Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Perjalanan


__ADS_3

Pagi buta Arslan sudah pergi menuju bandara dia di antar oleh supir, tiba di bandara sang supir segera mengeluarkan koper di bagasi mobil.


Arslan pun segera mengambil koper berjalan menuju bandara ,sambil menunggu pemberitahuan dari pesawat yang di tumpanginya.


Dia pun mengirim pesan kepada momynya klo sudah sampai bandara mau berangkat ,tidak lupa memberi pesan agar momynya menjaga kesehatannya.


Pengumuman dari pesawat yang di tumpangi segera berangkat dia pun berjalan untuk segera di lakukan pemeriksaan . Arslan pun segera menuju ke tempat pesawat yang di tumpanginnya. Di dalam pesawat dia pun duduk memasang sabuk pengaman karena pesawat bakal landas ke udara.


Dalam perjalanan beberapa jam lamannya dia memandang keluar jendela memikirkan rencana agar bisa membawa kekasih kakaknya, apapun yang terjadi aku harus bisa membawamu menemui kakakku,walaupun harapan untuk kakaknya sembuh kemungkinan sangat kecil. Munking dengan cara ini bisa membuat kakaknya bahagia di sisa umurnya.


Tak terasa pesawat telah landas segera Arslan turun dari pesawat ,tiba di bandara negara I melihat wanita berpakaian tradisional membuat dia cukup terpesona dengan budaya mereka. Dia pun membawa kopernya berjalan keluar bandara tidak lupa dengan kaca mata hitam yang bertender di hidungnya.

__ADS_1


Setelah menumakan taksi segera Arslan masuk ke dalam taksi menunjukkan alamat hotel yang telah di pesannya pada sopir, dalam perjalanan ke hotel Arslan melihat budaya negara tersebut jauh berbeda dengan budaya di negaranya.


Supir taksi pun telah tiba di hotel yang menjadi tujuan Arslan . Dia pun menghentikan mobilnya di depan loby hotel,Arslan pun segera keluar begitu tiba tidak lupa memberikan uang lebih pada supir taksi.


" Thanks you sir"


"you re welcome"


Setelah menumakan kamarnya segera masuk ke dalam menaruh koper membuka hp untuk memberi kabar klo dia sudah sampai, momy juga berpesan agar dia bisa mengajak kekasih kakaknya bisa datang karena ini adalah harapan terakhir agar Arbeto bisa segera sadar kembali.


Setelah selesai mengirim pesan ,Arslan segera membersihkan badan berganti pakaian. Dia pun segera tidur karena perjalanan panjang membuat dia lelah. Tak berapa lama Arslan sudah tertidur.

__ADS_1


Malam pun tiba Arslan yang merasa lapar ,segera bangun dia pun menggambil telofon menelfon petugas hotel untuk memesan makanan.


Tak berapa lama suara pintu di kamar hotel di ketuk


Tok ....tok.... tok....


Dia pun membuka pintu mendapati petugas hotel ,membawa makanan segera dia menggambil makanan tersebut. Arslan pun mulai memakan makanan walaupun rasa makanannya terasa asing di lidah Arslan.


Walaupun hari sudah malam tak membuat Arslan bisa tidur kembali dia memikirkan rencana besok pagi untuk menemui Jasmin. Sebuah alamat rumah udah didapatkan tinggal menemuinya baik baik munking dia bisa menerima kehadirannya untuk kakaknya.


Ternyata rencana menemui wanita membuat Arslan binggung apa yang mesti dilakukan,karena Arslan terbiasa di kejar wanita bukan menggejar wanita apalagi membujuknya. Tapi ini akan di lakukan untuk kakaknya ,agar membuat kakaknya bahagia karena Arslan tahu bahwa Jasmin wanita yang di cintai kakaknya, terlepas sandiwara yang di lakukan kakaknya bersama Siska sekretaris kakaknya.

__ADS_1


__ADS_2