
Setelah dari rumah sakit Arbeto dan Jasmin melanjutkan perjalanan mereka berdua mampir ke sebuah restaurant .
Tiba di restaurant nampak pemandangan yang indah di depan mereka berdua segera masuk ke dalam restaurant . Arbeto pun memilih tempat duduk di dekat jendela sambil menikmati pemandangan di luar.
Setelah para pelayan menghampiri Jasmin dan Arbeto memesan beberapa makanan dan minuman. Pelayan tersebut mencatat apa yang mereka pesan .
Sambil menunggu makanan datang Jasmin pun bertanya pada Arbeto yang menjadi pacar pertana tetapi Arbeto malah tidak ingin menjawabnya.
Tak berapa lama pelayan membawa makanan yang dipesanya tadi. Jasmin pun tidak lagi bertanya pada Arbeto karena makanan mereka sudah tiba.
Mereka berdua mulai makan. Melihat ada noda di bibir Jasmin. Arbeto pun menghabus noda tersebut dengan mengambil tisu di wajah Jasmin.
Setelah selesai makan Arbeto dan Jasmin keluar dari restaurant tapi sebelumnya dia membayar makanan tersebut di kasir.
__ADS_1
Sesampainya di dalam mobil mereka segera masuk ke dalam mobil. Supir pun membawa mobil kembali ke kediaman Nico. Di dalam mobil Arbeto yang nampak begitu lelah dia pun tertidur .
Tiba di kediaman Nico Jasmin pun berusaha membangunkan Arbeto yang tertidur.Arbeto pun terbangun melihat sudah sampai di rumah. Arbeto pun mengajak Jasmin turun mereka berdua segera turun berjalan bersama masuk ke dalam rumah.
Momy yang melihat Arbeto datang segera menanyakan hasil pemeriksaan . Arbeto pun menjelaskan semua baik -baik saja tidak perlu di cemaskan.Momy yang mendengarnya pun merasa lega atas apa yang di beritahukan Arbeto.Momy pun menyuruh Arbeto untuk istirahat takut jika Arbeto sampai kelelahan.
Arbeto pun mengajak Jasmin pergi ke ruang tengah mereka pun duduk berdua sambil melihat televisi.Jasmin pun mendesak Arbeto untuk menceritakan wanita yang pertama kali menjadi pacar Arbeto. Karena terus di desak mau tidak mau Arbeto harus memberitahukan Jasmin.
" Honey kamu sekaran ambil cermin"
" Sudah nanti kamu bakal tahu"
Jasmin pun menuruti perintah Arbeto dia mengambil cermin di dalam kamarnya. Setelah mendapat cermin dia pun menemui Arbeto dan duduk di samping Arbeto.
__ADS_1
Arbeto pun menyuruh Jasmin untuk bercermin setelah Jasmin bercermin Arbeto pun mengatakan bahwa
" Kamu lihat honey wajah yang di cermin itulah yang menjadi kekasih pertama dan terakhir dalam hidupku"
Mendengar pernyataan Arbeto Jasmin merasa terharu bahwa dia adalah wanita satu -satunya di dalam hidup Arbeto.
" Bee pasti kamu bohong mana mungkin di usia kamu saat ini belum pernah pacaran"
" Kenapa aku mesti bohong itulah kenyataannya"
Arbeto pun menceritakan tentang masa lalu kehidupannya .
"Honey dulu waktu kuliah aku benar -benar fokus pada kuliahku hingga peristiwa merenggut papaku menjadikan aku lelaki yang tidak pernah sempat memikirkan wanita hanya fokus pada keluarga juga perusahaan yang papa inginkan hingga suatu hari aku memutuskan untuk berlibur sejenak menghilangkan stres saat pertama kali aku memutuskan berlibur ke negara kamu aku tidak tahu kenapa aku begitu tertarik libur kesana hingga pertama kali aku datang ke bangunan Taj Mahal aku bertemu dirimu. Kamu tahu honey pertama kali bertemu dirimu seolah -olah aku benar -benar jatuh cinta pada pandangan pertama terhadap dirimu"
__ADS_1
Jasmin pun teringat akan kenangan saat pertama kali bertemu Arbeto.