
Jasmin yang terlelap tidur dia pun mulai bangun.
" bee jam berapa sekaran kenapa kamu tidak membangunkan aku"
"udah malem,aku senang melihat mu tidur pasti tadi kamu kecapekan"
"ya bee "
Jasmin segera bangun dia masuk ke kamar mandi untuk mencuci wajahnya. Setelah selesai dia segera keluar .
Mereka semua duduk di meja makan untuk makan malam setelah selesai momy segera mengambil paper bag untuk di berikan kepada Arbeto.
" Apa ini mom"
" Baju momy khusus membelikannya untukmu"
"Terima kasih mom"
" Lihat itu Ars ,kakakmu tidak pernah protes"
" ya mom "
Mereka semua duduk santai menikmati waktu malam ini. Jasmin pun berpamitan untuk ke kamar dulu setelah berpamitan dia segera mengambil barang belanjaan yang bukan miliknya.Dia pun menyerahkan beberapa paper bag kepada momy.
" mom ini belanja momy ke bawa di kamar Jasmin"
__ADS_1
" kamu ambil saja Jas itu semua momy ingin membelikan untukmu"
" tapi mom ini terlalu berlebihan"
" sudah Jas momy sengaja membelikan ini untukmu"
" makasih mom" walaupun sebenarnya Jasmin tidak enak dengan momy begitu banyak kasih sayang yang dia dapatkan dari keluarga ini. Dia pun segera memeluk momy.
" momy berharap kamu tidak pernah melupakan keluarga ini"
"ya mom Jasmin akan selalu mengingat keluarga ini"
Setelah melepas pelukan dari momy. Momy pun melepas salah satu gelang yang dia pakainya .Momy kemudian memasangkannya pada Jasmin.
" mom Jasmin tidak bisa menerima semua ini"
Jasmin pun memakai gelang pemberian dari momy ,dia berharap kelak gelang ini bisa berada di keluarga ini lagi. Apalagi ini merupakan gelang turun temurun.
Arbeto yang melihat momy memperlakukan Jasmin dengan baik begitu sangat senang .
" Oh ya Ars kapan kamu membawa kekasihmu"
" momy sayang Ars masih ingin fokus pada perusahaan dulu tanpa memikirkan wanita"
Karena hari semakin larut Arslan dan momy kembali ke kamarnya. Sedankan Arbeto dan Jasmin masih mengbrol , Jasmin pun menyuruh Arbeto untuk istirahat.
__ADS_1
Arbeto pun menuju kamarnya untuk istirahat tetapi tetap saja dia mengajak Jasmin untuk tidur bersama.
Malam semakin larut Arbeto dan Jasmin pun sudah tertidur. Tapi pada tengah malam Jasmin bermimpi dia melihat sosok Arbeto meninggalkannya dalam pelukannya.
" Tidak bee kamu tidak boleh meninggalkanku secepat ini" Jasmin terus saja berteriak dalam tidurnya memanggil Arbeto sambil menanggis.
Arbeto yang sudah terlelap mendengar suara Jasmin dia pun terbangun. Melihat Jasmin berteriak memanggil namanya serta menanggis dia pun segera membangunkan Jasmin. Begitu Jasmin terbangun melihat sosok Arbeto dia pun langsung memeluknya.
" Bee jangan tingalkan aku "
" Honey sudah aku di sini bersamamu"
" aku takut mimpi itu menjadi kenyataan"
" kamu mimpi apa honey"
Jasmin pun menceritakan mimpi yang di alaminya bahwa Arbeto meninggalkannya.
" sudah kamu jangan sedih aku ingin kamu bahagia"
"tapi kamu janji dulu tidak akan meninggalkan aku sendirian"
" honey kamu tahu sendiri bagaimana keadaanku cepat atau lambat waktu itu pasti datang ,kamu ingat aku selalu berada di hatimu"
Arbeto pun memeluk Jasmin memberikan ketenangan untuk kekasihnya agar tidak memikirkan mimpi itu lagi.
__ADS_1
Setelah Jasmin agak tenang dia pun menyuruh Jasmin untuk kembali tidur. Jasmin pun tidur dengan memeluk Arbeto takut jika Arbeto pergi darinya.
Arbeto yang mengerti dia pun juga memeluk Jasmin agar Jasmin tidak takut bahwa dia meninggalkannya.