
Jeny senang sekali, akhirnya iya bisa terbebas dari topan tadi Malam, rasanya ingin sekali jeny menemui pak RT, untuk mengatakan kalau iya sangat berterima kasih pada pak RT, Karena kedatangan pak RT,
jeny akhirnya terbebas dari kejahatan topan semalam,
Tapi jeny tak bisa melakukan nya, karena bila iya mengatakannya pada Pak RT, maka bukan cuma topan yang kena, tapi jeny dan tante asih tentunya,
maka dari itu, jeny mengurungkan niatnya.
Pagi ini merupakan pagi yang sangat cerah, sehingga tan:aman disekitar rumah jeny sangat segar dan indah.
apalagi bunga Mawar yang baru mekar berwarna putih, sangat indah, dan tak ada rasa bosan tuk menatapnya....
Jeny sangat suka sekali menanam bunga, apalagi bunga mawar, jeny sangat menyukai bunga mawar,
dan juga sangat menyukai aromanya, makanya,
entah berapa macam warna bunga mawar,
di pekarangan rumahnya.
Setelah jeny selesai membersihkan seluruh tanamannya, jeny langsung menuju kearah halaman belakang rumahnya...
Jeny, membersihkan tanaman tanaman yang sudah kering dan layu, mungkin karena sudah lama tak dirawat, kalau dulu jeny sering membersihkan halaman belakang bersama dengan tante asih, disela senggang waktunya tidak bekerja, dan tidak kuliah,
Dihalaman belakang ini, banyak terdapat tanaman buah buahan, seperti jambu, kelengkeng, dan rambutan, ada juga satu pohon mangga...
Dulu tante asih sengaja mengajak jeny menanam pohon buah, di halaman belakang rumah jeny.
karena halaman belakang masih kosong,
sayang kalau dibiarin.
kata tante asih...
flashback....
"Sayang, " kita nanam buah buahan yuk, tante asih mengajak jeny, itu membuat jeny senang sekali, maklum aja anak kecil, kalau diajak main tanah,
suka sekali...
apalagi waktu itu jeny baru berumur 8 tahun,
yaitu setahun setelah kematian mama dan papa nya.
"Ayok, jawab jeny...
kita mau nanam apa tante? " tanya jeny...
"Kita mau nanam bibit buah mangga sayang,
nanti kalo berbuah,
jeny dan mas topan yang panennya...
jeny suka nggak...? " iya tante jeny suka,,,
"Dulu jeny sangat menyayangi topan, karena jeny menganggap topan adalah kakak satu-satunya dan yang paling iya sayangi, karena waktu itu, jeny nggak tau, kalau topan itu pikiran nya jahat...
" Umur topan dan jeny selisih 5 tahunan..
topan tidak pernah mau, berbagi mainan sama jeny, karena topan menganggap tante asih lebih sayang sama jeny dari pada padanya...
makanya topan suka jahat dan jahil pada jeny...
Kadang jeny seringkali nangis, di jahatin topan,
itu kadang bikin tante asih, sering marah pada topan,
karena tante asih sangat iba dan kasihan sama jeny, mengingat jeny tidak punya siapa siapa lagi, di dunia ini, selain iya dan topan anaknya...
"Sayang, "Nanti kalau udah besar dan berbuah,
kita nggak beli lagi, kalau pengen makan buah,
karena kita udah punya sendiri,
kata tante asih pada jeny,
waktu itu jeny masih kecil,
mungkin sekitar umur 8 tahun, tapi jeny mengingat nya.
" jeny senang sekali mendengar ucapan tantenya,
jadi ini namanya pohon apa tante... ?
"Ooooo itu namanya pohon mangga...
dan ini yang tante tanam ini namanya pohon jambu.
" Sayang, "mending kita capek nya sekarang, tapi kalau iya berbuah, kita tinggal petik buahnya, kita bisa makan nya puas, dan juga kita bisa berbagi dengan tetangga sekitar,,,
" Jeny, seneng nggak? "senang banget tante.
tante asih pun mencium pipi jeny,
memang tante asih sangat menyayangi jeny...
Flash on
__ADS_1
Sejak saat itu, jeny suka sekali, Bercocok tanam, walaupun lahannya sedikit, jeny selalu memanfaatkan nya, dengan menanam tanaman yang bermanfaat, seperti sawi, tomat, dan banyak lagi yang lainnya, karena jeny sudah diajarin sama tantenya,
kalau hidup itu nggak boleh malas.
Tante asih memang orang yang sangat rajin, dia nggak pernah mengeluh capek, walaupun iya telah bekerja seharian...
setelah selesai jeny membersihkan halaman belakang, jeny lelah sekali, wajahnya kelihatan banget capeknya, karena sangat terlihat jelas, dari bentuk wajahnya, bahkan jeny berkeringat, dan bajunya sedikit basah oleh keringat nya.
