Ku Menerimamu Apa Adanya

Ku Menerimamu Apa Adanya
Kekecewaan yang tak perlu diperlihatkan


__ADS_3

Sebagai manusia yang menjalani kehidupan, tentunya kita tidak pernah lepas dari berbagai macam masalah, banyak masalah yang tidak pernah bisa kita prediksi, bahkan masalah sering datang dalam berbagai macam bentuk yang senantiasa dapat membuat hidup kita merasa semakin sulit, baik secara fisik maupun secara mental, layaknya roda kehidupan yang selalu berputar, tak pernah lepas rasanya masalah selalu datang silih berganti, kadang kita merasa masalah kita begitu berat, hingga kita merasa bahwa masalah tersebut tidak akan pernah berlalu dari kehidupan kita, namun percayalah semua hal yang ada di dunia ini tidak ada yang namanya permanen dan suatu saat akan berlalu termasuk masalah kita.


Untuk itu sebagai manusia yang bersyukur, alangkah baiknya jika kita selalu mencoba untuk selalu berfikir positif dan menjauhkan diri dari pikiran negatif, karena dengan cara kita berfikir positif maka beban hidup yang kita rasakan akan sedikit berkurang, memang rasanya akan sulit untuk berfikir positif ketika kita sedang tertimpa masalah, namun perlu di ingat, dengan cara kita berfikir positif kita mampu mengambil hikmah dan pelajaran dari masalah yang sedang kita alami, dan tentunya kita bisa tetap tenang dalam menghadapi masalah yang muncul, dan mencari solusi yang tepat dalam menyelesaikan permasalahan yang kita hadapi.


Begitulah kehidupan yang selalu dijalani oleh Jeny, sedari kecil iya selalu saja di timpa berbagai macam masalah, dari mulai kehilangan kedua orang tuanya, bahkan yang paling menyakitkan baginya adalah kehilangan harga diri dan kehormatannya, namun semua itu tidak membuatnya patah semangat, iya berusaha untuk menjadi seorang wanita yang kuat dan pantang menyerah, bahkan iya berani mengambil keputusan yang begitu sulit untuk iya lakukan, keputusan yang seharusnya tak patut untuk iya terima, yaitu dengan menikahi orang yang sudah merusak hidupnya, merampas kehormatannya, bahkan sampai menghamilinya, tampa ada rasa iba ataupun rasa nggak tega, tapi bukan Jeny namanya jika iya tidak bisa menyelesaikan masalahnya tampa masalah.


Kenyataan yang iya hadapi saat ini, tak ada yang bisa mengira, iya hidup bersama laki laki yang dulu sangat iya benci bahkan melebihi apapun, namun takdir hidup berkata lain, dulu yang iya benci kini menjadi sosok laki laki yang paling iya sayang melebihi apapun, bagaimana tidak, laki laki ini adalah laki laki yang selalu membuatnya merasa nyaman tenang dan sangat dimengerti sebagai seorang istri, apa yang tak bisa suaminya lakukan untuk kebahagiaannya, siapa yang bisa mengira, dengan siapa, sama siapa kita akan hidup bahagia, jangan pernah berhenti untuk terus menyemangati diri sendiri, selagi itu untuk mencapai kebahagiaan.


>>>>>>>>>>>>>


Tak terasa, seiring berjalannya waktu, Sudah hampir 5 tahun aku menjalani hubungan pernikahan dengan Topan, Aku tak pernah sekalipun merasa kecewa, sedih atau apalah, aku selalu bahagia menjalani hubungan ini, namun tak pernah aku menyangka ternyata masalah baru datang menghampiri ku. Tampa sengaja ketika aku membersihkan kamar, tiba tiba Hp nya Topan berbunyi, tadinya aku ingin mengatakannya pada Topan, tapi suamiku lagi mandi, jadi biarkan saja pikirku, tapi aku penasaran takut kalau ada pesan penting, "biar aku lihat saja, siapa tahu penting, karena biasanya suamiku kalau lagi dikamar mandi kadang suka lama. aku mengambil dan melihat pesan yang masuk di Hp nya Topan. di situ tertulis nama perempuan bernama Nela.


