Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Kencan


__ADS_3

Pagi hari begitu alaram berbunyi Jasmin segera bangun dari tidurnya,masuk ke kamar mandi memilih baju yang sesuai untuk bertemu dengan kekasihnya.


Sementara di sisi lain Arbeto segera memilih baju yang bagus agar penampilannya bisa memukau sang kekasih.Setelah selesai bersiap-siap segera keluar dari apertemen menuju mobilnya membawa ke asrama.


Sesampainya di depan pintu asrama dengan setia dia menunggu sang kekasih di dalam mobil.Sementara itu setelah selesai berpakaian dia segera keluar .


Melihat sang kekasih sudah menunggunya dia segera menghampiri.Arbeto yang melihat sang kekasih mendekat segera keluar dari mobil segera membukakan pintu untuk kekasihnya.


"Silahkan tuan putri"Jasmin yang mendapat perlakuan manis hanya tersipu malu.


Di dalam mobil mereka saling bercanda gurau setelah sampai di sebuah kafe otdor mereka segera turun.


Di kafe mereka segera duduk memesan makanan pada pelayan sambil berbicara .Mereka berdua bersenang-senang tidak ada kesedihan di wajah mereka hanya sebuah kebahagiaan yang terpancar di wajah mereka berdua.



Setelah dari kafe mereka berdua jalan menuju mobil melanjutkan perjalanan pergi ke taman . Begitu sampai Arbeto membukakan pintu mobil mempersilahkan kekasihnya keluar.


Begitu Jasmin keluar melihat pohon -pohon yang menjulang tinggi yang tercampur salju menambah keindahan bunga tersebut.


"Terima kasih bee ini merupakan tempat paling indah"


"Jangan pernah bilang terima kasih sudah seharusnya aku bisa membuat kamu bahagia"

__ADS_1


Mereka berdua menyusuri taman bunga dengan saling bergandengan tangan . Setelah lelah mereka segera mencari tempat duduk untuk menikmati hamparan salju.



Anggap saja Jasmin ma Arbeto saat bergandeng tangan menyusuri jalan.


"kamu tahu bee waktu kamu menghilang terasa ada bagian hatiku yang hilang"


"Maaf membuat kamu sedih honey"


"Asal kamu janji selalu memberi aku kabar l love you bee"


"l love you forever honey"


"Baiklah"


Mereka berdua kembali ke mobil ,Arbeto segera membawa mobilnya menyusuri jalanan ibu kota,membeli makanan di pinggir jalan .Walaupun Arbeto merupakan CEO tapi membeli makanan di pinggir jalan tidak pernah membuatnya malu.


Setelah sudah banyak makanan yang di buru ,Arbeto segera menepikan mobilnya. Mereka berdua menikmati makanan yang di beli sambil saling menyuapi dengan tangan.


Jasmin yang belum pernah merasakan makanan di negara ini.


Merasa aneh saat makanan tersebut memasuki lidahnya tetapi setelah beberapa suapan yang di berikan dari tangan Arbeto baru lidahnya bisa menerima.

__ADS_1


"Gimana rasa makanannya honey"


"Terasa aneh bee tapi lama lama terasa lezat"


Arbeto pun tersenyum mendengar penuturan kekasihnya,dia tahu ini pertama kalinya kekasihnya mencoba makanan seperti ini.Dia juga waktu pertama mencoba makanan di negara Jasmin juga merasa aneh dengan rasa masakan di sana.


Melihat Jasmin yang makan seperti anak kecil,Arbeto yang melihat wajah Jasmin ada sisa makanan segera saja membersihkan makanan tersebut dengan tanganya. Tangan yang awalnya membersihkan makanan di bawah dagu malah merambat menyentuh bibir Jasmin.Dengan segera Arbeto mendekat wajahnya kepada Jasmin ,tiba -tiba bibir mereka bertemu. Jasmin yang mendapat ciuman itu segera membalasnya. Ciuman yang singkat namun manis.


"Bee ayo segera antar aku kembali ke asrama"


"Baiklah honey"


Jasmin yang mendapat ciuman tiba -tiba merasa detak jantung berbunyi lebih dari biasanya,padahal ini bukan pertama kali mereka melakukannya.Tapi masih membuat Jasmin tersipu malu.


Arbeto yang melihat Jasmin tersipu malu malah mencubit pipinya.


"Apaan sih bee sakit"


"Habisnya aku gemas melihat ekspresi wajahmu"


"Sudahlah bee fokus menyetir saja"


"Baik tuan putri"

__ADS_1


Arbeto pun segera melanjutkan perjalanan untuk mengatar Jasmin ke asrama.


__ADS_2