Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Kembali Pulang


__ADS_3

Setelah Jasmin keluar dari kamar Arbeto membawa surat yang di tulis Arbeto untuknya. Kini dia sekaran turun ke bawah di lantai bawah sudah ada momy dan juga Arslan yang menunggu Jasmin karena sore ini mereka akan mengantar kepulangan Jasmin.


Jasmin segera memeluk momy Arbeto begitu melihatnya.


" Ada apa Jasmin"


" Tidak ada apa - apa ,ayo mom"


momy Arbeto melihat Jasmin terlihat bahwa dia habis menanggis tapi momy Arbeto tidak mau menanyakan alasannya karena mungkin akan membuat dia bersedih.

__ADS_1


Mereka bertiga segera masuk ke dalam mobil meninggalkan kediaman Nico menuju bandara . Dalam perjalanan menuju bandara momy Arbeto berkata pada Jasmin.


" Bahwa jangan mengangap kami orang asing klo udah sampai jangan lupa memberitahukan kami"


" iya mom"


" sampaikan salamku pada orang tuamu dan permintaan maaf karena tidak bisa mengantar pulang sampai rumah"


" Tidak Jas,kamu tidak pernah merepotkan momy justru momy senang bisa mengenalmu"

__ADS_1


Tidak terasa mobil yang mereka tumpangi sudah turun. Arslan segera turun mengambilkan koper Jasmin di bagasi mobil. Sementara momy dan Jasmin ikut turun dari mobil mereka berdua berjalan bersama masuk ke dalam bandara. Arslannpun berjalan mengikuti di belakangnya sambil membawa koper Jasmin.


Sampai di pintu pengecekan Jasmin segera perpisah dari momy dan juga Arslan. Koper Jasmin pun di serahkan kepada anak buah Aslan yang bakal mengantar Jasmin pulang kembali.


Jasmin pun kini sudah berada di dalam pesawat pribadi yang mengantarkan pulang ke negerinya. Dia pun duduk memandang langit biru yang nampak di luar jendela kini sudah tidak lagi Arbeto di sampingnya tetapi cinta yang di berikan akan abadi di dalam hatinya. Setiap kenangan yang di lewati bersamanya tidak akan pernah bisa Jasmin lupakan. Biarkan semua ini dia simpan. Mulai hari ini Jasmin akan kembali menata hidupnya membuka lembaran baru tanpa melupakan sosok Arbeto . Walaupun nanti bukan hal yang mudah untuk di lakukan.


Jasmin pun memandang cincin yang di berikan Arbeto di jarinya dia pun mulai melepaskan cincin tersebut menyimpannya bersama gelang yang di berikan momy beserta surat terakhir yang di tulis Arbeto. Jasmin akan mulai menyibukkan diri dengan kuliahnya yang tertunda begitu tiba di negaranya mungkin dengan membuat dirinya sibuk dia bisa melupakan kesedihan di tinggal orang di cintainya.


Tapi sebelumnya dia akan berkunjung ke Taj Mahal mengenang untuk terakhirya momen saat pertama kali dia bertemu dengan Arbeto. Tidak terasa Jasmin pun tertidur dengan segela pemikiran di hatinya.

__ADS_1


Waktu perjalanan hampir di tempuh Jasmin di dalam pesawat. Begitu pesawat mendarat Jasmin pun segera turun dari pesawat yang di antar anak buah Arslan sampai rumah. Tiba di rumah Jasmin pun segera melepaskan rindu pada orang tuanya. Setelah memastikan orang yang di antar selamat sampai tujuan orang suruhan Arslan pun segera izin untuk pergi. Jasmin pun berterima kasih karena sudah mengantar pulang ke rumah. Jasmin pun segera menyalakan hpnya mengirim pesan pada momy bahwa dia sudah tiba di rumah.


Begitulah kisah Jasmin pada Arbeto walaupun mereka saling mencintai tetapi tidak bisa bersatu. Bagi Arbeto mencintai Jasmin di sepanjang hidupnya merupakan anugrah yang tidak pernah dia bayangkan sementara Jasmin tidak pernah meyangka mendapatkan cinta yang tulus dari lelaki seperti Arbeto walaupun pada akhirya dia harus bisa mengikhlaskan kepergian Arbeto tetapi cinta Arbeto akan selalu tersimpan di bagian hatinya.


__ADS_2