
Topan POV
Aku ketawa melihat ekspresi wajah istriku yang keliatan sangat geram mendengar jawaban ku barusan. keliatan sekali dari wajah istri cantik ku kalau iya tak rela menjadi nomor dua. Hahaha aku ketawa sendiri dalam hatiku, ketika melihatnya sangat kesal padaku, betapa aku bahagia melihatnya saat ini, aku rela kok, kalau iya ingin memarahiku, dari pada aku di diamkan seperti yang aku alami akhir akhir ini.
Aku tau, nggak ada wanita yang mau kalau jadi nomor dua, semuanya pengen jadi nomor satu, padahal jelas jelas udah jadi istri kedua, masih juga mau jadi nomor satu, kadang sulit memang untuk memahami hati seorang wanita, butuh ketelatenan untuk memahaminya. Emang dasar akunya saja yang bodoh.
Selama ini, aku hanya bisa melihat senyum di bibirnya, tampa kutahu bagaimana dalam hatinya, kadang aku sempat berfikir apa aku terlalu apatis, hingga aku tak tau apa yang iya rasakan, mungkin memang benar, ternyata tak semua wanita bisa menunjukkan kekesalannya pada setiap pasangan, kadang mereka lebih memilih tuk diam, dan itu lebih baik.
>>>>>>>>>>>>
"Perasaan baru beberapa detik yang lalu, kamu meminta maaf padaku pan, kok sekarang kamu udah mulai lagi mau bikin aku kecewa, kenapa sih kamu sepertinya seneng banget buat aku kecewa,,,?
"Nggak kok sayang, aku cuma becanda doang, kamu kok sekarang gampang sensi gitu sama aku,,,? Jawab Topan pada Jeny yang lagi keliatan kesal padanya.
"Siapa yang sensi, kamu nya aja yang suka sekali buat aku kecewa,,,,!! Jawab Jeny
"Ya kan tadi aku udah minta maaf sama kamu, nggak apa deh aku minta maaf lagi ya ,,,?" Topan cengar cengir menghadap Jeny, meminta maaf tuk yang kedua kalinya.
Jeny beranjak dari duduknya, dan membawa piring kotor untuk di cuci, iya sepertinya males mendengar ucapan Topan barusan, seolah udah basi mendengar kata maaf dari Topan.
"Cepetan kamu siap siap, kita jadi kan kerumahnya mama buat jemput anak anak,,,? Tanya Jeny.
"Iya, tapi bentar lagi ya, masih pagi banget kalau kita ke sana sekarang, mungkin mereka masih tidur sayang." Jawab Topan.
"Katanya tadi habis sarapan kita langsung ke sana, kok berubah lagi sih pan,,,? Jeny heran, kenapa rencana awal berubah, dasar nggak jelas, batin Jeny.
"Iya, cuma aku pikir kita terlalu pagi aja buat jemput anak anak, mendingan kita jalan aja dulu yuk,,,?" Udah lama banget kita nggak jalan berdua." Sepertinya Topan merencanakan sesuatu buat istrinya.
"Nggak Pan aku nggak mau, aku udah kangen banget sama anak anak, aku pengen ketemu mereka sekarang, kalau kamu nggak mau ya udah aku sendiri yang akan jemput mereka."
Jeny menolak ajakan dari Topan, iya nggak mau terlena lagi akan rayuan dan bujukan Topan, sekarang nggak akan gampang lagi Topan untuk meluluhkan hatinya, sudah cukup bertahun tahun Topan membuatnya jadi wanita bodoh yang tak tau apa apa, hingga iya tak menyadari kalau selama bertahun tahun iya dimadu.
"Ya sudah kalau kamu emang nggak mau, berarti kita sekarang kerumah mama aja, aku siap siap dulu."
Topan akhirnya mengalah, itu lebih baik dari pada membuat si cantik istrinya kesal dan marah, lebih baik mengalah karena itu demi kebaikannya dan Jeny.
__ADS_1
''Bagus deh, itu lebih baik." Jawab Jeny singkat.
>>>>>>>>>>>>>
Setelah bersiap siap, Topan dan Jeny pun berangkat menuju rumah mama Asih, hanya butuh beberapa menit, mereka berdua pun sampai kerumah mamanya. Ternyata sesuai dengan apa yang Jeny pikirkan, anak anaknya sudah bangun, sudah mandi dan sudah rapi + wangi. Jeny sangat senang sekali melihat anak anaknya yang kelihatan segar dan wangi,,,,
"Sayaaang,,,,,,Kalian udah mandi ya,,,? Hmmmm harum sekali anak anak mama, pasti tadi oma yang mandikan,,? Jeny mencium kedua anak anaknya.
"Iya ma, tadi iki udah mandi cama atak, di mandiin cama oma,,," Jawab Ciki, yang lebih dulu menjawab pertanyaan mamanya.
"Kok papa nggak di cium,,,? Topan jongkok di hadapan anak anaknya minta dicium juga sama kedua anaknya.
"Iya pa," Kedua anak anaknya menjawab serentak mendengar papanya beriba hati. padahal papa mereka hanya berpura pura sedih, karena di cuekin.
"Ummmpp muach muach,,,Anak papa harum harum semua ya, kalian udah mandi ya, pantesan aja anak papa Coko ganteng kayak papa, dan Ciki cantik kayak mama,,," hehehe...
"Udah ya pa, kami mau main dulu sama teman teman di depan." Coko dan Ciki pamit karena mereka mau main bersama teman teman mereka, yang tak lain adalah anak anak dari tetangga rumahnya Oma.
