
Rasa khawatir sekaligus rindu pada anak anaknya, setelah seharian tak bertemu dengan anak anaknya, seakan kini telah terobati, setelah melihat keceriaan di wajah anak anaknya.
Setelah sampai di rumah, Jeny disambut anak anaknya dengan gembira, membuat Jeny merasakan kebahagiaan yang tak bisa di ukur dengan apapun, senyum anak anaknya seakan mengobati rasa sakit yang iya rasakan saat ini, tak ada yang bisa membuat hati ini terasa damai, selain melihat senyum dan tawa anak anaknya dengan sangat ceria.
Turun dari mobil, Jeny nggak sabar lagi memanggil anak anaknya dengan senyuman, membuat anak anaknya berlarian mendekati nya.
"Mamaaaa..... horeee mama pulang, mama pulaaaang, mama pulaaaang... Coko berjingkrak jingkrak kesenangan, saat melihat mamanya, mereka berdua tertawa riang ketika beraada didekat mama nya. Jeny langsung menyambut anak anaknya yang berlarian mendekati nya, memeluk serta mencium kedua buah hati nya itu.
''Mama kangen banget sama kalian, seharian nggak ketemu kalian, rasanya tuh udah serasa satu bulan, makanya mama pengen cepet cepet pulang ke rumah, agar cepet ketemu anak mama yang cantik dan ganteng ini. ''
Lagi lagi Jeny mencium anak anaknya. namun seperti nya Ciki hanya fokus kesenangan karena melihat mamanya pulang. berbeda dengan Coko, setelah mencium dan memeluk mamanya, iya langsung memeluk papa nya lagi, dan tentunya minta digendong sama papa nya.
''Yeeee, mama puyaaaan, ''mama tenapa puyan na lama banet, iti tedih di tinday mama, halusna tan, iti itut mama, talena tatak cuta natay, dandu dandu iti teyus.
Rupanya Ciki agak kesal, katanya ''Kenapa mama pulang nya lama banget, ciki sedih ditinggal mama, harus nya Ciki ikut mama, karena kakak suka nakal, ganggu ganggu Ciki terus.''
''Bohong mah, mana ada kakak nakal sama ciki, yang ada Ciki mah, suka ngerusakin mainannya Kakak. ''
Jawab Coko membela diri nya, dia takut nanti di beri hukuman sama papanya, kalau suka nakal sama adeknya.
''Nggak ada yang nakal, semua cucu Oma, baik baik semua nggak ada yang nakal. '' Jawab Oma yang menyusul cucunya keluar rumah, untuk menghampiri Mama nya.
''Sayang, gimana keadaan kamu ?'' Tanya Asih pada menantunya.
__ADS_1
''Alhamdulillah mah, udah baikan Mah.
Jawab Jeny pada mama mertuanya.
''Syukur lah sayang, mama sangat khawatir dengan kamu, semoga saja kamu sehat selalu ya nak.
Mama Asih memeluk menantunya itu dengan penuh kasih sayang.
''Ya udah, ayo kita masuk, Udara di luar sangat dingin, lagian Jeny harus istirahat dulu mah. Topan mengajak semua nya, untuk masuk rumah, karena memang cuaca diluar sangat dingin.
Semua nya masuk kedalam rumah, rupanya Mama nya udah masak untuk makan malam, karena iya udah dikasih tau Topan, kalau sore ini mereka pulang, makanya Mama Asih segera memasak sesuai dengan kesukaan anak dan menantunya itu.
''Kalian bersihkan badan dulu, habis itu kita makan, soalnya Mama udah masak makanan kesukaan kalian, ''
Jawab Jeny dengan raut wajahnya yang sudah mulai terlihat membaik.
''Ya nggak apa apa dong sayang, lagian kan kamu baru sembuh, Mama seneng kok, bisa masak disini, apa lagi tadi dibantu sama Ciki dan Coko, jadi mama sih, enjoy aja deh masak nya. hehehe.
