Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
kebersamaan


__ADS_3

Sudah dua hari keluarga Jasmin tinggal d kediaman keluarga Nico. Hari ini momy mengadakan acara di taman belakang . Para perempuan sudah menyiapkan berbagai macam makanan yang bakal di bakar.


Mereka semua menyiapkan pesta barbeque. Hari sudah sore semua orang sudah berkumpul di taman belakang tinggal menunggu Arslan yang belum pulang dari kantor. Momy pun menghubungi David untuk datang di ke rumah.


Setelah menunggu hampir satu jam Arslan pun sudah pulang dari kantor dia pun bergegas membersihkan badan untuk segera bergabung dengan yang lainnya di taman belakang. Tak berapa lama dokter David pun datang dia pun di antar bibik pergi ke taman belakang untuk ikut bergabung bersama dalam pesta baberque.


Setelah semua sudah lengkap dokter David pun berkenalan dengan orang tua Jasmin. Semua para lelaki yang mendapat tugas membakar sementara para wanita membuat minuman serta menggiris buah ,juga daging.


Mereka semua larut dalam pesta barbeque terutama Arbeto tidak malu menyuapin Jasmin di depan keluarga. Hanya ada rona kebahagian.


Arslan pun merangkul pundak momynya dia merasa bahagia melihat kebersamaan kakaknya dengan kekasihnya. Seolah Jasmin merupakan sinar matahari dalam hidup kakaknya.

__ADS_1


" Mom kamu lihat kakak begitu bahagia bersama Jasmin"


" Ya Ars momy juga merasa senang melihat kakakmu bisa bahagia"


Sementara kedua orang tua Jasmin juga merasa senang melihat kebahagiaan putrinya. Tapi mami Jasmin juga merasa kuatir bila nanti Arbeto meninggalkannya akankah putrinya bisa membuka hatinya untuk orang lain.


Arbeto pun menyuruh salah satu bibik untuk menggambil gitar. Dia pun menunggu bibik yang menggambil gitar tak berapa lama bibik tersebut menyerahkan gitar pada Arbeto.


" Lagu ini aku pe rsembahkan untuk kekasihku "


Arbeto pun mulai memainkan gitarnya dia pun tidak lupa bernyanyi di depan para keluarga. Jasmin yang mendengar suara Arbeto dan permainanan gitar Arbeto merasa benar -benar tersentuh. Dia tidak meyangka bahwa Arbeto akan melakukannya.

__ADS_1


Dia pun berjalan mendekati Arbeto ,Jasmin pun ikut bernyanyi bersama Arbeto. Arbeto pun menyuruh Jasmin untuk meyanyi dia yang mengiringi lagunnya. Jasmin pun meyanyikan sebuah lagu yang mewakilkan perasaan saat ini bersama Arbeto.Dia meyanyikan lagu yang berjudul "Tere Liye"


Setelah Arbeto dan Jasmin beryanyi kini giliran Arslan dan David mereka tidak mau kalah dengan Arbeto dan Jasmin.Jadi mereka berdua meyanyi dengan Arslan yang memainkan gitar.


Mereka semua larut dalam kebahagiaan dan ke gembiraan. Mereka semua ikut bernyanyi bersama - sama tidak ada kesedihan. Malam semakin larut dokter David pun izin untuk berpamitan pulang. Dokter David pun segera mengendarai mobilnya meninggalkan kediaman keluarga Nico.


Karena hari semakin larut mereka semua segera kembali masuk ke dalam rumah untuk ke kamar masing- masing. Tapi Arbeto justru mengandeng tangan momynya dia pun mengatakan bahwa ingin di tidurkan momynya seperti saat kecil dulu.


Momy pun ikut ke kamar anaknya dia pun duduk di sisi ranjang Arbeto. Arbeto pun berbaring menaruh kepaanya di pangkuan momynya .


Momy pun menceritakan banyak hal tentang saat Arbeto masih kecil. Tak terasa Arbeto sudah tertidur momy pun meletankan kepala Arbeto di bantal. momy mendaratkan ciuman di kening anaknya walaupun Arbeto sudah besar dia masih mengangap putranya sebagai anak kecil.Dia pun menyelimuti tubuh putranya.

__ADS_1


Momy pun berjalan meninggalkan kamar Arbeto menutup pintu kamar putranya. Dia pun turun ke bawah pergi ke kamarnya walaupun ada rasa sedih saat melihat Arbeto tapi momy tidak pernah menunjukkannya pada putranya.


__ADS_2