Jujur aku nggak tau siapa itu Nela, tapi aku semakin penasaran, akhirnya kubuka pesannya, jantung semakin berdebar, ini siapa yang bernama Nela ini, kenapa iya pagi pagi sudah mengirim pesan pada suamiku, selama ini aku tak pernah melihat yang janggal dari suamiku, tanda tanda perselingkuhan, atau apalah, karena suamiku selalu bersikap seperti biasa, tak ada yang mencurigakan darinya, cepat cepat ku hilangkan perasaan gila itu, tapi kenyataan yang ku hadapi saat ini, membuatku merasa kekecewaan yang luar biasa, pesan yang masuk hp suamiku berisi kata kata yang membuatku hatiku tercabik cabik.


"Sayang, kamu kapan pulang ?" aku kangen sama kamu, lagian anak kamu ini udah rewel kangen papanya..!


Deg,,,nafasku serasa sesak, siapa wanita ini, kenapa iya beraninya memanggil suamiku dengan sebutan sayang,,,?" Aku tak dapat membendung perasaanku saat itu, hatiku hancur berkeping, seperti pecahan kaca Mobil yang habis tabrakan, kakiku menjadi lemas, aku sangat terluka, mengetahui kebenaran yang sangat menyakitkan ini, aku tau kehidupan rumah tangga memang nggak selalu berjalan mulus sesuai dengan yang aku harapkan, tapi paling tidak bukan kerikil yang seperti ini yang ingin aku terima, tak ada wanita di dunia ini yang mau untuk di selingkuhi, apalagi oleh suaminya sendiri, rasanya jauh lebih sakit jika suami yang dulu berjanji setia seumur hidup, tau tau selingkuh dengan wanita lain. Air mataku jatuh tampa bisa ku tahan, aku menangis sejadi jadinya, tapi aku tak menyadari kalau di belakangku ada dua buah hatiku yang sedang memperhatikan aku.


"Maaa, mama kenapa nangis ?" Apa mama sakit ?" Tanya anak laki laki ku si Coko. Coko mendekatiku dan menghapus air mataku, aku sangat tersentuh melihat apa yang dilakukan oleh anak lelaki Ku.


"Nggak apa apa sayang, mama Nggak apa apa kok, Tadi mata mama kemasukan debu, saat membersihkan kamar"  Jawabku pada si Coko, Aku tak mungkin mengatakannya pada anakku, lagian masih terlalu kecil dia harus memahami permasalahan orang dewasa. aku meletakkan Hp suamiku di tempat semula, aku mencoba untuk lebih tenang, karena aku nggak bisa langsung percaya, hanya dengan membaca pesan singkat seperti itu.


Batinku berkata,"Sabar Jeny, jangan mudah berfikiran Negatif Dulu, siapa tau itu hanya pesan iseng, dari teman teman suamiku. "Yah, sekedar mengenakkan hatiku, aku mencoba untuk bersikap biasa saja, seolah aku tak mengetahui apa yang terjadi pada suamiku.


"Eh, anak papa kok ada di sini, lagi ngapain,,,?" Rupanya suamiku sudah selesai mandi, aku juga baru menyadari kalau iya ada di belakangku.


"Paa, tadi mama nanis !" kudengar anak perempuanku mengatakan pada papanya kalau aku menangis.


"Mama nangis ya, kenapa ?'' Topan mendekatiku, sambil menghadapkan mukanya padaku.

__ADS_1


"Nggak, tadi cuma kemasukan debu, pas aku lagi membersihkan kolong lemari. jawabku dengan nada datar.


"Oooo, aku kira tadi kamu beneran nangis, oh ya nanti aku mau ke surabaya, ada urusan penting.


"Iya, jawabku singkat, aku tak mau iya curiga dengan tingkahku, aku sudah menyiapkan pakaian gantinya, biar dia nggak repot repot mencari di lemari. Sebenarnya hatiku sakit sekali ketika melihat wajahnya, aku nggak nyangka, kalau dia bisa berbuat sebodoh itu.


"Eh, ini anak mama, kita keluar yuk, kan papa mau ganti baju. Jeny mengajak anak anaknya untuk keluar kamar.


"Tenapa teluar ma,,?" Tatut papa alu ya, talau teliatan ladi patal tolol. Protes anak perempuanku, yang emang bahasanya agak sedikit telolet, tapi iya paling dekat sama papanya, beda sama anak laki lakiku, walaupun iya sedikit nakal, tapi iya paling perhatian sama aku.


"Ya iyalah, papa malu, "malu nanti keliatan burungnya, hahaha, Coko ketawa sambil lari keluar.


Aku mau ketawa mendengar ucapan si Coko barusan, masak iya kepikiran soal burung papanya, ada ada aja si Coko.


