Ku Menerimamu Apa Adanya

Ku Menerimamu Apa Adanya
Persiapan Topan Pulang Kerumah


__ADS_3

Setelah Topan merasakan tubuhnya sudah agak baikan, iya sudah tidak sabar lagi ingin cepat cepat pulang kerumah, karena iya merasa sudah tidak sanggup lagi menahan rindu akan suasana rumahnya, apalagi mengingat orang yang iya sayangi, sudah lama sekali tidak iya kasihi, dan juga orang yang begitu iya cintai dan iya sayangi yaitu mamanya.


Iya merasa sudah lama sekali tidak merasakan masakan mamanya, walaupun kadang iya merasa banyak sekali berbuat salah pada mamanya, namun kasih sayang pada mamanya, tidak akan berubah, walaupun iya selalu membuat mamanya sedih dan kecewa.


Tak ada yang paling iya sayangi di dunia ini, selain dua wanita yang sudah banyak mengajari arti kasih sayang yang sesungguhnya dalam hidupnya, apalagi dua wanita tersebut sudah banyak sekali menanggung beban derita yang iya buat selama ini, terutama Jeny.


Sekarang yang ada di dalam pikirannya Topan, adalah ingin melakukan yang terbaik untuk dua orang yang sangat iya sayangi itu, iya sebenarnya juga menyayangi papanya, tapi karena begitu banyak kesalahan yang papa lakukan pada mamanya, jadi iya harus merelakan papanya mendekam di dalam penjara, walaupun sesungguhnya hatinya sangat tidak tega.


Mama nya selalu memberikan yang terbaik untuk dirinya, entah dalam segi apapun, begitu banyak pengorbanan yang dilakukan mamanya untuk dirinya, Topan sudah menyadari akan kesalahan nya selama ini, iya berjanji dalam hatinya, kalau iya akan merubah tingkah dan perilakunya yang bejad selama ini.


Ia ingin  berubah untuk menjadi lebih baik lagi, dan iya juga bertekad dalam hatinya, bahwa iya akan selalu menyayangi dan mencintai dua wanita yang sangat berarti tersebut dalam hidupnya.


Entah mengapa, perasaan ini, muncul ketika iya baru menyadari kalau dua wanita ini, begitu menyayanginya, selama ini iya pikir, dua wanita ini, hanyalah orang orang yang selalu membuat hidupnya jadi ribet, ternyata perasaan itu salah. Dan dua wanita tersebut yang tak lain adalah Mamanya dan juga Jeny.


Pagi ini memang benar benar pagi yang sangat Cerah, secerah hati Topan yang bersemangat ingin pulang kerumahnya, badannya sudah terasa sangat sehat, dan iya tak merasakan sedikitpun rasa sakit di dalam tubuhnya, mungkin ini adalah pengaruh dari pikiran dan hatinya, semenjak iya sadar, iya merasa sangat bahagia, karena dua wanita ini, selalu ada untuk menjaga dan merawatnya, makanya itu sangat mempengaruhi dan mempercepat kesembuhannya.


Ketika Topan sedang asik menatap suasana diluar dari jendela ruangannya, tampa iya sadari kalau ada dua wanita yang memperhatikannya dari belakang. ketika iya membalikkan badannya, iya kaget sekali, ketika melihat dua wanita tersebut tersenyum menghadap kearahnya.


"Hay sayang,,,," lagi ngapain kamu sayang,,,?"


Tanya tante Asih pada anaknya,,,


"Eh mama,,,,"Sejak kapan mama dan Jeny ada di sini, kok aku nggak nyadar sih, kalian ada di sini,,,?


"Sejak kapan kalian ada di sini,,,?" Berulang ulang Topan bertanya...


Topan masih heran, kok nggak tau kalau mereka sudah ada berarti iya sudah lama berdiri di hadapan Jendela.


"Sudah sejak tadi pan,,,!" Kamu aja yang nggak nyadar kalau aku sama tante Asih dari tadi udah disini, memperhatikan kamu.


"kamu lagi melamun apa sih,,,?"


Tanya Jeny pada Topan yang lagi bengong menghadapnya.

__ADS_1


"Iya nak,,,"timpal mamanya.


"Sayang, kata Dokter hari ini kamu udah boleh pulang, tadi mama dari ruangan nya Dokter, untuk menanyakan langsung tentang kondisi kamu saat ini, dan dokter bilang kalau kamu sudah boleh pulang, karena sekarang kondisi kamu sudah sangat makin membaik,,,!"  Jelas Tante Asih pada anaknya.


