Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Perkenalan


__ADS_3

David terus saja duduk bersama wanita tersebut melihat wanita itu meneteskan air mata dia pun mengeluarkan sapu tangan di dalam sakunya.Wanita tersebut menerima pemberian sapu tangan tersebut.


" Terima kasih"


" Tidak apa apa nona"


" Bolehkan aku tahu namanya" padahal David sudah tahu nama wanita tersebut.


"Catherin"


""David"mereka berjabat tangan saling memperkenalkan diri,setelah itu mereka sama - sama diam.


Ketika melihat taxi lewat Catherin segera menghentikan taxi dia pun segera berjalan menuju taxi untuk mengantar pulang.


Sementara David segera masuk ke dalam mobilnya untuk melanjutkan perjalanan pulang.Di dalam mobil David membayangkan pertemuannya dengan Catherin wanita yang dari awal sudah menarik perhatianya.


Di dalam kantor Arslan masih sibuk dengan pekerjaannya, dia masih setia berkutat dengan dokumen kantor tanpa mempedulikan waktu. Tapi Siska di mejanya terlihat cemas jam sudah menunjukkan waktu pulang ingin pulang tapi bosnya masih di dalam ruangannya.


Akhirya Siska masuk ke ruangan bosnya dia pun mengetuk pintu ruangan setelah Arslan mempersilahkan masuk.Siska memberanikan diri untuk bicara.

__ADS_1


" Pak sekarang waktunya pulang,bolehkah saya pulang duluan"


Arslan pun langsung tersadar bahwa sekaran sudah jam pulang.


" Ya Sis kamu boleh pulang duluan,terima kasih telah membantu saya selama ini"


" Ya pak , tidak perlu mengucapkan terima kasih karena ini tugas saya"


" Kamu boleh pulang,bentar lagi aku juga pulang"


Siska pun keluar dari ruangan bosnya untuk pulang ke rumah.


Sesampai di rumah sakit dia langsung pergi ke kamar kakaknya terlihat momy dan Jasmin masih duduk di sofa dia pun menghampiri momynya menyerahkan makanan yang di beli di restaurant. Momy yang melihat ada makanan yang di sukai putra sulungnya dia ingin memberi makanan tersebut. Tapi Jasmin yang tahu bahwa makanan itu kesukaan Arbeto memberanikan diri untuk memberikannya pada Arbeto.


" Mom bolehkah aku yang memberi makanan ini pada Arbeto"


" Ya nak Jas"


Momy dan Arslan makan bersama sementara Jasmin menghampiri Arbeto untuk menyuapinya melihat makanan favoritnya Arbeto tidak menolak di suapin Jasmin . Malah dia juga menyuapin Jasmin makan. Melihat ada noda makanan di bibir Jasmin Arbeto membersihkan noda tersebut dengan tangannya.

__ADS_1


Kebersamaan inilah yang di inginkan Arbeto bersama sama dengan orang di cintai. Sementara momy dan Arslan yang melihat Jasmin dan Arbeto saling menyuapin merasa bahagia karena Arbeto beruntung bisa memiliki kekasih yang perhatiaan dengannya.


" Mom malam ini biar Arslan yang menjaga kakak,momy dan Jasmin bisa pulang"


" Baiklah Ars nanti momy ajak Jasmin pulang"


" Ars tadi sudah menyuruh supir untuk kesini"


" Ya Ars kasihan Jasmin juga biar tidak capek tapi apakah kamu tidak capek"


" Tidak mom "


Setelah selesai makan momy mengajak Jasmin untuk pulang kerumah .


Sementara Arslan yang menjaga Arbeto malam ini di rumah sakit.


Sebelum pulang Jasmin berpamitan pada Arbeto terlebih dulu.Arbeto yang melihat ada momy dan Arslan melihat mereka berdua.


"Mom ,Ars bisa tinggalkan kami berdua sepeluh menit"

__ADS_1


Mom dan Arslan yang tahu maksud ucapan Arbeto segera meninggalkan mereka berdua.Begitu melihat momy dan Arslan pergi,Arbeto segera menarik tangan Jasmin memegang wajahnya memberikan sebuah ciuman yang begitu lembut dan dalam. Wajah Jasmin yang di beri ciuman oleh Arbeto hanya tersipu malu.


__ADS_2