
Inilah tiba saatnya Jasmin berangkat ke negara A. Di bandara dia sudah di temani kedua orang tuanya saling berpelukan untuk melepaskan kepergiannya.
Rombongan Jasmin dan temen -temanya sudah berkumpul di bandara begitu mendengar ada pemberitahuan bahwa pesawat mereka tiga puluh menit akan berangkat mereka semua bergegas chek in untuk melakukan pemeriksaan sebelum naik pesawat.
Perjalanan yang cukup lama membuat Jasmin tertidur di dalam pesawat. Begitu pesawat mendarat para rombongan segera keluar. Berjalan bersama -sama saling bercanda gurau untuk menuju ke bus .
Dalam perjalanan Jasmin melihat tumbukan salju merasa bahwa itu sangat indah. Sesampai di tempat tujuan mereka menginap di sebuah asrama yang dekat kampus.
Hari pertama masih belum ada jadwal khusus diperuntukan untuk istirahat karena perjalanan jauh yang membutuhkan waktu berjam -jam dapat mengguras energi.
Jasmin bakal tinggal di sini selama dua minggu. Akan tetepi pada hari sabtu dan minggu tidak ada acara bisa di gunakan untuk sekedar jalan-jalan.
Hari kedua para rombongan mahasiswa -mahasiswi di perkenalkan dengan kampus melihat lihat apa saja yang ada di dalamnya.
Jasmin begitu takjub dengan apa saja di kampus . Semua mahasiwa mahasiswanya bis hidup rukun walaupun mereka berbeda negara ,budaya,agama tetapi bisa saling bertoleransi .
Setelah selesai kegiatan menggenal kampus serta apa saja di sana. Sekarang Jasmin sudah kembali ke kamarnya ,aku pasti bisa menemukan keberadaanmu bee klo kita emang di takdirkan untuk bertemu ,apakah kamu bisa merasakan bee bahwa aku dan kamu sudah berada di negara yang sama.
Sementara itu di apertemen Arbeto merasa akan kehadiran seseorang yang begitu dekat denganya. Apakah Jasmin di negara ini kenapa hatiku merasa bahwa keberadaannya ada.
Dia pun menghubungi orang kepercayaannya untuk menyelidiki Jasmin di mana sekarang. Hampir dua jam orang kepercayaannya menyelidikinya setelah mendapatkan informasi,dia segera menghubungi tuannya.
Tut....tut...tut....
"Hallo tuan nona Jasmin sekarabg berada di negara ini,kemarin baru tiba,sekarang dia tinggal di asrama dekat kampus"
__ADS_1
"Terima kasih atas infonya kerjamu sangat bagus"
Akhirnya aku tidak bisa menghindar dari mu Jas,munkin inilah takdir yang harus membuat aku untuk bertemu kembali tapi maafkan aku Jas, yang bakal membuatmu terluka.
Ya Arbeto sudah membuat rencana bahwa dia bakal membuat Jasmin bahagia,meluapkan segala cinta yang di rasakan walaupun pada akhirnya membuat sebuah luka yang sangat dalam agar sang kekasih bisa menjalani semua ini dan melupakannya.
Hari ketiga sekarang Jasmin dan teman-temanya berjalan keluar mengenal budaya di negara itu sampai siang mengunjungi stasiun kereta,museum yang terdapat banyak diantaranya museum National Gallery Of Art yang terdapat lukisan dari pelukis terkenal Da vinci,museum angkasa, dan masih banyak lagi.
Setelah banyak mengunjungi museum sore hari Jasmin dan temannya tiba diasrama. Waktu dia berjalan mau memasuki asrama ada seseorang memanngil namanya.
"Bee itukah kamu"
Betapa terkejutnya dia menemukan sosok pria yang sudah berminggu-minggu dia rindukan,tanpa terasa dia menetaskan air matanya karena bahagia,bis bertemu dengan orang yang selama ini dia rindukan.
Arbeto berjalan mendekat segera memeluk sang kekasih.
"Kamu jahat bee sudah ratusan kali aku mengirim pesan tapi tidak kamu balas"
"Maafkan aku honey hpku di curi orang waktu kembali di sini "
"Beneran bee kamu tidak bohong tapi paling tidak kamu ,bisa menhubungiku dengan no lain."
__ADS_1
"Maaf honey aku tidak ingat no kamu"
"Huh kamu itu ya bee masak no ku tidak inggat"
Padahal Arbeto berbohong kepada Jasmin bahwa sebenarnya hpnya tidak hilang ,dia selalu membaca pesan yang di kirimkan dan betapa tahunya dia bahwa sang kekasih sangat merindukannya.
Setelah memeluk sang kekasih untuk melepaskan betapa rindunya dia sekarang mereka duduk di sebuah kursi.
"Bee kamu jangan menghilang lagi,aku tidak sanggup bila kamu meninggalkanku"
"Ya hanoy "
"Janji"
"Aku tidak bisa janji tapi aku bakal menjaga hatiku untuk mu".
Arbeto menatap wajah Jasmin tangannya meraih dagunya ,wajahnya mulai mendekat segera dia ***** bibir manis sang kekasih ciuman yang awalnya lembut berubah menjadi ciuman panas.Jasmin yang di cium Arbeto segera membalas ciuman tersebut saling membuka mulut***** apa yang ada. Setelah di rasa mulai kehabisan nafas wajah mereka segera menjauh.
"Honey ingatlah bahwa cuna kamu yang di hatiku selamannya"
"Aku juga di hatiku cuma ada kamu"
"Hari apa ada waktu yang longgar"
"Sabtu dan Minggu"
"Ok klo gitu jam sembilan hari Sabtu kamu aku jemput"
__ADS_1
Setelah melakukan pertemuan dengan Arbeto segera Jasmin masuk ke dalam asrama dengan hati yang berbunga -bunga. Saat mengingat ciuman tadi pipinya bersemu merah.