
Pagi hari seperti biasa rutinitas keluarga Nico mereka berempat makan bersama.Setelah selesai makan Jasmin memberanikan diri untuk berbicara.
" Mom Jasmin sudah tanyakan pada orang tua Jasmin bahwa mereka bisa datang kemari"
" Momy senang sekali,Ars kamu atur keberangkatan mereka "
" Baik mom"
" Ar hari ini kamu di rumah saja momy sudah bicara pada David ,siang ini dia akan mengecek kesehatanmu"
" Baik mom,Ar akan di rumah tidak ke mana- mana asal Jasmin tetap bersama Ar tidak masalah"
" Bee jangan bicara seperti itu kamu membuatku malu"
Arbeto hanya tersenyum begitu juga yang lainnya . Momy tahu bahwa sekali anaknya mencintai wanita maka dia bakal mencintainya seumur hidupnya.
Arslan pun segera berpamitan pada momy dan Arbeto untuk pergi ke kantor.Sepeninggalan Arslan kini tinggal mereka bertiga .
" Jas bagaimana kalo hari kamu temenin momy belanja"
" Ya mom ,Jasmin akan temenin"
"Ar apakah kamu mau ikut sekalian"
__ADS_1
" Tidak mom Arbeto di rumah saja lagian tar takutnya David kesini Arbeto tidak ada"
" Ya sudah momy pinjam Jasmin dulu kamu baik -baik di rumah kalo ada apa - apa jangan lupa kabarin"
" Baik mom"
Mereka berdua berpamitan pada Arbeto. Momy dan Jasmin meninggalkan Arbeto di rumah setelah melihat mobil yang membawa momy dan Jasmin Arbeto segera masuk ke dalam rumah. Dia memanggil pelayan untuk membawa kue dan juga teh ke ruangan keluarga sambil menunggu temennya David datang.
Sementara momy dan Jasmin telah sampai di pusat perbelanjaan .Mereka berdua segera masuk berjalan bersama layaknya ibu dan anak.Momy Arbeto sangat senang bisa dekat dengan Jasmin karena dari dulu dia ingin memiliki anak perempuan.
Momy pun menuju ke tempat penjualan tas brended dengan logo C.
Dia pun memilih tas yang begitu bagus .Momy pun menyuruh Jasmin untuk memilih tas yang dia inginkan.
Momy yang melihat Jasmin melihat saja dia pun memilih beberapa tas yang menurutnya bagus. Dia pun melihat Jasmin yang melihat salah satu tas yang menarik perhatiannya. Momy pun juga membeli tas tersebut.
Momy pun berjalan mendekati Jasmin
" Jas kamu suka dengan tas itu kamu boleh menggambilnya biar momy yang membayarnya"
" Tidak mom Jasmin tidak ingin membeli tas"
" Momy udah selesai "
__ADS_1
" Sudah ayo kita belanja lagi"
Momy pun berjalan bersama Jasmin pun membantu momy membawa barang belanjaannya. Mereka berdua melanjutkan belanja setelah membeli tas momy dan Jasmin pergi membeli baju .
Di tempat baju itu Jasmin pun tertarik membeli baju untuk Arbeto dia pun membeli sebuah kemeja bewarna biru langit. Momy pun juga membeli baju dia pun diam -diam membeli baju untuk Jasmin dan ke dua anaknya.
Melihat begitu banyak paper bag momy pun menelfon supirnya untuk datang.
Setelah menunggu lima belas menit supir tersebut segera menemui majikannya. Momy pun menyuruh supirnya untuk membawa tas belanjanya untuk di masukkan ke dalam bagasi mobil.
Sementara momy dan Jasmin pergi ke tempat penjualan makanan karena momy merasa sangat lapar dan haus setelah belanja tadi.
Mereka berdua memesan makanan siap saji dan minuman .
" Kamu tahu Jas kalo anak momy tau momy makan ,makanan seperti ini pasti akan memarahi momy"
" Tapi mom ini juga demi kesehatan momy"
" Makannya kamu jangan sampai beritahu mereka terutama Arbeto,biarkan momy merasakan makanan ini sekali kali"
" Ya mom tapi hanya kali ini tidak ada lain kali"
Mereka berdua menikmati makanan tersebut momy merasa bahagia mengenal Jasmin yang telah memberikan kebahagiaan di hidup putranya.
__ADS_1
Setelah selesai makan mereka berdua segera pulang ke rumah.