Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Mengingat


__ADS_3

Di dalam kamar mandi Arslan segera mandi serta memakai pakaiannya.Dia segera keluar dari kamar mandi melihat dua orang yang di cintainya duduk bersama Arslan pun bahagia dia mulai mendekati mereka berdua.


Arslan pun duduk di depan mereka berdua melihat mereka membawa makanan Arslan pun segera mengambil makanan di dekat ranjang tempat tidurnya. Dia segera memakan makanannya. Setelah selesai Arslan pun berbicara pada momynya.


"Mom sudah lama kita tidak berkunjung ke makam papa"


" Ya Ars bagaimana klo besok kita pergi ke makam papa "


" Baiklah mom besok kita berkunjung kesana"


" Honey besok kamu akan aku ajak ke tempat papa orang yang paling berjasa pada hidupku"


"ya bee"

__ADS_1


" Ar ,Jas momy tinggal dulu turun kebawah" teryata mengingat kamu seolah baru kemarin kita bersama papa


"ya mom"jawab mereka berdua


Arbeto melihat kepergian momynya dia tahu bahwa momy pasti mengingat papanya . Dia pun berpindah pada tempat duduk , duduk di dekat kekasihnya dia pun meraih kepala kekasihnya agar bersandar di pundaknya.


" kamu tahu honey kenapa di taman belakang banyak tumbuh mawar putih"


" bukannya bunga mawar sama saja bee"


" bee ternyata cinta momy kepada papamu begitu tulus "


"ya honey seperti cinta ku padamu seperti mawar putih yang tetap abadi"

__ADS_1


" honey aku ingin besok kamu memakai baju warna putih"


" bee kenapa kamu menyuruhku memakai baju warna putih "


" karena aku ingin melihatmu seperti bidadari yang turun dari surga"


" bee kamu itu" wajah Jasmin sudah nampak kemerahan.


Jasmin pun tetap bersandar di pundak Arbeto dia tidak ingin meninggalkan Arbeto,entah kenapa Jasmin merasa aneh dengan permintaan Arbeto yang menyuruhnya memakai baju warna putih.Karena tidak biasanya Arbeto mempermasalahkan baju apalagi meminta warna baju sesuai keinginannya.Jasmin pun merasa hatinya ada yang hilang walaupun Arbeto di sisinya. Dia merasa akan kehilangan sesuatu tetapi melihat Arbeto baik -baik saja dia pun tidak memikirkan tentang perasaan hatinya.


Arbeto pun menikmati waktu bersama dengan Jasmin.Tidak tahu kenapa dia merasa akan bakal meninggalkan Jasmin ,apakah waktu nya sudah dekat .Papa aku bakal segera menemuimu maaf aku tidak bisa menjaga momy lagi dan juga Arslan . Arbeto hanya berharap Arslan bisa menjaga momy jika dia sudah tidak ada di dunia ini.


Di dalam kamar momy memandang foto suaminya. Foto mereka berdua yang nampak bahagia. Momy jadi teringat tentang kejadian bertahun -tahun ketika orang yang di cintainya pergi meninggalkannya selamanya. Seandainya tidak ada dua malaikat yang menjaganya munking sekaran momy tidak bisa setegar ini.Momy pun akhirnya mengirim pesan kepada anaknya Arslan memberitahukan bahwa besok pergi ke pemakaman .

__ADS_1


Di dalam kantor seperti biasa Arslan sibuk dengan banyak dokumen yang dia periksa.Klo dulu Arslan selalu mengeluh klo di suruh kakaknya membantunya tetapi kini Arslan tidak pernah mengeluh karena dia tahu bahwa dia satu -satunya yang harapan dari perusahaan Nico. Perusahaan yang sudah bertahun -tahun di besarkan papanya. Terdengar hpnya berbunyi dia pun melihat pesan yang dikirim oleh momynya . Arslan segera membaca pesan dari momynya dia pun mengetik tulisan untuk membalas pesan dari mominya.


"Ya mom besok Arslan ikut" Arslan pun merasa bahwa sudah lama dia tidak berkunjung ke makam papanya.


__ADS_2