Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Mulai ada rasa


__ADS_3

Perusahaan Nico di waktu siang seperti biasa semua pada sibuk sampai waktu istirahat makan siang merupakan hal yang di tunggu oleh semua karyawan untuk mengistirahatkan segala aktifitas tentang pekerjaan.Semua campur baur di area tempat makan hanya ada para karyawan yang membicarakan banyak hal terutama membahas berita yang paling hangat dimana kemarin bos mereka yang di kenal begitu dingin telah jalan dengan wanita yang seorang foto model.


Banyak yang memuji mereka cocok apalagi Gisel yang seorang foto model memiliki kecantikan yang luar biasa, tetapi banyak juga yang menyatakan mereka tidak ingin bos mereka menjalin hubungan Gisel karena melihat bahwa wanita tersebut begitu sombong .Sudah tidak bisa mereka bayangkan seandainya bos mereka menjalin hubungan dengan wanita seperti itu maka bisa -bisa suasana kantor makin suram.


Siska yang mendengar obrolan para karyawan tentang bosnya merasa ada yang terasa sakit tidak mungkin dia memiliki perasaan terhadap bosnya.Padahal kemarin dia merasa bahagia melihat bosnya mau jalan dengan wanita tetapi entah kenapa sekaran dia merasa sakit hatinya.

__ADS_1


Dia pun berfikir tidak mungkin dia memiliki perasaan terhadap bosnya. Sadar Siska kamu siapa hanya seorang sekretaris dari keluarga yang sederhana . Sedangkan bosnya tuan Arslan dari keluarga kaya raya pasti kamu tidak akan pernah di terima di keluarga seperti itu.


Bukannya kamu pernah bilang tidak mungkin suka dengan laki-laki seperti itu. Siska pun melanjutkan makanannya agar cepat habis dan menyelesaikan pekerjaan kantor. Setelah menghabiskan makanannya dia pun beranjak pergi kembali pergi ke ruangannya. Dia pun sudah duduk di kursi tempatnya bekerja.Karena merasa jenuh dengan aktifitasnya dia pun mencoba mengirim pesan kepada salah satu temen ceweknya mungkin akhir pekan pergi keluar dengan temannya bisa menjadi solusi rasa bosennya.


Sambil menunggu balasan dia pun mulai menyalakan komputer mengerjakan pekerjaan yang sudah menjadi aktifitasnya sehari -hari. Walaupun masih ada waktu untuk istirahat tetapi Siska ingin segera menyelesaikan pekerjaan agar nanti bisa pulang tepat waktu.

__ADS_1


Tak berapa lama pengantar pesanan telah tiba di kantor. Dia pun meminta izin untuk mengantar makanan. Resepsionis yang bekerja segera menghubungi sekretaris tuan Arslan bahwa ada yang mengantar makanan kepada bos mereka. Siska yang menerima telfon agar memperbolehkan naik ke atas.


Pengantar makanan tersebut berjalan menuju lift naik ke lantai atas sesuai dengan yang di beritahu resepsionis lantai yang dia tuju. Setelah sampai dia pun segera keluar dari lift sambil menuju lantai yang di beritahukan tadi.


Siska pun yang melihat pengantar makanan segera memangilnya. Pengantar makanan menyerahkan kepada Siska.

__ADS_1


Siska pun segera berjalan ke ruangan bosnya Arslan. Dia pun mengetuk pintu ruangan tersebut setelah di persilahkan masuk. Siska pun masuk ke ruangan bosnya . Dia pun menyerahkan makanan yang di antar petugas pengantar makanan. Arslan pun yang melihat sektretarisnya Siska membawa makanan. Segera mengambil makanan dari tangan Siska.


Siska yang tidak sengaja tangannya tersentuh oleh bosnya Arslan .Dia pun merasa ada yang aneh dengan hatinya padahal sebelumnya dia merasa biasa saja. Dia pun segera minta izin untuk keluar dari ruangan tersebut.Siska pun segera duduk dia pun segera minum air yang tersedia di mejanya. Dia pun mencoba mengsugesti bahwa tidak mungkin dia ada rasa dengan bosnya.Kayaknya aku mesti butuh liburan .


__ADS_2