"Oke deh, tapi mainnya jangan jauh jauh ya, mainnya di depan aja. " Jeny berpesan pada anak anaknya.
>>>>>>>>>>>>
Setelah anak anak bermain keluar, Topan dan Jeny menghampiri mama Asih yang lagi sibuk ngeberesin bekas main cucu cucunya. Topan berniat menceritakan semuanya, tentang apa yang sebenarnya terjadi antaranya dan Jeny dalam beberapa bulan terakhir ini, karena mama Asih sama sekali tak tau, karena memang baik Jeny ataupun Topan, belum ada yang menceritakan permasalahan yang mereka hadapi.
"Maaa,,,,Jeny mendekati mama mertuanya yang sekaligus tantenya sendiri.
"Biar Jeny aja yang ngeberesin ini, mama duduk aja, mama pasti capek banget ya, ngurus anak anak Jeny, pasti mereka suka ngerepotin mama ya,,?'' Tanya Jeny pada mama mertuanya, iya langsung membereskan semua mainan yang barusan di berantakin anak anaknya yang habis bermain tadi.
"Nggak sayang, mama senang banget mereka ada disini, kan mama nggak sendirian lagi, karena di temanin sama mereka, lagian mereka nggak terlalu ngerepotin mama kok, lagian kalau direpotin juga nggak apa apa sayang, kan mereka cucu oma sendiri, kamu nggak usah khawatir gitu dong, mereka anak anak yang baik kok sayang, kan nurun kamu nggak banyak tingkah, kalau nurun Topan bisa jadi mereka nakal kayak Topan."
Tante Asih tersenyum menghadap Jeny menantu kesayangannya.
"Loh, kok mama ngomongnya gitu, " Topan Nyeletuk karena dibilang nakal sama mama Asih.
Sementara mama Asih hanya ketawa mendengar Topan Protes karena nggak terima dibilang nakal.
__ADS_1
"Kalau Topan nggak nakal mah, nggak mungkin mama punya cucu ganteng dan cantik kayak mereka.
"Alah, itu akal akalan kamu aja, lagian mereka pada nurun mamanya nggak banyak tingkah. " Jawab mama Asih pada Topan, sementara Jeny hanya diam saja mendengar anak dan ibu yang lagi berdebat soal anak anaknya.
"Jen, kamu kenapa mama perhatikan dalam beberapa hari ini, sepertinya kamu kurang sehat, kayak lemes gitu, ,kamu sakit ya,,,? Tanya mama Asih pada menantunya, rupanya mama Asih diam diam memperhatikan menantunya, yang kelihatannya kurang bersemangat, kayak lagi ada sesuatu yang disembunyikan.
"Aku nggak apa apa mah, cuma emang dalam beberapa hari terakhir ini, emang lagi kurang enak badan, tapi sekarang udah agak mendingan mah." Jawab Jeny pada mama mertuanya.
"Mah, ada yang Topan mau ceritain sama mama." Topan memotong pembicaraan antara Jeny dan mamanya.
"Soal apa Pan,,?" Penting nggak,,,? Tanya mama Asih yang kelihatan antara mau dan nggak mau, untuk mendengar cerita dari Topan anaknya, soalnya dia lebih tertarik berbicara pada menantunya ketimbang anaknya.
"Penting banget mah, bahkan sangat penting,,,!" Jawab Topan dengan nada agak sedikit serius.
''Ya udah tinggal kamu cerita aja, mama dengerin kok." Mama Asih masih kelihatan nggak serius dengan jawabannya.
"Mah, aku serius mah..!" Pinta Topan pada mamanya.
Jeny heran, sebenarnya apa yang akan diceritakan Topan pada mamanya, sampai seserius itu, kalau emang Topan mau cerita masalah yang terjadi antara, Topan dia dan Nela, maka iya berniat untuk mempertegas kelanjutannya.
"Loh, emang mama apa nggak kelihatan serius ini,,,,? Mama Asih mendelik matanya menghadap kearah Topan. seakan iya menunjukkan keseriusannya. dan akhirnya Topan mulai menceritakan uneg uneg yang ada di kepalanya. Dia nggak mau lagi menyimpan terlalu lama di otaknya, iya ingin mamanya tau apa yang terjadi padanya Jeny dan Nela.
"Mah, sebenarnya ada rahasia yang udah lama ingin Topan ceritain sama mama, dan mama harus tau, masalah yang terjadi antara Topan Jeny dan,,,,?
"Papaaaaaaaaa,,,,,,kedua anaknya masuk, dan langsung menerkam papanya....
Next,,,,
Assalamualaikum semuanya, gimana dengan puasa kalian, aku doakan semoga puasa kalian lancar, badannya sehat, ibadahnya semangat, bagi yang menjalankan,,,
Emmmm,,,,,maaf banget ya, karena aku udah bikin kalian kecewa, karena selama bulan puasa ini, aku agak lama UP nya, maklumin aja ya, namanya juga puasa hehehe,,,
Aku nggak janji untuk setiap hari UP, tapi aku usahakan, kalau ada waktu aku pasti akan Up deh buat nyenengin hati kalian, tapi harus imbang dong, kalian juga harus nyenengin hati aku hehehe...
Tentu saja untuk selalu memberikan semangat buat aku. Apalagi kalau bukan like vote dan komennya, syukur syukur sekalian ratenya juga.. kwkkwkwk
__ADS_1
"Jadi selawe 25 kalau kata orang jambi, kalian senang aku juga senang." Dan makasih banget buat yang udah mampir disini, semoga kalian sukses selalu, aku menyayangi kalian semuanya.