
Di pagi hari di kediaman Nico nampak di kamar atas Arslan yang sudah selesai mandi dia pun segera keluar dari kamar mandi. Arslan yang hanya memakai handuk membungkus pingangnya nampak otot otot tubuhnya apabila ada kaum hawa sudah pasti menjerit melihatnya tubuh yang bisa mengoda iman.
Arslan pun segera memakai kemejanya,memakai celana tidak lupa dia memakai dasi juga mengambil jam tangan yang di lekatkan di tangan kirinya. Jas yang sesuai dengan dasinya segera di ambil dia bawa dengan tas kerjanya.
Di lantai bawah momy sudah duduk menunggu putra untuk makan berdua.Arslan segera turun ke bawah menemui maomynya yang sudah duduk di meja makan. Dia pun menyapa momynya.
"Pagi mom ,aku harap pagi ini membuat hari momy bahagia"
" Pagi juga Ars,sudah sekaran ayo makan nanti terlambat"
" Ya mom bidadariku"
__ADS_1
Mereka berdua segera makan nampak di kediaman Nico terasa sepi tapi walaupun begitu sinar harapan untuk keluarga ini masih ada.
Setelah selesai makan momy pun berbicara pada Arslan.
"Ars nanti momy ke kantor apa kamu menjemput momy"
" Momy tunggu saja di rumah nanti sore Arslan jemput, ada urusan kantor yang harus Arslan selesaikan"
" Baiklah tapi jangan sampai lupa jemput momy"
Arslan segera mencium kedua pipi momynya berpamitan mencium tangannya dia pun segera berjalan ke dalam mobilnya . Khusus hari ini dia membawa mobil hitam sport agar bisa sampai ke kantor lebih cepat.
__ADS_1
Inilah mobil yang di bawa Arslan pergi ke kantor . Sejak kamatian Arbeto satu bulan yang lalu Arslan yang sekarang mengantikan sang kakak untuk mengurus perusahaan. Tetapi saat di pimpin Arslan perusahaan Nico berkembang sangat pesat walaupun di pimping Arslan karena Arslan yang dulu berbeda dengan sekarang.
Dia menjalankang amanat kakaknya agar perusahaan Nico berkembang terbukti sekarang Arslan sudah bisa membuka satu cabang lagi mungkin satu tahun lagi dia bisa membuka beberapa cabang hingga ke negara lainnya.
Tetapi sifat Arslan sudah berbeda dengan dulu klo dulu dia masih bisa tersenyum tetapi sekarang sifatnya dingin begitu tegas tidak segsng -segang memecat karyawan yang membuat kesalahan. Makanya sekarang di kantor hanya ada orang -orang yang niat untuk bekerja tidak ada canda gurau hanya ada keseriusan saat memasuki peruaahaan Nico. Tetapi begitu keluar pulang semua karyawan bernafas lega walaupun begitu tidak ada berani yang protes apalagi di perusahaan ini menawarkan gaji yang tinggi dari pada perusahaan lainnya .
Sekaran Arslan juga tidak sering pergi ke clup malam apalagi hanya untuk bersenang senang . Yang ada di fikirkannya hanya kemajuan perusahaan tidak ada wanita yang bisa menyentuh hatinya. Karena hati Arslan sudah sedingin es di kutup utara. Karena bagi Arslan wanita cuma merepotkan saja dia bisa dengan mudah mendapatkan wanita hanya dengan memberi uang . Tetapi walaupun begitu Arslan tidak pernah ingin dekat dengan wanita walaupun tidak sedikit wanita yang ingin menjadi kekasih Arslan apalagi sekarang dia menjadi pengusaha no 1 di negaranya yang sukses.
Hanya satu wanita yang bisa dekat dengan Arslan yaitu Siska yang menjadi sekretarisnya sampai saat ini.
__ADS_1
Walaupun Siska mengerti Arslan sudah banyak berubah tetapi Siska tidak pernah ambil pusing asal masih di batas pekerjaan. Dia tidak hanya mengatur keperluan di kantor tetapi juga mesti bisa menghendel para wanita yang ingin memasuki ruang bosnya.Kadang dia merasa capek kenapa tidak ada satu pun wanita cantik yang bisa menjerat hati bosnya dia kan tidak usah bersusah payah agar tidak ada wanita yang mengejar bosnya.Kadang Siska heran bos yang punya sifat sedingin es di kutup utara kenapa banyak yang suka.
Jangan lupa like vote dukungan serta hadiahnya agar author rajin updatenya