Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Persiapan


__ADS_3

Hari ini adalah hari kedatangan keluarga Jasmin . Arslan pagi hari sudah menyuruh orangnya terbang ke negara I menggunakan pesawat pribadi.


Di negara I orang suruhan Arslan sudah berada di depan pintu orang tua Jasmin ,dia pun segera memencet bel rumah. Orang tua Jasmin segera membuka pintu karena kemarin sudah di beritahukan bahwa ada orang yang bakal menjemput. Orang tua Jasmin sudah siap untuk berangkat.


Orang suruhan Arslan segera memberitahukan bahwa dia yang di suruh menjemput. Segera dia membantu orang tua Jasmin untuk membawkan koper berisi pakaian.


Mereka bertiga segera masuk ke dalam mobil menuju bandara. Sesampainya di bandara mereka tidak perlu antri karena mereka naik pesawat pribadi. Orang suruhan Arslan segera mengantar orang tua Jasmin menuju pesawat . Begitu masuk ke dalam orang tua Jasmin begitu kagum dengan interior di dalam pesawat. Orang tua Jasmin segera duduk di dalam pesawat karena pesawat akan segera mengudara.


Di negara A momy sudah begitu heboh dalam menyamput orang tua Jasmin. Membuat Jasmin tidak enak dengan segala kebaikan momy Arbeto.


" Bagaimana Ars apakah orang suruhanmu sudah menjemputnya"


" Sudah mom mereka sudah berada di dalam pesawat barusan dia mengirim pesan kepadaku"


" Bagus klo begitu momy harus mempersiapkan hidangan terbaik untuk mereka"


Sementara Arbeto dan Arslan hanya membiarkan apapun yang ingin di lakukan momynya. Jasmin pun membantu momy menyiapkan hidangan yang istimewa.


Arbeto pun mengajak Arslan untuk berbicara berdua di ruang kerja.

__ADS_1


" Kak ada apa"


" Ars aku harap kamu bisa membahagiakan momy apapun keinginannya hanya kamu yang bisa mewujudkannya"


" Kak kamu tidak boleh bicara seperti itu masih ada kakak yang bisa membahagiakan momy"


" Ars kamu sudah tahu waktuku sudah tidak banyak lagi"


Arslan pun segera memeluk kakaknya dia sadar bahwa kakaknya sudah tidak ada banyak waktu lagi hanya saja kakaknya tidak mau memperlihatkannya pada momy maupun Jasmin.


Arbeto membalas pelukan adiknya munking ini adalah terakhir kalinya dia punya kesempatan memeluk adiknya.


Arslan pun meneteskan air matanya walaupun Arslan lelaki tetapi dia tidak bisa menahan kesedihan . Arbeto yang menĂ½adari adiknya menanggis segera melepaskan pelukannya.


Arslan pun segera menghapus air matanya . Arbeto sudah merasa tenang melepaskan tanggung jawabnya kepada momynya.


Arslan pun mulai membicarakan tentang perkembangan perusahaan walaupun tanggung jawab perusahaan sudah di serahkan sepenuhnya kepada Arslan, tetapi Arslan tetap menghormati kakaknya bagaimanapun kakaknya jauh lebih dulu terjun ke perusahaan.


Mereka berdua mengobrol sambil menunggu waktu untuk menjemput orang tua Jasmin.Hari semakin siang pintu ruangan kerja di ketuk . Arslan pun segera membuka pintu . Di depan pintu sudah ada bibik bahwa mereka sudah di panggil nyonya untuk makan siang.

__ADS_1


Arbeto dan Arslan segera keluar mereka berdua berjalan menuju ruang makan . Mereka berempat segera makan bersama. Setelah selesai makan momy menanyakan kapan orang tua Jasmin tiba.


" Ars kapan orang tua Jasmin tiba di bandara"


" Sore mom mereka baru tiba di negara A"


" Klo begitu momy akan melanjutkan kegiatan untuk menyambutnya"


" Mom sudah tidak perlu repot tadi sudah cukup persiapannya "


" Tidak Jas ini belum cukup"


" Bee tolong kamu hentikan momy ini terlalu berlebihan "


" Mom ..."


" Ar untuk kali ini biarkan momy melakukannya"


" Honey sudah biarkan momy melakukan apa yang di inginkannya"

__ADS_1


" Tapi bee aku merasa tidak enak menerima kebaikan keluarga ini"


" Kak Jas biarkan momy melakukan apa yang dia mau percuma kak Jasmin melarangnya"Akhirnya Jasmin pun membiarkan momy melakukan apa yang di inginkannya.


__ADS_2