
Hari ini Arbeto berkunjung kerumah mominya,mobil Arbeto mulai masuk kerumah penjaga langsung membukakan pintu.
Sesampainya di depan rumah Arbeto berteriak -teriak memanggil mominya.
"Momy....momy...."
"Ada apa Ar kamu teriak teriak segala"
Begitu melihat momynya turun dari tangga Arbeto langsung memeluk momynya "aku kangen ma momy"
" uh kamu kayak tidak pernah ketemu momy aja"
"sekarang momy duduk biar Arbeto yang melayani momy"
Arbeto masuk ke dapur membuat makanan kesukaan momynya dia berharap bis membahagiakan momynya.
Pertama -tama di mulai dengan memakai celemek mengulung lengan kemejanya sampai sikut. Mulai dengan menyalakan kompor tanganya sudah siap dengan pisau mulai mengiris bawang. Arbeto siap memberikan masakan spesial kepada momynya.
Setelah satu jam berkutat dengan peralatan dapur Arbeto mulai menata masakannya di taman memberikan sedikit sentuhan di akhir masakanya.
Menatanya dengan sangat cantik tidak lupa di atas meja sudah ada rangkaian bunga mawar putih.
Sekarang saatnya memanggil momynya dia mulai berjalan ke tempat momynya ,mengajak pergi ke taman .
__ADS_1
Betapa terkejutnya momynya mendapatkan kejutan yang spesial dari anaknya .
"Ar momy sedang tidak ulang tahun ada apa kamu memberikan momy kejutan yang begitu indah"momy menetaskan air mata karena bahagia melihat perlakuan anaknya.
"Hari ini momy tidak ulang tahun tapi biarkan Arbeto memberikan kebahagiaan buat momy"
Setelah itu mereka berdua makan bersama saling bercanda ria. Akhirya selesai makan Arbeto mengajak ke ruang keluarga menyuruh sang momy duduk dan membacakan cerita seperti waktu Arbeto masih kecil.
Arbeto segera menaruh kepalanya di paha sang momy sambil mendengarkan cerita dari mulut sang momy. Momynya begitu heran tidak biasanya Arbeto bersikap manja seperti ini,apalagi setelah dia memutuskan tinggal di apertemen.
Tapi ini malah membuat momynya senang walaupun anaknya sudah besar tetapi baginya Arbeto masih sebagai kecil itulah cinta seorang ibu pada anaknya bagaimanapun dewasanya dia tapi menurut ibunya masih tetap seperti anak-anak.
Sudah dua jam Arbeto tertidur di pangkuan sang momynya tidur yang terasa damai bagi Arbeto. " Udah bangun Ar"
"maaf mom pasti capeknya Ar tidak kecil lagi"
Sekarang momy siap -siap giliran Arbeto yang memmanjakan momy .
"Apa yang bakal kamu lakuin Ar"
"Sudah momy siap -siap saja".
Momy pun segera naik tangga menuju kamarnya untuk bersiap-siap. Sedangkan Arbeto menuju ke kamarnya untuk bersiap juga.
__ADS_1
Setelah siap Arbeto mengajak momynya menaikin mobil Arbeto memecah keramaian ibu kota.
Sesampainya di toko yang begitu mewah toko yang hanya bisa di masukin oleh para kalangan elit saja.
Sesampainya di depan pintu sang pegawai langsung membuka pintu ,memberikan keramah tamahan
"permisi bisa di bantu tuan"
" saya mau model perhiasan terbaru di toko ini"
"silahkan ikutin saya" sang pegawai segera membawa ke tempat duduk yang hanya di peruntunkan untuk orang -orang khusus saja.
Momy Arbeto segera duduk, begitu pun sang pegawai segera menggambilkan perhiasan dengab desain yang begitu elegan."Sekarang momy bisa memilih yang momy suka"
"Ar perhiasan momy sudah banyak ini tidak perlu"
"Ayolah momy anggap saja ini hadiah ulang tahun momy dari Arbeto"
"Tapi Ar ulang tahun momy masih lima bulan lagi"
" Arbeto tidak mau di bantah mom"
Akhirya sang momy memilih sebuah kalung dengan desain yang simpel,karena dia tau tidak mungkin bisa membantah anaknya yang memiliki sifat keras kepala.Arbeto segera memangsankan kalung yang dipilih sang momy.
__ADS_1
Desain yang dipilih momy Arbeto .