternyata masih belum ada balasan. Dia pun berinisuatif untuk menelfon temannya ketika sampai di apertemen. Siska pun segera memasukkan hpnya ke dalam tas .Dia pun berjalan menuju lift untuk turun ke lantai bawah. Menuju tempat parkiran mobilnya.
Setelah sampai di lantai bawah Siska segera menuju ke parkiran mobilnya. Walaupun Siska tidak memakai mobil mewah untuk pulang pergi ke kantor tetapi dia bersyukur bisa membeli mobil dengan hasil kerja kerasnya.
Dia pun segera membelah jalanan menuju apertemennya. Setelah sampai dia pun segera masuk ke dalam apertemen.Dia pun berfikir kenapa bisa ada rasa dengan bosnya apalagi akhir -akhir ini. Padahal sebelumnya dia merasa biasa saja dengan bosnya.Apakah karena melihat bisnya sudah mau menerima jalan dengan wanita. Ingat Siska kamu tidak mungkin cemburu ,apakah kamu berhak cemburu padahal kamu bukan siapa -siapanya. Aku harus bisa menepis perasaan ini agar tidak dalam.Ayo Siska kamu harus bisa menepis persaanmu,mencoba untuk bersikap seperti sebelumnya.Hanya ada hubungan antara atasan dan bawahan tidak boleh ada hubungan lainnya. Apakah kamu tidak ingat sapa yang akan tahan dengan sifat tuan Arslan yang seperti es kutup utara walaupun sekaran sedikit mencair tetapi bisa saja nanti akan membuatmu membeku. Sudah lupakan bosmu lebih baik kamu cari lelaki yang bis perhatian denganmu.
__ADS_1