Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Kembali


__ADS_3

Banyak para pengantar yang ikut serta mengiringi kepergiaan Arbeto. Mereka satu persatu mulai pergi meninggalkan area makam mengucapkan rasa bela sungkawa kepada keluarga Nico. Kini di tempat pemakaman tinggal momy ,Jasmin ,Arslan dan David serta sopir yang menunggu di mobil mereka.


Mereka semua larut dalam kesedihan sudah tidak terbendung lagi kehilangan orang yang mereka cintai. Hari mulai semakin gelap David pun meyarankan Arslan untuk membawa momy dan Jasmin kembali.


Momy dan Jasmin lah yang benar -benar terpukul atas kepergiaan Arbeto. Mau tidak mau mereka berdua meninggalkan area pemakaman walsupun terasa berat. Mereka berempat berjalan meninggalkan area pemakaman menuju mobil yang telah terparkir. Tidak ada pembicaraan mereka semua terdiam larut dalam kesedihan masing - masing.


Setelah mereka masuk supir pun melajukan mobilnya meninggalkan area pemakaman membelah jalanan. Sesampainya di kediaman Nico mereka segera turun masih terlihat rangkaian bunga yang datang memenuhi halaman rumah.

__ADS_1


Momy pun segera berjalan masuk ke dalam rumah .Dia segera pergi ke kamar yang di tempati Arbeto membuka kamar tersebut merasakan bau yang tertinggal seolah -olah Arbeto pergi sebentar tapi nyatanya Arbeto pergi untuk selamanya. Momy hanya bisa duduk lemas di samping ranjang tempat tidur anaknya.


Sementara Jasmin langsung pergi ke kamar yang selama ini di tempati. Sudah tidak ada lagi sosok yang begitu dia cintai sekaran dia harus bisa menata hati membawa kenangan yang tak terlupakan yang sudah di lewati dengan Arbeto.Jasmin sadar dia juga mesti kembali pulang ke rumahnya. Walaupun berat melupakan semuanya tapi Jasmin akan tetap berusaha untuk ikhlas menerimanya,dia mesti harus memikirkan keluarganya.


Arslan yang melihat kepergiaan momy dan Jasmin pergi ke kamar hanya membiarkan saja dia tau mereka berdua butuh waktu untuk menerima kenyataan ini.Dia juga sebenarnya ingin menyerah tapi Arslan ingat dengan janji yang di ucapkannya pada kakaknya agar menjadi malaikat satu satunya untuk momynya.


David pun hanya bisa memberikan suport menjaga keluarga ini yang sudah seperti keluarganya sendiri.David membiarkan Arslan menata hatinya dia tau benar bagaimana rasa kehilangan.

__ADS_1


Duka di kediaman keluarga Nico terulang kembali setelah kehilangan tuan besar sekaran kehilangan tuan muda mereka. Di mata para pelayan rumah mereka benar -benar kehilangsn sosok Arbeto. Tapi mereka semua juga mesti tetap bekerja menyiapkan makanan untuk makan malam walaupun mereka tau betapa sedihnya perasaan keluarga ini.


Semua orang sudah berada di tempat makan begitu banyak makanan yang tersedia tapi tidak satu pun dari mereka yang mau makan ataupun mencicipinya seolah makanan tidak sanggup mendarat dalam mulut mereka. Dokter David yang ikut bergabung melihat keadaan ini pun juga sebenarnya merasa sedih tapi dia tahu semua orang dari sejak kemarin belum ada yang mau makan. Dia pun berkata pada momy Arbeto.


" Mom harus makan nanti kalo sakit gimana pasti Arbeto tidak ingin melihat momy seperti ini" Dokter David pun mengambil beberapa makanan ke piring momy mulai berusaha menyuapinya. Dia juga berkata agar Arslan makan juga . Arslan pun mulai mengambil makanan dia juga mengambilkan makanan untuk Jasmin.


" Jas kamu juga mesti makan kakak pasti sedih jika melihatmu seperti ini"

__ADS_1


Semua orang mulai makan walaupun sedikit berusaha untuk memasukkan makanan kedalam tubuh mereka.


__ADS_2