Jeny hanya tersenyum menatap wajah nya Topan, yang sudah mulai tampak cerah, dan nggak pucet lagi.


"Alhamdulillah ya ma, aku sekarang sudah boleh pulang, "aku emang udah nggak betah lagi mah disini, aku pengen cepat cepat pulang, biar aku bisa sama kalian lagi, aku kangen banget sama rumah.


"Kangen rumah, apa kangen sama yang itu tu ....?" Ehem ehem,,,,


Tiba tiba terdengar suara wanita dari belakang pintu, tak lama sosok wanita yang ehem ehem tadi, masuk kedalam, eh rupanya suara itu adalah suaranya Deril, dan sontak saja mereka semua nya tertawa, karena memang mereka sudah sangat mengenal yang namanya Deril, mengingat Deril adalah sahabatnya Jeny dari kecil, dan sangat sering sekali berada di rumahnya tante Asih, makanya opan nggak sing lagi pada Deril, walaupun iya nggak terlalu akrab sama deril, tapi paling tidak iya sudah sangat mengenal Deril.


"Tante tau kok, apa yang kamu maksud Ril, jawab tante Asih..."


"Oooo, tante tau ya,,,?" Coba tebak siapa,,,?


Tanya Deril pada tante Asih..


"Itu tu tu, yang ada di sana di dekatnya Topan,,,!"


 Topan Heran dengan gaya mamanya dan tingkah mamanya..


"Apa mama sudah tau ya, tentang hubungannya dengan Jeny...?"


Topan bertanya tanya dalam hatinya.


"Ma...!" Apa mama udah tau tentang aku sama Jeny,,,?


Tanya Topan dengan nada agak sedikit serius...


"Kenapa sayang,,,?"


"Kamu kira mama belum tau ya,,,?"

__ADS_1


"Mama udah tau sayang, dan mama nggak akan malarang, apa lagi menghalangi hubungan kamu sama Jeny, "yaaah ,,,"walaupun mama agak sedikit kecewa dengan cara kamu mendapatkan Jeny, tapi mau gimana lagi, nasi sudah jadi bubur, dan takkan pernah kembali tuk jadi nasi lagi.


"Mama akan merestui hubungan kalian, dan mama akan segera dan mempercepat pernikahan kalian, biar mama nggak khawatir lagi dengan keadaan kalian berdua.


"Benarkah ma,,,?" Tanya Topan.


''Iya sayang, mama nggak mau, nanti cucu mama ini terlalu lama berjauhan dari papanya.


"Cie cie cie,,,, yang mau berumah tangga....


Ledek Deril pada sahabatnya.


"Dan sekarang ayo kita siap siap balik kerumah,,,,


Tante Asih mengajak Topan untuk segera bersiap siap pulang kerumah.


"Emmm, Tante, Jeny mau urus Administrasinya Dulu ya, tante sementara sama Topan dan juga Deril tunggu sini ya...!


Kata Jeny pada Tantenya, dan Topan hanya diam saja.


"Iya sayang, gih sana kamu urus dulu, habis itu baru kita pulang, kami menunggu di sini.


''iya tante.. kemudian Jeny keluar menuju ruang Administrasi, setelah iya melunasi semua biayanya, kemudian iya kembali lagi keruangan nya Topan, dan di ruangan nya Topan, ternyata ada dokter yang lagi memeriksakan kondisi Topan.


"Alhamdulillah ya, atas izin Allah, sekarang Topan sudah kembali sembuh seperti biasanya, dan Semoga Topan akan selalu sehat dan baik baik saja, sekarang Topan sudah boleh pulang kerumah.


" Jangan lupa untuk rutin kontrol kesehatan ya Pak Topan... dan juga obatnya diminum ya, sesuai petunjuk.


terang dokter tersebut pada Topan.


"Iya Dokter, Insya Allah saya akan ikutin semua sarn pak Dokter.


" Terimakasih Dokter.

__ADS_1


Setelah semuanya siap, merek berempat pun pulang kerumah, tak menunggu beberapa lama, mereka pun sampai dirumahnya tante Asih.


Jeny memapah tubuhnya Topan, sebenarnya sekarang Jeny sudah mulai mau membuka hati untuk Topan, walupun iya memang belum menerima Topan sepenuhnya, tapi paling tidak Iya sudah mulai mau membuka hati untuk Topan.


__ADS_2