
Pagi telah tiba sesuai dengan rencana kemarin semua orang sudah berkumpul di meja makan. Hari ini Arslan tidak pergi ke kantor dia mengabulkan keinginan kakaknya untuk pergi ke pantai bersama -sama.
Setelah semua orang sudah berada di meja makan momy pun menyuruh semua untuk mulai makan. Tidak ada seorang yang bicara saat makan.Pukul sembilan semua orang sudah bersiap -siap pergi termasuk Jasmin dan momy . Arbeto dan Arslan pun sudah siap untuk berangkat.
Arbeto yang saat itu memakai kemeja warna putih nampak begitu mempesona di mata Jasmin apalagi saat Arbeto tersenyum kepada Jasmin menambah ketampanannya. Entah kenapa Jasmin melihat Arbeto begitu tampang biasanya juga tampang tapi hari ini jauh lebih tampang tetapi di dalam hatinya dia merasa begitu sedih. Jasmin tidak tahu mengapa hatinya merasa sedih dia pun mengabaikan perasaannya mungkin hanya fikiran Jasmin saja.
Ketika semua orang sudah masuk di mana Arslan yang akan membawa mobil dalam perjalanan. Perjalanan menuju pantai butuh waktu cukup lama sekitar tiga jam itu juga termasuk pantai terdekat dari kediaman Nico.
__ADS_1
Mereka sampai di saat matahari begitu terik akhirnya mereka memutuskan mencari tempat makan apalagi hari sudah siang. Begitu sudah sampai mereka memesan beberapa makanan olahan makanan laut sambil menikmati pemandangan pantai di ikuti oleh semilir angin.
Sambil menunggu waktu agak sore biar tidak panas mereka semua melakukan foto di tempat tersebut. Ketika hari sudah sore mereka semua turun ke pantai bermain di sana terutama Arbeto dan Arslan saling melempar air hingga baju yang di kenakan basah. Melihat momy dan Jasmin yang tertawa melihat tingkah mereka. Arbeto dan Arslan saling melirik mereka berdua menuju ke arah momy dan Jasmin.
Arbeto segera mengendong Jasmin begitupun Arslan mengendong momy mereka berdua segera mendekat ke arah air pantai yang menguyur hingga Jasmin serta momy terkena air pantai hingga ikut menjadi basah ke dua baju mereka. Karena momy tidak terima bajunya di buat basah dia pun segera menjewer telinga anaknya Arslan.
Sementara Jasmin semakin erat dalam pelukan Arbeto dia tidak peduli baju yang di kenakannya basah asal bisa bersama dengan Arbeto seperti ini sudah membuatnya bahagia.
__ADS_1
" Tidak kamu sudah buat baju momy basah ,momy tidak mudah lagi untuk bermain seperti ini"
" Ayolah mom sudah lepaskan bagiku momy masih terlihat muda"
" Lihat kakak hanya melihat saja tanpa membantu adiknya"
Momy pun melepaskan tanganya dari telinga Arslan mereka semua bersenang -senang dengan air pantai. Mereka semua berfoto bersama dengan latar belakang pantai di belakang mereka hanya ada rona kebahagiaan tanpa kesedihan.
__ADS_1
Karena lelah bermain dan sudah banyak foto yang di ambil mereka semua memutuskan untuk duduk agak menjauh dari bibir pantai sambil menunggu matahari terbenam. Mereka semua duduk di atas tikar yang mereka sewa. Arbeto pun tidur di pangkuan momynya sambil mengengam tangan Jasmin entah kenapa dia ingin bersama -sama dengan orang di cintainya.
Arslan yang melihat tingkah kakaknya tidak merasa tersingung dengan apa yang di lakukan kakaknya justru dia merasa senang melihat kakak bahagia hari ini. Entah kenapa dia menyetujui untuk pergi ke pantai bersama -sama padahal biasanya dia paling malas untuk liburan .Karena kalo dia libur waktu malam minggu akan dia habiskan ke clup paginya akan tidur di rumah. Tetapi ketika dia sudah tahu keadaan kakaknya Arslan sudah tidak pernah lagi ke clup kumpul dengan teman -temanya.