
Mobil yang di kendarai Arbeto dan Jasmin telah tiba dan di sinilah mereka berada di sebuah taman yang terkenal dengan keindahannya . Arbeto segera turun mengeluarkan barangnya di dalam bagasi di bantu oleh supirnya.
Arbeto mencari tempat yang teduh di bawah pohon .Dia pun mulai menata semua di atas rumput setelah sang supir mengelar sebuah kain di atas rumput.
Mereka berdua berada di taman yang terkenal dengan keindahan.
Arbeto dan Jasmin pun duduk berdua mengeluarkan makanan ,minuman yang tadi di belinya. Arbeto pun menyuruh supirnya pergi ke suatu tempat. Supir pun berpamitan pada tuanya untuk pergi dia pun meninggalkan mereka berdua.
" Bee ini sangat indah aku tidak meyangka kamu mengajak aku ke tempat ini"
" ya honey ini masih belum semua kejutannya"
"masih ada kejutan lagi"
" ya honey "
" apa lagi kejutannya"
" klo aku beritahu bukan kejutan namanya"
__ADS_1
Mereka berdua menikmati suasana piknik dengan di suguhi pemandangan sungai yang tenang gedung,gedung yang menjulang tinggi.
" kamu tahu honey dulu aku ingin bisa pergi piknik dengan keluarga kecilku menghabiskan waktu saat liburan"
" Bee " Jasmin tidak meyangka bahwa hal yang di inginkan Arbeto hal yang begitu sederhana.
" Honey kamu tidak perlu cemas walaupun aku tidak bisa menikmati piknik dengan keluarga kecilku tetapi piknik dengan mu adalah hal terindah"
" ya bee mari kita nikmati piknik bersama -sama" di dalam hati Jasmin merasa sedih dengan kata keluarga yang di ucapkan Arbeto dia tahu betul makna tersebut andai Arbeto di beri umur panjang munkin saat ini Arbeto sudah menjadikan Jasmin istrinya memiliki keluarga kecil,walaupun begitu Jasmin akan berusaha memberi hari -hari yang indah untuk Arbeto.
Mereka berdua pun mulai membuka makanan dan minuman yang tadi di belinya ,Jasmin pun menggiris buah memberi potongan buah ke dalam mulut Arbeto. Arbeto pun juga menyuapin Jasmin. Perasaan damai menyelimuti hati mereka berdua .
" Bee kaki kamu tidak sakit"
" Tenang saja honey hanya beban seperti ini tidak akan sakit"
Jasmin pun menyuapin Arbeto dengan buah strobery di tangannya.
" Honey strobery terasa masam"
" Ya ta bee biar aku coba"
__ADS_1
Jasmin pun mengambil buah strobery mau memasukkan buah strobery ke dalam mulutnya tetapi yang di lakukan Arbeto membuat dia benar - benar terkejut.
Arbeto memakan buah strobery dari tangan Jasmin. Dia pun langsung menundukkan kepala menyisahkan sedikit buah stobery lalu mencium bibir Jasmin memberikan sedikit buah stobery di mulutnya ke bibir Jasmin.
" Honey ini baru buah strobery yang termanis di dunia"
Jasin tidak dapat membalas perkataan Arbeto dia benar - benar terkejut dengan apa yang di lakukan Arbeto barusan.Air muka Jasmin sudah seperti apel merah dia benar - benar malu.
Arbeto yang melihat muka Jasmin hanya tersenyum ,inilah yang membuat Arbeto benar - benar mencintainya walaupun mereka sudah pernah berciuman tetapi setelah berciuman raut muka Jasmin seperti itu.
" Honey mau lagi"
" Tidak bee aku malu"
Arbeto semakin tersenyum dia malah mendekatkan wajahnya. Jasmin pun reflek menutup mukanya dengan kedua tangannya . Arbeto tidak tinggal diam dia pun berusaha membuka tangan Jasmin sambil mengelitiknya.
Jasmin pun merasa geli dia tertawa.
" Bee sudah bee"
Arbeto yang tidak tega segera menghentikannya mereka berdua benar - benar menikmati waktu piknik.
__ADS_1