"Eh, Coko apa apaan sih, kok ngomongnya gitu ?'' nggak baik ! Tegurku pada si Coko.


Jeny ketawa mendengar pertanyaannya si Ciki.


''Kan, Ciki perempuan, nggak Ada burung sayang, adanya kupu kupu.


jawabku sedikit konyol.


Topan ikut ketawa mendengar pertanyaannya Ciki, Topan nggak sadar kalau Jeny sangat kecewa padanya, Jeny memang pandai dalam menyimpan perasaannya, sekalipun iya begitu sakit. "


Setelah mengantarkan anak anaknya keluar kamar, Jeny kembali lagi ke kamar nya, iya melihat suaminya sudah berpakaian rapi.


"Sayang, sini dulu bantu aku masukkan kancing ini, sulit banget. Topan meminta istrinya membantunya memasangkan kancing lengan bajunya.


Aku memasangkan kancing itu, tapi aku tak mengeluarkan suara sedikitpun. Setelah terpasang, kemudian aku mengambil handuk yang dipakainya tadi, berniat untuk menjemurnya.

__ADS_1


"Sayang, tunggu dulu jangan pergi dulu, tolong kamu siapkan beberapa helai pakaian yang akan aku bawa''.


lagi lagi iya meminta aku untuk membantunya. aku masih tetap diam tapi aku lakukan apa yang iya pinta.


Kuambil Kan beberapa helai pakaiannya, beserta perlengkapannya yang lain, setelah semua selesai, aku berniat langsung keluar, tapi iya menarik tanganku.


"Oups, jangan keluar dulu, dia menarik pinggangku dan seperti biasa iya selalu menciumiku sesuka hatinya, kalau iya mau pergi, entah tak terhitung berapa jumlahnya, aku pun tak tau, jujur hatiku sakit saat dia menciumiku, karena di situ aku teringat, mungkin begini juga yang iya lakukan pada wanita itu, ingin rasanya aku memukulnya, tapi tidak untuk saat ini, sabar Jeny sabar Jeny, aku mencoba tuk menenangkan hatiku, walau kenyataanya begitu sulit, mana ada wanita yang mau suaminya selingkuh.


"Sayang, kamu kenapa ?" dari tadi aku perhatikan kamu kok diam saja." Rupanya Topan memperhatikan tingkahku yang sedikit aneh menurutnya.


"Nggak ada apa apa, sarapan kamu udah aku siapkan di meja. jawabku datar.


"Ya udah deh kalau gitu, Topan beranjak menuju meja makan buat sarapan, setelah iya selesai sarapan, Topan Pun berpamitan pada istri dan anak anaknya.


"Sayang, papa kerja dulu ya, ingat kalian jangan nakal, kasian mama kalau kalian nakal, hmmm, jagain mama juga ya Coko, Ciki. ingat pesan papa !" Topan mengingatkan anak anaknya untuk tidak nakal.


Jeny males mendengar ucapannya Topan, dan Topan pun mencium anak anaknya, terakhir mencium istrinya.


"Topan, Topan, kamu sangat pandai bersandi wara, awas saja kalau yang tadi itu emang beneran, ku pastikan kamu akan menyesal seumur hidup kamu !" Aku memang Kecewa saat ini, tapi Kekecewaan yang tak perlu ku perlihat kan padanya, biar semua terbukti dengan kebenarannya nanti, batin Jeny.


Next,,,


Masalah apa lagi yang muncul di kehidupan Jeny, harus berapa banyak lagi masalah yang harus iya hadapi, sabar ya Jeny, Allah tidak akan memberi cobaan diluar batas kemampuan umatnya.


Suatu saat semuanya akan berbalik, yang menyakiti maka akan tersakiti, yang mengkhianati maka akan di khianati, yang melukai maka akan dilukai. Semoga apa yang dirasakan oleh Jeny saat ini tidak lah benar, selau berfikir positif agar masalah dalam hidup lebih terasa ringan.


"Oh ya para kesayangan aku, jangan lupa ya, untuk selalu memberikan semangat buat karya receh ku ini, dengan memberikan Like, Vote dan komennya, aku sangat berterimakasih atas kebaikan yang kalian berikan padaku, semoga saja setiap kebaikan yang kalian berikan, akan Allah ganti dengan beribu ribu kebaikan lagi.


aku menyayangi kalian....ILOVEYOUFULL...

__ADS_1


__ADS_2