
Dalam perjalanan pulang Arbeto tidak berhenti melepas tangannya pada Jasmin.Di dalam mobil yang di kemudikan Arslan di sampingnya ada momynya.
Arbeto pun berbicara pada momynya menyampaikan keinginannya.
" Mom bagaimana kalo besok kita pergi ke pantai"
" Ya Ar momy setuju udah lama momy tidak refresin"
" kamu gimana Ars bisa ikut"
" Tenang saja kak aku akan ikut biar Siska yang handle urusan kantor"
" Ars kamu sama Siska jangan galak -galak dia orangnya bisa di andalkan"
" Ya kak , kakak tenang saja"
__ADS_1
Mobil pun melaju membelah padatnya lalu lintas pada siang hari. Arslan pun menghentikan mobilnya di depan restaurant barat yang menyedikan berbagai macam varian steak.Begitu mobil berhenti Arbeto dan Jasmin segera turun begitupun momy dan Arslan.
" Ars kamu tahu saja apa keinginanku sebelum tadi bicara padamu"
" ya kak pasti kakak sudah tidak sabar dengan makanan di dalam "
"ya Ars"
Arbeto masuk dulu tanpa melepaskan tangannya pada tangan Jasmin. Sementara Arslan dan momy yang melihatnya merasa senang.
Melihat buku menu memesan beberapa makanan serta minuman tidak lupa disert. Sambil menunggu makanan yang di pesan datang. Mereka semua mengobrol . Tentang rencana besok ke pantai menentukan pantai mana yang akan mereka datangi.Setelah memutuskan pantai mana yang mereka kunjungi mereka berhenti berbicara karena makanan yang mereka pesan sudah di antar.
Beberapa makanan pembuka sudah di tata di meja makan serta minuman .Mereka semua menikmati makanan tersebut ketika makanan utama datang Arbeto pun mengambil piring Jasmin memotong steak daging kecil -kecil menyerahkannya pada Jasmin. Jasmin yang mendapat perlakuan tersebut merasa senang walaupun di depan keluarganya Arbeto tidak merasa canggung memperlakukan Jasmin dengan istimewa.
Mereka semua makan tanpa banyak bicara sampai ke makanan penutup. Setelah selesai makan Arslan pun menyerahkan kartu ke pagawai untuk membayar semua total tagian. Setelah sudah membayar mereka semua pergi meninggalkan restaurant masuk ke dalam mobil.
__ADS_1
Menempuh waktu beberapa menit akhirnya mobil yang di tumbangi Arslan sampai dirumah .Penjaga rumah yang tahu bahwa mobil tuannya masuk segera membukakan gerbang.Mobil Arslan pun berhenti depan pintu .Mereka semua segera keluar untuk masuk ke dalam rumah.
Momy segera berjalan masuk ke kamarnya. Tinggal Arbeto,Arslan dan Jasmin yang berada di ruang tenggah.
Arslan pun berpamitan ke ruang kerja karena ada pekerjaan yang harus di kerjakan.
Sementara Arbeto mengajak Jasmin naik ke atas ke kamarnya. Arbeto pun segera berjalan ke atas naik tangga di ikuti Jasmin di belakangnya.Di depan pintu kamar Arbeto segera masuk .Arbeto segera menuju tempat tidur dia pun segera berbaring di ranjang. Jasmin yang melihatnya dia pun merasa cemas.
" Bee kamu tidak apa -apa pa ada yang sakit"
" Tidak honey tidak apa -apa hanya sedikit pusing kepalaku"
" Mau aku pijetin kepalanya"
" Ya tidak apa-apa asal kamu tidak capek"
__ADS_1
Jasmin pun segera mendekat duduk di samping Arbeto dia segera memijat kepala Arbeto.