Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Cemas


__ADS_3

Momy yang sudah selesai menidurkan Arbeto dia pun segera pergi ke kamarnya. Di dalam kamar momy merasa tingkah Arbeto sedikit berbeda dia takut akan kehilangan sosok putranya tanpa terasa dia pun merasa bersedih . Momy pun segera mengambil bingkai foto di mana terdapat sosok suaminya bersama ke dua anaknya. Di foto tersebut mereka berempat nampak bahagia dalam foto tersebut.


Momy pun menghapus air matanya yang terjatuh setelah kematian suaminya hanya dua malaikat yang menjaganya. Namun sekaran dia tahu bahwa malaikat satunya akan pergi meninggalkannya. Andai dia bisa mengantikan Arbeto menerima penyakit anaknya maka dia pun rela menyerahkan hidupnya biar bisa bertemu dengan suaminya di alam sana.


Momy pun segera meletakkan bingkai foto dia pun segera mencuci mukanya membersihkan air mata,dia segera naik ke ranjang tempat tidur berusaha untuk memejamkan terang . Setelah lampu kamarnya menyala momy pun mengambil air minum di atas laci. Momy pun terduduk memikirkan mimpi yang baru saja terjadi.


Setelah sekian lama baru hari ini dia mimpikan suaminya, apalagi mimpi itu ada Arbeto. Momy semakin cemas memikirkan mimpi yang barusan terjadi. Dia pun tidak bisa tertidur lagi,akhirnya momy memetuskan untuk pergi ke luar .


Dia pun berjalan membuka pintu kamarnya nampak rumah sepi tidak ada aktifitas .Momy mengerti sekaran masih jam tiga pagi,para bibik masih tertidur. Dia pun memandangi kamar Arbeto yang masih tertutup. Momy pun menaikin anak tangga menuju kamar Arbeto.

__ADS_1


Dia pun membuka kamar anaknya terlihay Arbeto masih tertidur. Dia pun berjalan ke sisi ranjang Arbeto membelai rambut anaknya mencurahkan kasih sayangnya .Dia pun semakin takut Arbeto akan meninggalkannya selamanya.


Momy pun segera meninggalkan Arbeto dia tidak ingin menganggu tidur anaknya. Dia pun keluar kamar menutup kembali pintu kamar tersebut.


Karena momy sudah tidak bisa tidur dia pun pergi ke dapur untuk membuat sesuatu. Dia pun segera mencari bahan - bahan yang di perlukan. Setelah bahan-bahan tersebut terkumpul dia pun segera berexperimen dengan bahan tersebut. Hampir satu jam momy membuatnya setelah selesai diapun segera mengambil roti dan mengolesnya dengan selai. Dia juga membuat teh duduk di meja makan sambil menunggu kue yang di buatnya matang dalam oven.


" Maaf nyonya"


" Tak perlu minta maaf ini masih pagi hanya tadi saya yang terlalu cepat bangun"

__ADS_1


" klo begitu saya permisi"


" ya bik "


Nampak para bibik sudah sibuk masaak di dapur mempersiapkan makanan untuk sarapan. Begitu mendengar kue yang di buat momy matang dia pun segera mengambilnya di dalam oven dengan tangannya sudah di lapisin oleh sarung tangan tebal.


Dia pun nampak puas dengan hasilnya dia pun menyuruh bibik agar nanti di taruh sekalian di meja saat makan. Momy pun pergi ke kekamarnya untuk membersihkan badan . Dia pun segera memakai baju karena merasa agak lelah momy pun duduk di salah satu soga di kamarnya . Dia pun menunggu jam untuk makan pagi sampai tidak terasa momy justru tertidur di sofa.


Tak berapa lama suara pintu kamarnya di ketuk. Momy pun terbangun membuka pintu kamar terlihat bibik di depan pintu.Bibik pun memberitahukan bahwa masakan untuk sarapan pagi sudah siap. Baiklah bibik panggilkan lainya biar makan pagi bersama - sama .

__ADS_1


__ADS_2