
Malam hari kediaman keluarga Nico yang masih di liputi dengan suasana duka. Sekaran Jasmin sudah masuk ke dalam kamar yang selama ini di tempatinya dia pun memikirkan langkah selanjutnya. Tidak ada lagi Arbeto di sampingnya kini dia mesti memutuskan untuk pergi dari keluarga ini kembali ke negaranya.Dia masih merasa kalo Arbeto masih berada di sekitarnya bukankah cinta begitu rumit dia harus mengikhlaskan semuanya melepaskan kepergian Arbeto mungkin ini terakhir kalinya dia berada di negara ini dia tidak akan pernah kembali kemari membawa semua kenangan yang telah lewati.
Dia melihat cincin yang berada di jarinya mencoba mengingat peristiwa indah saat Arbeto memberikan cincin tersebut tak terasa air matanya turun. Apakah dia bisa melewati hari -hari tanpa ada Arbeto yang bisa menemaninya. Jasmin pun mulai berjalan ke lemari pakaian mengambil bajunya memasukkan ke dalam koper dia harus segera kembali pulang. Tidak ada lagi hal yang bisa menahannya untuk bertahan di sini. Dia butuh keluarganya untuk bisa melewati ini semua.
__ADS_1
Setelah memikirkan semua Jasmin mulai merebahkan badannya di ranjang. Dia mulai memejamkan matanya walaupun terasa berat dia pun mencoba untuk tertidur. Walaupun susah untuk tidur Jasmin pun tertidur juga. Di dalam mimpinya dia bertemu dengan Arbrto melewati waktu bersama - sama tetapi di tengah - tengah keramaian dia kehilangan sosok Arbeto Jasmin terus saja berlari -lari mencari sosok Arbeto tetapi tidak menemukannya. Hingga dia masih tetap berusaha mencarinya memanggil namanya tetapi Arbeto tidak mau datang kembali menemuinya. Jasmin terus saja berteriak memanggil namanya sambil menangis. Dia pun tersadar dari tidurnya bangun dari tidurnya segera menyalakan lampu kamar mengambil air minum ternyata dalam mimpi pun kamu benar - benar pergi dari hidupku.
Dia pun duduk bersandar di ranjangnya ternyata melepaskanmu teryata begitu sulit ,harusnya kamu menemani semua hariku tetapi mengapa kamu tega meninggalkan aku sendirian . Tidak akan pernah mudah untukku menjalani ini semua tanpa ada kamu di sampingku .Jasmin pun tidak bisa tidur lagi dia terjaga dari tidurnya menunggu esok pagi untuk mengutarakan keinginannya kepada keluarga Arbeto yang sudah menyayanginya mengangap seperti anak sendiri. Jasmin pun nanti akan berusaha untuk tidak jatuh cinta lagi karena hatinya sudah penuh dengan cinta yang Arbeto berikan . Pertemuan mereka awal pertama hingga perjuangan Jasmin membagunkankan dari komanya sampai di detik kepergian Arbeto. Dia pun melihat foto terakhir yang di ambil bersama Arbeto di pantai foto yang tersirat kebahagiaan tanpa tau bahwa Arbeto meninggalkannya untuk selamanya.
__ADS_1
Di pagi hari Jasmin segera membersihkan badannya berganti pakaian . Dia pun segera keluar dari kamarnya membantu pelayan untuk menyiapkan makanan. Tak berapa lama momy pun nampak datang menghampiri Jasmin. Jasmin pun melihat wajah momy yang terlihat pucat mungkin momy merasa sangat susah untuk tidur. Dia pun menyuruh momy untuk duduk saja membuatkan teh hangat untuk momy Arbeto.
Jasmin pun ikut duduk di samping momy sambil membawakan roti yang sudah di kasih selai .
__ADS_1
" Mom Jasmin suapinnya momy kelihatan pucat."
Momy pun hanya menganguk saja. Jasmin pun mulai menyuapin momy dengan roti sambil menunggu Arslan untuk turun.
__ADS_1