Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Hadiah


__ADS_3

Sore hari di kediaman Nico Arslan sudah terlihat memasuki gerbang penjaga segera membukakan pintu begitu tahu mobil tuannya. Sampai di depan rumah dia pun segera turun menyuruh salah satu pekerja untuk memakirkan mobilnya ke dalam bagasi.


Arslan sekaran sudah berubah dia dulu senang sekali keluar bersama teman -temannya menghabiskan waktu untuk bersenang - senang. Tapi sekaran dia lebih fokus pada pekerjaan di kantornya menangani agar bisa maju apalagi tahu keadaan kakaknya seperti ini dia tidak ingin membuat kakaknya bersedih.


Setelah sampai di depan pintu dia pun mulai membuka pintu terlihat rumah nampak sepi kemana momy dan lainnya. Dia pun segera menaiki anak tangga menuju kamarnya karena dia ingin segera membersihkan badannya dan berganti pakaian.


Di kamar tamu terlihat Jasmin yang masih terlelap tidur di pangkuan Arbeto. Arbeto membiarkan Jasmin yang terlelap tanpa ingin membangunkannya dia hanya memandang wajah kekasihnya sesekali mempermainkan rambutnya yang panjang. Bagi Arbeto melihat Jasmin bisa bersamannya membuat dia bahagia apalagi Tuhan mempertemukannya dengannya merupakan anugerah bagi Arbeto di kehidupan ini. Walaupun nanti dia akan meninggalkannya seandainya Arbeto memiliki banyak waktu maka tanpa ragu dia akan langsung menikah dengan Jasmin menjadikannya ibu dari anak - anaknya nanti.


Arbeto berharap di kehidupan selanjutnya dia di takdirkan dengan Jasmin lagi dan di beri waktu yang panjang hingga bisa memiliki anak bersamannya. Memikirkannya kadang membuat Arbeto merasa sedih tapi dia berusaha merasa ikhlas dengan takdir yang sudah di gariskan untuknya.


Di kamar Arslan yang selesai membersihkan badannya dan berganti pakaian segera keluar dari kamarnnya. Dia pun mulai menuju kamar kakaknya dia pun mulai memanggil kakaknya


" Kak apakah kamu di dalam"


namun tidak ada jawaban dia pun membuka kamar kakaknya takut terjadi apa - apa pada kakaknya.


Arslan pun masuk ke kamar Arbeto dia berjalan masuk di kedalam kamar tidak menemukannya,dia pun mencari di kamar mandi. Karena tidak ada Arslan segera turun ke lantai bawah dia mencari momynya di dalam kamar.

__ADS_1


" Mom apakah momy di dalam " Arslan pun mengetuk pintu kamar momynya.


Sementara momy di dalam kamar sudah terbangun di dari tidurnya segera membuka pintu kamarnya mendengar suara ketukan pintu.Begitu membuka pintu terlihat Arslan sudah berdiri di depan pintu.


" Ada apa Ars"


" Mom kakak kemana kok tidak ada di kamarnya"


" Munking sedang di kamar tamu bersama Jasmin"


" Ya mom"


" Ars tadi momy belanja momy belikan kamu baju"


Momy pun mengajak Arslan masuk ke dalam kamarnya ,menggambil paper bag yang berisikan baju Arslan.


" Mom kenapa mesti repot - repot Arslan bisa beli sendiri"

__ADS_1


" Sudah kamu jangan banyak protes cepat kamu pakai ,momy ingin lihat baju yang momy pilih cocok apa tidak"


"tapi mom Ars bukan anak kecil lagi"


" sudah kamu jangan banyak protes".


Mau tidak mau Arslan memakai baju yang di belikan momynya.


" Bagaimana mom apa udah cocok"


" ya cocok kamu terlihat fress dengan warna itu pokoknya besok kamu mesti memakainya ke kantor"


" tapi mom aku pakai di rumah saja ya"


"tidak ada tapian kamu mesti memakainya besok "


Arslan pun segera melepas bajunya berganti pakaian dengan yang tadi di gunakan. Mereka berdua keluar dari kamar .Arslan kembali ke atas menaruh baju yang di belikan momynya. Sedankan momy ke dapur untuk mempersiapkan makan malam.

__ADS_1


__ADS_2