
"Sayang, kamu udah tidur ?" Topan bertanya pada istrinya sambil menyelimuti tubuh istrinya dengan selimut, Topan sangat kasian melihat keadaan istrinya yang kelihatan sangat lemah dan kurang bersemangat, iya berharap semoga istrinya cepat sehat dan kembali seperti biasanya. Topan tau apa yang dirasakan oleh istrinya, tapi Topan hanya bisa berharap semoga masalah yang terjadi antara iya, Nela dan istrinya cepat selesai, iya nggak mau berlarut larut membuat istrinya semakin terpuruk karena ulahnya yang emang salah, tak ada yang bisa membenarkan apa yang sudah Topan lakukan, hanya saja Topan nggak bisa berterus terang dengan apa yang sudah terjadi antara iya dan Nela.
Tapi, apa yang Topan sembunyikan dari istrinya akhirnya terbongkar juga, benar kata pepatah, "Sepandai pandai orang menyimpan bangkai, suatu saat pasti akan tercium juga".
Sebenarnya apa yang Topan lakukan, bukanlah kesalahan yang disengaja, namun apapun bentuknya, pasti nggak ada yang percaya, jika iya menceritakan yang sebenarnya, Topan bingung bagaimana iya akan menjelaskan yang sebenarnya pada istrinya siapakah Nela perempuan yang bersamanya itu.
>>>>>>>>>>>>>>>
Sepertinya keadaan Jeny sudah mulai membaik, setelah beberapa hari pulang dari rumah sakit, Topan sangat telaten menjaga istrinya, hingga Jeny merasa sangat bingung harus bersikap seperti apa pada suaminya, satu sisi Topan sudah menghancurkan hati dan perasaannya, dan disisi lain Topan sangat perhatian, peduli, dan sangat menyayanginya, bahkan iya tau jika selama iya sakit, Topan sudah rela meninggalkan pekerjaannya, demi menjaga iya dan anak anaknya, Topan nggak pernah mengeluh dengan keadaan Jeny yang nggak terlalu memperdulikannya, malahan iya semakin menunjukkan rasa cinta dan sayangnya pada Jeny, tak ada kata yang bisa di ucapkan Jeny saat ini, iya hanya bisa memandang dan merasakan setiap saat perhatian yang dilakukan Topan untuknya.
Sebenarnya tak tahan rasanya iya ingin menceritakan apa yang terjadi antara dia dan Topan pada mamanya, tapi iya berfikir, seandainya jika diceritakan pada mama mertuanya, bukannya menyelesaikan masalah, malah nantinya iya yang akan nggak tahan jika melihat mama mertuanya sekaligus tante yang sangat iya sayangi, jadi kepikiran dan bisa menyebabkan sakit, makanya iya hanya bisa menahannya didalam hati saja, biarlah iya sendiri yang merasakan sakit ini pikirnya. Saat sedang tertimpa masalah seperti ini, maka hanya satu orang yang bisa memberikan solusi untuknya dalam menyelesaikan masalah nya, iya adalah sahabat terbaiknya yang selalu dapat ide untuk menyelesaikan apapun masalah yang di alami oleh Jeny. Tapi iya nggak tau kabar sahabatnya saat ini, terakhir iya ketemu sahabatnya itu, waktu umur anak anaknya berusia lima bulan , sampai saat ini iya nggak tau lagi kabar sahabatnya itu. "Apakah sahabatnya itu masih sendiri, atau sudah menikah, iya sama sekali nggak tau, karena iya nggak pernah menelpon ataupun di telpon oleh sahabatnya itu. Tapi jika sahabatnya sudah menikah, nggak mungkin iya nggak di beritahu oleh Deril, karena Deril udah janji, jika iya menikah maka Jeny adalah orang yang pertama kali iya undang, makanya iya nggak yakin jika sahabatnya itu belum menikah.
__ADS_1
Deril deril, Lo kemana sih sama sekali nggak pernah ngontakin gue, padahal gue sangat membutuhkan saran dan ide dari lo saat ini, gue sangat membutuhkan lo Ril. Jeny bertanya tanya dalam hatinya tentang keadaan dan kabar sahabatnya itu.
