Kenangan Tak Terlupakan

Kenangan Tak Terlupakan
Luka


__ADS_3

Sudah hampir satu minggu lebih Jasmin berada di negara A .Ini adalah hari terakhir dia berada di sana. Besok siang harus sudah kembali ke negaranya.


Dia mulai mempersiapkan segala sesuatu untuk berkemas agar besok tidak kerepotan. Sore hari Jasmin sudah membuat janji bertemu dengan kekasihnya di sebuah kafe.


Dia pun masih rebahan di dalam kamar tidur ,setelah berkemas melihat galeri foto saat bersama kekasihnya.


"Kamu tahu bee kamu adalah orang yang berhasil mengisi hatiku "


Sedangkan Arbeto sudah menghubungi seketarisnya agar mau membantunya melancarkan rencananya. Awalnya sang seketaris tidak mau kalo hanya di jadikan pacar pura pura walaupun dia sebenarnya kagum sama atasannya.


Tetapi karena ancaman bahwa kalo tidak mau bakal di pecat dia pun setuju. Setelah membahas semua rencana yang bakal di lakukan sang seketaris pun merasa bingung kenapa harus menyakiti hati seorang wanita.


Waktu untuk bertemu dengan Arbeto tiba dia pun memakai pakaian terbaiknya tidak lupa memakai perhiasan yang pernah di berikan Arbeto.


Di sebuah kafe Arbeto sudah duduk bersebelah menunggu Jasmin tiba.

__ADS_1


Setelah melihat Jasmin tiba Arbeto segera memulai sandiwarannya dengan seketarisnya ,dia memegang pinggang seketarisnya dan di saat Jasmin melihat Arbeto. Arbeto segera mencium pipi sang seketarisnya.


Jasmin yang melihat adegan itu semua merasa kecewa,sedih dia pun menghampiri sang kekasih.


"Bee apa maksudnya ini dia siapa"


"Oh kamu honey kenalin dia adalah calon istri dari anakku"


"kamu bohong kan bee"


Plak sebuah tamparan dari Jasmin mendarat di pipi Arbeto. Jasmin pun segera menarik sebuah kalung yang pernah di berikan Arbeto dan mengembalikannya.


"Aku tidak butuh ini semua"


Setelah melihat kepergian Jasmin Arbeto menyuruh seketarisnya untuk meninggalkannya sendiri.

__ADS_1


Jasmin pun pergi meninggalkan Arbeto dengan calon istrinya. Dia pun segera menyetop taksi menyuruh untuk pergi ke alamat asrama.Supir taksi yang melihat penumpangnya menanggis segera memberikan tisu.


"Permisi ini non "


"Makasih pak"


Di dalam hati Jasmin sudah tidak bisa membendung kesedihannya air mata terus saja menetes. Mengapa kamu tega nyakitin aku bee ,klo dari awal kamu sudah punya calon istri kenapa kamu harus mempermainkan perasaanku. Jasmin terus saja menangis hingga sang supir memberitahukan bahwa udah sampai di alamat tujuan .


Segera Jasmin membayar ongkos taksi berlari ke kamarnya agar tidak tahu temen - temenya klo dia menangis. Dia pun segera mengeluarkan benda -benda yang pernah di berikan Arbeto untuk segera di buang, tangannya menggambil hp melihat semua foto kebersamaannya dengan kekasihnya segera menghapusnya.


Dia tidak ingin menyimpan memori dengan kekasihnya walaupun terasa berat karena jauh di lubuk hatinya dia masih sangat mencintainya tapi rasa kecewa telah membuat dia benci dengan Arbeto. Apa yang mau kamu harapkan pada lelaki yang sebentar lagi menikah Jas,apa itu tidak cukup membuat mu terluka. Orang yang mengatakan hatinya hanya untuk dia malah menyakiti hatinya .


Di kamar ini Jasmin terus saja menangis sampai dia lelah dan tertidur.


Sementara Arbeto setelah dari kafe meluncur pergi ke apertemennya. setelah sampai di kamar apertemen dia mulai menulis sebuah surat untuk adiknya. Jas maafkan aku telah mengecewakan mu ,tapi ini adalah cara terbaik agar kamu dapat membenciku . Seandainya kamu tahu bahwa hatiku ini hanya milikmu Jas.

__ADS_1


Hanya sebuah kata maaf yang ingin di sampaikan pada Jasmin walaupun kata maaf itu tak pernah sampai.


__ADS_2