
Setelah makan bersama David berpamitan untuk kembali ke rumah sakit sementara Siska dan Arslan kembali ke ruangannya.
Kini tinggal Arslan dan Jasmin yang masih berada di ruangan .
" Bee gimana udah tidak pusing"
" Udah mendingan honey, ayo kita keluar"
" Tapi keadaan kamu gimana apa tidak sebaiknya pulang untuk istirahat"
" Sudah tidak apa - apa aku hanya ingin menghabiskan waktu bersamamu"
Arbeto dan Jasmin keluar dari ruangan mereka berdua berjalan menuju lift dan segera turun begitu sampai loby sudah ada mobil yang menunggunya.
Mereka berdua segera masuk ke dalam mobil,sang supir menanyakan tujuan perjalanannta
" kita mau kemana tuan"
" ke walt Disney"
" Baik tuan"
Mobil yang di tumpangi mereka segera menuju ke tempat yang di maksud setelah menempuh perjalanan beberapa jam. Akhirnya mereka sampai ,Arbeto mengajak Jasmin keluar dari mobil . Jasmin yang melihat bangunan yang seperti castil seperti di cerita cinderella.
__ADS_1
" Ini indah bee"
"Ayo kita masuk kita coba semua permainan"
" Tapi bee aku tidak mau kamu sampai ke lelahan"
" Tidak akan,ayo"
Arbeto dan Jasmin segera masuk ke dalam sebelumnya mereka membeli tiket terlebih dahulu. Mereka berdua berjalan sambil bergandengan tangan mencoba untuk foto bersama sambil tersenyum . Mencoba berbagai wahana yang tidak terlalu ekstrim. Karena Jasmin tidak ingin sampai Arbeto ke lelahan.
Setelah puas mencoba berbagai wahana mereka berdua mencari tempat untuk makan karena banyak energi yang di habiskan. Sambil menunggu makanan dan minuman datang.Jasmin memberanikan diri untuk bertanya.
" Bee jadi waktu kejadian yang kamu bohongi aku ternyata itu sekretarismu"
" Kamu tahu tidak bee betapa hancurnya hatiku saat itu"
" Karena bagiku lebih baik kamu membenciku dari pada kamu tahu keadaanku"
" Aku ingin sekali membencimu tapi tidak bisa bee"
" Sudah tidak usah bahas yang lalu sekaran kita menikmati waktu kebersamaan kita"
" Ya bee" Jasmin pun berusaha tersenyum di depan Arbeto walaupun dia merasa sedih takut Arberto meninggalkannya.
" Permisi" Seorang pelayan mengantarkan makanan dan minuman meletakkan di atas meja.
__ADS_1
Setelah pelayan pergi Arbeto dan Jasmin segera memakan makanannya.
Setelah selesai Arbeto dan Jasmin berjalan untuk segera keluar setelah puas bermain - main. Arbeto pun menelfon supirnya untuk segera datang ke depan tempat keluarnya orang.
Supir yang mendapat panggilan dari tuannya segera membawa keluar mobilnya dari parkiran menuju tempat yang telah di beritahukan tuannya.
Setelah melihat tuannya supir tersebut segera membuka pintu mobil belakang begitu tuannya masuk segera menutup pintu belakang mobil.
" Kita langsung pulang"
" Baik tuan"
Supir tersebut melajukan mobilnya menuju jalanan . Perjalanan yang lama membuat Jasmin tertidur Arbeto pun membenarkan letak kepala Jasmin agar bersandar di bahunya dia tidak mau kalo sampai kepala Jasmin terbentur kaca jendela.
Setelah menempuh perjalanan hampir tiga jam .Akhirnya mereka sampai di kediaman Nico. Arbeto ingin mengendong Jasmin yang masih tertidur .Jasmin yang merasa ada tangan di lehernya segera membuka mata .
" Apa yang ingin kamu lakukan bee"
" Membawa mu masuk ke dalam honey"
"Udah bee aku sudah bangun tidak usah pasti kamu juga lelah lagian aku malu nanti di lihat momy"
" Baiklah honey"
Mereka berdua berjalan turun dari mobil segera masuk ke dalam rumah. Arbeto segera naik ke kamarnya sementara Jasmin segera pergi ke ruang tamu untuk membersihkan badan.
__ADS_1