>>>>>>>>>>>
Topan berniat untuk meminta izin pada istrinya, kalau iya akan pergi melihat keadaan bisnisnya yang sudah beberapa hari tak iya kunjungi, apalagi saat ini pikirannya lagi sedang nggak karuan, karena galau memikirkan bagaimana cara menyelesaikan permasalahannya.
"Sayang, aku mau minta izin sama kamu, kalau hari ini aku mau berangkat, melihat usaha pertenakan kita, udah lama tak aku kunjungi, takutnya nanti terjadi sesuatu yang akan merugikan kita, makanya aku meu ngecek ke sana dulu, kamu nggak apa kan jika aku tinggalin beberapa hari, karena selain ke sana, aku juga mau ngecek juga bisnis kafe dan rumah makan kita yang ada di jogja, nanti aku minta mama untuk ngejagain kamu dan anak anak di sini ya". Topan memeluk istrinya yang lagi berdiri di dekat jendela kamar, kebetulan anak anak mereka lagi bermain di rumah omanya.
Jawab Jeny tampa menoleh pada suaminya.
"Sayang, kamu kok ngomongnya gitu, kamu nggak perduli lagi ya sama aku ?. Tanya Topan yang heran dengan jawaban istrinya yang seolah nggak perduli dan nggak mau tau lagi dengan dirinya, Topan merasa nggak enak hati dengan ucapan istrinya itu.
__ADS_1
Topan menatap istrinya, dengan tatapan yang kurang semangat, karena mendengar ucapan istrinya yang seakan menghentikan detak jantungnya, padahal iya melakukan semuanya, demi kebahagiaan istri dan anak anaknya. Sedih juga rasanya, tapi apa mau di kata. pikirnya.
"Bukannya kamu sekarang sudah ada yang lebih menyayangi dirimu, lebih perhatian, lebih segala gala nya dari pada Aku ?'' Jawab Jeny datar, namun penuh arti.
'Sudahlah sayang, kamu nggak boleh berpikiran macam macam lagi, aku nggak mau kamu sakit gara gara mikirin urusan yang nggak penting itu, asal kamu tau sayang, nggak ada yang lebih pantas untuk menduduki singgasana di hatiku ini selain diri kamu". Jawab Topan demi mengenakkan hatinya, kalau bukan karena cinta dan sayang nya pada Jeny, pasti iya akan membuat istrinya tak bisa bicara lagi, tapi rasa cinta dan sayangnya pada Jeny, seolah sudah memenuhi setiap rongga pernafasannya, maka iya hanya bisa diam saja saat istrinya berkata menusuk pada dirinya.
"Aku nggak butuh kata itu lagi pan, karena kata itu bukan hanya untukku, tapi juga untuk wanita itu, wanita yang sudah membuatku merasa bodoh di hadapanmu. Yah, bodoh karena terlalu mempercayaimu''. Jawab Jeny lagi pada suaminya.
Topan merasa sangat terpukul mendengar ucapan yang barusan di ucap kan oleh istrinya, iya nggak menyangka ucapan yang di ucapkan oleh Jeny begitu menusuk, hingga iya tak bisa berkata apa apa lagi, karena tak ada cara lagi untuk membujuk istrinya saat ini, selain diam dan merenungi kesalahan yang telah iya perbuat.
Next,,,,
__ADS_1
Maaf aku telat terus Up nya, karena ada kesibukan di dunia nyata yang emang nggak bisa untuk ditinggalkan. Tapi kalian semua nggak usah khawatir, Aku akan selalu up, walaupun agak telat telat, tapi harus imbang dong, 🤭🤭🤭Jangan lupa juga untuk selalu like, vote dan Komen nya, karena sangat tak berarti karya receh ku ini, tampa dukungan dari kalian semua nya, Aku makasih banget pada kalian semua yang sudah sudi mampir di sini, aku menyayangi kalian semua. 😘😘😘😘