''Iya mah, tadi kita berdua bantuin Oma masak, nanti mama coba deh masakan kita, pasti enak. hehehe
Coko dengan bangga nya bilang ke mamanya, kalau mereka yang bantu masak, padahal kan bukan bantu masak, tapi bantu ngerepotin Oma nya. kwkwkw... Coko coko pede amat lo.
______&&&&&_______
__ADS_1
Setelah makan malam, Topan mengajak istri nya agar langsung segera tidur, karena iya tau istri nya harus banyak istirahat dulu, biar kondisi nya cepat pulih kembali seperti biasa.
''Sayang kamu langsung istirahat ya, biar kamu cepat sembuh, dan kembali ceria seperti biasanya. Topan mencium kening istrinya sambil mengusap rambut istrinya. Topan sangat mencintai istrinya, hanya saja iya belum bisa berkata jujur pada istrinya, perihal hubungan nya dengan Nela, iya akan mengatakan yang sebenarnya pada Jeny, jika nanti sudah tiba saatnya.
Seberapa besar cara Topan untuk membuat istri nya senang, tidak membuat hati Jeny berubah dengan mudahnya, karena tak gampang untuk mengobati luka yang sudah terlanjur dalam, butuh waktu yang cukup lama untuk menyembuhkan nya, kalau pun luka itu sembuh, tentu akan tetap membekas dan akan sulit tuk dihilangkan.
Topan berencana harus segera menemui Nela, karena Topan nggak mau rumah tangga nya berantakan, gara gara wanita itu, Topan nggak sanggup jika harus kehilangan istri dan anak anaknya, karena bagi Topan, istri dan anak anaknya adalah tujuan hidupnya. Sudah terlalu banyak luka yang sudah iya perbuat pada istrinya itu, iya nggak mau lagi menambah luka pada istrinya. sudah cukup rasanya, iya hanya ingin memberi kan kasih sayang pada istri dan anak anaknya.
''Sayang, kalau kamu butuh sesuatu, kamu bilang ya, jangan kamu bergerak sendiri, kamu kan baru sembuh, harus banyak istirahat ya''. Topan mencium kening istrinya, sambil memeluk istrinya.
''Aku nggak lagi butuh apapun saat ini, dan tak ada yang perlu kamu khawatirkan''. Jawab Jeny singkat, tanpa melihat wajah suaminya.
''maksud aku, jika kamu butuh sesuatu''. jelas Topan pada istrinya.
Jeny hanya diam saja, sebenarnya dia nggak tega mendiamkan suaminya, karena memang selama iya menikah, Topan selalu menunjukkan sikap peduli dan perhatian padanya, hanya saja jeny merasa kecewa, karena di balik kebaikannya, ternyata Topan telah menancapkan pisau yang sangat dalam di lubuk hatinya yang paling dalam, dan itu membuatnya sulit tuk memaafkan Topan, jika saja iya tau dari awal apa yang sudah Topan perbuat, maka iya nggak akan rela hidup bersama dengan Topan, bahkan iya merasa sangat sanggup jika memang iya harus menghidupi dua buah hatinya sendirian.
Sekarang dia berharap semoga iya bisa menjadi ibu yang kuat untuk menghidupi kedua anaknya kelak.
''Sayang kamu udah tidur ?'' Topan menyelimuti istrinya, iya sangat kasian melihat istrinya yang terlihat lemah dan kurang semangat, iya berharap semoga istrinya cepat sembuh dan akan baik baik saja.
Next,,,
Apa yang akan terjadi antara Jeny dan Topan,,,?'' Author butuh saran dari kalian, bantu dong gimana cara penyelesaian antara Jeny dan Topan, siapa tau saran dari kalian bisa jadi inspirasi buat author, dan juga jangan lupa untuk selalu memberikan like vote dan komennya, aku menyayangi kalian semua. Dan Terima kasih yang telah sudi mampir di karya receh ku ini, Semoga kebaikan yang kalian berikan, akan dibalas dengan kebaikan pula.
__ADS_1
aminnn....