Jeny merasakan kepuasan tersendiri,
saat iya melihat, seluruh pekarangan rumahnya terlihat rapi dan bersih.
apalagi pohon kelengkeng nya sedang berputik,
rasanya nggak tahan lagi, buahnya mateng.
Jeny tersenyum sendiri, karena nggak sia sia,
dihari liburnya bekerja.
Setelah selesai membersihkan pekarangan rumahnya, jeny pun masuk kedalam rumahnya, dia rencananya, mau langsung mandi, dan membersihkan badan nya,
karena udah bau keringat, asem banget...
Jeny merasa seger banget, setelah mandi, dan dia berniat ingin memasak buat makan siang ini,
rencana nya ingin masak sop ayam, tadi dibeli nya di memang tukang sayur, pas dia lagi ngebersihin halaman depan..
👩🍳👩🍳👩🍳👩🍳
"Hmm... harum banget aroma nya,
jeny dengan semangat nya masak sayur sop,
apalagi perutnya udah mulai keroncongan,
setelah masak, jeny langsung makan, dengan lahapnya, karena jeny merasa sangat lapar,
maklum aja, tadi iya bekerja sampe siang, dan cuma sarapan dengan sepotong roti, makanya iya merasa sangat lapar...
Setelah iya selesai makan, jeny nyantai nyantai di
teras depan, iya bertegur sapa dengan tetangga sebelah rumahnya...
"Wah, lagi nyantai neng,
tegur tetangga depan rumah nya,
" Iya buk... baru selesai membersihkan ini,,,
jawab jeny dengan senyum yang ramah sambil menunjukkan hasil kerja nya...
Jeny memang orang yang sangat ramah,
dia tidak pernah sombong, apalagi usil dengan orang,
makanya, iya disukai ibuk ibuk komplek,
dekat rumahnya...
"Neng, sinilah main kerumah ibuk,
bosan kamu sendiri di rumah,
di rumah ada anak ibuk ni,
baru liburan dari kuliahnya...
" Iya buk, kapan kapan, saya main kerumah ibuk...
tolak jeny dengan ramah....
Jeny lagi males banget keluar rumah, dia lagi ingin istirahat aja di rumah, tak lama kemudian, deril menelpon jeny...
"Hello ril, ada apa... ?
" tanya jeny...
"Lo dimana sekarang...?
tanya deril pada jeny.
" Gue di rumah,,,
"emang kenapa...? " tanya jeny.
"Gua mau kerumah lo,,, !
boleh....? " tanya deril.
"Kapan gue, 'nggak nge bolehin lo kerumah gue...?
jeny balik nanya...
" Hehehe...
__ADS_1
"gue becanda jeny....
Jawab deril sambil ketawa cengengesan....
" Gue tungguin ya, Buruan kerumah..!
ajak jeny..
"Iya nyonya...
jawab deril...
tak menunggu beberapa lama,
deril pun datang dengan mobil jazz kesayangan nya...
belum lagi jeny masuk kerumah, deril udah nyampe rumah nya,,,,
" Kok cepat amat datang nya...
batin jeny..
"Hay jeny...
sapa deril...
" Gue heran ril, kok cepat banget lo nyampe nya...?
tanya jeny pada deril...
"Hahaha,, terang aja gue cepat nyampe,
orang tadi gue nelpon, tuh di sana,
Deril menunjuk kesamping rumah jeny,
tempat dia menelpon jeny tadi.
dekat ujung pagar sebelah rumah lo...
Jawab deril cengengesan...
" Oooo,, pantesan aja, cepat nyampe...
kirain tadi lo nelpon gua, lo masih di rumah lo.
jawab jeny...
"Jeny, lo tadi nge bersihin halaman rumah ya....
tanya deril..
" Iya jawab jeny, sumpek gue,
pusing kalau gue lihat sekitar rumah semak...
udah pada gondrong semua ni tanaman....
makanya gue rapi in tadi..
kalau gini kan enak dipandang,
terang jeny...
"Ooooo,,, pantesan bersih banget...
jawab deril....
" Ya udah deh ril, yuk kita masuk..
lebih nyaman di dalam..
nanti gue bikinin minum spesial khusus buat lo...
Mereka berdua pun akhirnya, masuk dalam rumah...
deril duduk di sofa, dan dia membuka tas nya dan ngeluarin kameranya..
rencananya, iya mau memfoto jeny dari belakang.
"Eh, kenapa lo pake bawa kamera,,,?
emangnya tuh kamera lo, buat apa ril..?
tanya jeny pada deril, karena jeny agak sedikit heran, nggak biasanya, jeny melihat sahabatnya itu membawa kamera...
" Eh, lo tau nggak jeny, kenapa gue bawa kamera kesini... ?
deril memberikan pertanyaan pada jeny...
"Ya mana gue tau,,, !
jawab jeny,,,,
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
jangan lupa tinggalin jejak ya
__ADS_1
para kesayangan aku...
biar semangat up nya..