Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Kecurigaan Arslan


__ADS_3

Arbeto segera melajukan mobil ke kediaman Nico . Sampai dirumahnya dia segera mencari momynya dan juga adiknya Arslan .


"Mom aku pulang"


"Tumben anak momy ingat pulang kerumah"


"Iya momyku tersayang anakmu oini begitu merindukan momynya."


Arbeto segera memeluk momynya mencium ke dua pipinya.


"Ayo kita makan bersama -sama,kamu panggil adikmu "


"Ya mom"


Arbeto segera berjalan ke kamar adiknya .Setelah sampai di kamar adiknya dia segera mengetuk pintu kamarnya.


"Masuk tidak di kunci mom"


Arslan masih sibuk dengan laptopnya tidak menyadari bahwa kakaknya yang masuk bukan momynya.


"Ars ayo kita makan dulu"


Begitu mendengar suara kakaknya dia segera menengok,menutup laptopnya.


Memperhatikan gerak -gerik kakaknya ,Arbeto yang terus saja di awasi oleh adiknya merasa tidak nyaman. Dia pun bertanya pada adiknya.


"Ada apa Ars"


"Tidak ada apa -apa kak "


"Klo tidak ada apa -apa kenapa kamu dari tadi melihatku seperti itu, klo ada yang perlu di tanyakan,kamu tanyakan saja".

__ADS_1


"Ya kak ,ayo kita pasti sudah di tunggu momy"


Mereka berdua berjalan turun ke bawah ke meja makan untuk bergabung dengan momynya.


Momy yang melihat kedua anaknya makan bersama -sama merasa sangat senang. Mereka bertiga segera makan bersama -sama hanya ada suara detingan sendok dan garbu.


Setelah dilihat kedua anaknya selesai makan Momy bertanya pada kedua anaknya.


"Ar ,Ars kalian berdua sudah cukup umur apa tidak ada diantara kalian yang ingin memperkenalkan calon mantu."


"Maaf mom untuk saat ini aku masih ingin belajar membantu kakak"


"Kamu gimana Ar umurmu udah cukup untuk membina keluarga"


"Ya mom klo udah ada pasti aku kenalin pada momy"


"Kamu klo di tanya pasti jawabnya nanti ,momy udah tidak mudah lagi Ar,


melihat mu mau serius ke pada wanita


"Ya mom"


Momy segera meninggalkan meja makan untuk istirahat . Tinggal dua saudara yang masih di meja makan.


Seandainya waktu aku masih panjang momy pasti aku kenalin pada Jasmin dan menjadikannya istriku mom, tapi mana mungkin aku bisa mengenalkan wanita klo umur aku sudah tidak lama lagi.


"Kak "Arslan yang melihat raut kesedihan di muka kakaknya membuat dia semakin curiga pada kakaknya.


"Ya Ars ada pa"


"Aku boleh bertanya pada mu kak tapi aku harap kakak tidak tersinggung"

__ADS_1


"Bicaralah kakak akan menjawabnya"


"Ayo kita ke taman belakang kak tidak di sini"


Mereka berdua pergi ke taman belakang duduk di antara bangku-bangku taman .


"Kak ada hubungan apa kamu dengan seketarismu"


"Tidak ada apa -apa kenapa kamu tanya seperti itu".


"Soalnya aku lihat kakak ma seketaris waktu di kafe duduk bersama -sama."


"Kamu suka pada seketaris kakak"


"Tidak kak kenapa aku harus suka ma seketaris kakak yang galak".


"Kamu tidak bisa bohongin kakak , tidak biasanya kamu peduli pada wanita".


"Apa an sih kak ,seharusnya aku yang intrograsi kakak kok ini malah sebaliknya."


"Klo kamu suka kejarlah Ars kakak ma seketaris kakak cuma sekedar hubungan antara atasan dan bawahan."


"Kamu tidak perlu cemas ,karena hati kakak sudah ada yang memilikin"


"Siapa kak ,cewek yang bisa merebut hati kakakku ini".


" Suatu saat kamu pasti tahu"


"Kenapa sih kak main rahasia segala"


"Belum saatnya kamu tahu"

__ADS_1


"Udah ayo kita masuk udah malam."


Mereka berdua masuk ke dalam rumah untuk pergi ke kamar tidur masing-masing.


__ADS_2