
Arbeto yang di kamar mandi dia pun menuntaskan hasratnya dengan mandi air dingin agar ***** yang tadinya membakar kini bisa hilang.
Setelah selesai mandi dia pun keluar dari kamar mandi segera memakai baju dia pun menghampiri Jasmin yang sedang duduk di tepi ranjang. Jasmin yang tahu Arbeto mendekatinya dia pun mulai berbicara
" Bee maafkan aku tak seharusnya aku berbuat seperti ini"
" Honey tidak perlu kamu minta maaf tapi apa alasan kamu sampai melakukan hal seperti ini "
" Bee aku ..." Jasmin pun tak kuasa menahan air matanya kesedihan yang selalu di sembunyikan kini telah di perlihatkan pada Arbeto dia sudah benat - benar berusaha agar terlihat baik saja-saja.
Arbeto yang melihat Jasmin menanggis dia segera memeluk Jasmin dia juga merasakan bahwa selama ini Jasmin menyembunyikan kesedihannya .
" Honey menanggislah agar hatimu lega"
Jasmin pun menanggis di pelukan Arbeto dia semakin mempererat pelukannya.Jasmin takut bila benar - benar Arbeto akan pergi.
Setelah puas menanggis dalam pekukan Arbeto. Jasmin pun merengangkan pelukannya,Arbeto yang merasakannya segera menghapus air mata Jasmin.Dia pun mulai berbicara lagi pada Arbeto mengatakan alasan sebenarnya dia sampai berbuat seperti itu.
__ADS_1
" Bee sebenarnya aku tidak sanggup bila kamu pergi meninggalkan aku"
" Honey semua pasti akan kembali hanya waktunya saja yang berbeda"
" Aku harap kalo seandainya kita melakukan ini akan ada Arbeto kecil yang bisa membuat aku bertahan mengingatmu kembali"
" Honey kalo kita sampai melakukanya kamu akan membuat keluargamu kecewa,tidak hanya itu cinta kita ini tulus "
" Tapi bee aku tidak sanggup kehilangan dirimu"
" Honey aku selalu tersimpan di hatimu ,aku ingin suatu hari nanti kamu menemukan kebahagiaanmu"
" sekaran kamu tidur ya honey"
Jasmin pun melangkah kakinya ke kamar mandi dia membersihkan sisa air matanya. Setelah selesai karena hari sudah semakin larut malan Jasmin pun tidur di kamar Arbeto.
Arbeto pun ikut berbaring di samping Jasmin .
__ADS_1
" Honey apa kamu tahu makna dari cincin yang aku berikan padamu"
"Tidak bee"
" Sebenarnya cincin itu bermakna cinta abadi walaupun aku nanti tidak ada di dunia ini.Aku harap suatu saat kamu memiliki anak perempuan memberikan cincin tersebut anakmu kelak"
" Bee apa kamu begitu yakin nanti aku punya anak perempuan"
" Ya honey kamu bakal punya anak perempuan yang cantik seperti dirimu"
Mereka berdua tertidur bersama saling berpelukan Arbeto mendaratkan ciuman di kening Jasmin. Jasmin pun tertidur dengan nyaman karena Arbeto berada di sampingnya dia pun berjanji dalam hatinya bahwa akan mewujudkan keinginan Arbeto memberikan cincin yang di berikan Arbeto kepada anak perempuannya. Dia tidak tahu apakah bisa bahagia dengan lelaki lain ketika Arbeto begitu memberikan banyak cinta untuknya.
Arbeto juga merasa damai bisa tidur dengan Jasmin dia percaya bahwa mungking sekaran takdir tidak mengizinkan dia bisa hidup lama dengan Jasmin tetapi di kehidupan selanjutnya dia ingin di takdirkan bisa bersama dengan Jasmin untuk waktu yang lama.
Mereka berdua tertidur tidak tahu bakal ada apa dengan takdir selanjutnya.
Pengumuman
__ADS_1
Bagi para pembaca mohon dukungan dan like karena alhamdulilah sudah di kontrak jadi baru mendapatkan penghasilan semakin banyak like semakin membantu author klo mau menikmati karya author lainya bisa klic profil author yang berjudul Love Triange terimakasih atas dukungan kalian