
Sejatinya, tidak mudah membuat pasangan suami istri bisa menjaga hubungan yang harmonis dalam membina rumah tangga, seiring waktu pasti akan ada banyak masalah dan cobaan yang datang silih berganti masuk kedalam biduk rumah tangga, dan untuk mendapatkan keluarga yang harmonis, sangat dibutuhkan sebuah kepercayaan dalam hubungan suami istri, saling percaya adalah jadi salah satu poin penting dalam membina rumah tanga agar terus langgeng. Namun apa jadinya jika kepercayaan itu ternodai dengan sebuah kebohongan, seorang istri tentu saja memiliki rasa kecewa jika seorang suami selalu membohongi dan tidak jujur kepada istrinya. Kepercayaan yang seharusnya dibangun dengan baik, terasa di sia siakan, untuk itu tidak ada salahnya jika istri mengungkapkan perasaan sedih dan kecewanya itu pada suami, agar suami tau gimana perasaan kecewa yang dirasakan oleh istrinya.
Seperti yang dilakukan Jeny pada suaminya saat ini, Jeny sudah tidak bisa lagi menahan rasa kecewanya, walaupun semalam iya seolah melupakan kesalahan dari suaminya, itu karena iya harus menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri, berdosa jika istri menolak keinginan suami, seperti yang pernah Jeny dengar dari beberapa sumber terpercaya. Namun kesalahan yang telah Topan lakukan saat ini, mau tidak mau harus diluruskan, karena ini menyangkut hubungan rumah tangganya, iya nggak mau kalau cintanya harus berbagi dengan wanita lain, mana ada seorang istri yang mau cintanya di bagi dua.
Cinta bukan hanya saling percaya saja, tapi juga harus bisa di percaya, jujur adalah tujuan utama dalam pernikahan, karena kejujuran adalah menjadi salah satu sifat terpuji, saling percaya satu sama lain adalah satu resep supaya rumah tangga dapat terus langgeng, kalau sampai seorang suami berbohong pada istrinya, hal itu dapat menjadi awal dari sebuah masalah, kepercayaan yang sudah dibangun semestinya, jangan sampai disia siakan, apalagi jika itu menyangkut istri tercinta yang bakal menjadi pasangan sehidup semati.
Sebagai seorang istri, Jeny mungkin berharap agar suaminya dapat benar benar memegang janjinya untuk tidak mempermainkan kepercayaannya, jika jeny mendapatinya berbohong, sebuah hal wajar jika Jeny ingin menumpahkan kekecewaannya pada suaminya, mau bagaimanapun, berbohong itu tidak dibenarkan karena kebenaran yang ditutup tutupi, akhirnya akan terbuka juga, maka dari itu bukan sebuah kebetulan jika Jeny menganggap berbohong demi kebaikan itu adalah alasan yang dibuat buat, karena memang jujur itu bukan pilihan, melainkan kewajiban dan kebohongan bukanlah jalan kebaikan, melainkan hanya menunda waktu kehancuran, sekali saja berbohong, maka akan selamanya terus berbohng.
>>>>>>>>>>>>>>>
Topan melihat istrinya yang tengah duduk termenung sendiri di belakang teras rumah, akhirnya iya berniat untuk mendekati istrinya.
''sayang, kalian main dulu ya berdua, papa mau kedekat mama disana" Topan menunjuk tempat jeny berada pada anak anak nya.
"Iya, jawab anak anaknya barengan. Kemudian Topan mendekati istrinya, yang lagi duduk termenung.
"Hay, ngapain kamu disini,,,?" Tanya Topan pada istrinya.
"Nggak lagi ngapa ngapain, cuma pengen sendiri aja. Jawab jeny kurang bersemangat.
"Emangnya kamu lagi mikirin apa sayang,,,?" Kamu nggak boleh ke' gini, kasian anak anak kalau mamanya nggak menemani mereka bermain." Topan mencoba melunakkan hati Jeny saat ini seperti nya Jeny lagi menyimpan bara di dadanya.
__ADS_1
"Pan, aku ingin bicara sama kamu, jawab Jeny.
"Yah sudah, kamu tinggal bicara saja, aku akan dengarkan apapun yang ingin kamu sampaikan.''
Jawab Topan dengan santainya.
"Aku serius pan," Kata Jeny dengan tatapan penuh harap.
"Iya, katakan apa yang ingin kamu katakan, tanyakan apa yang ingin kamu tanyakan, aku akan jawab jika emang kamu mengingin kan jawabannya." Jawab Topan dengan nada sedikit serius.
"Siapa perempuan yang bernama Nela itu,,,? Tanya Jeny pada suaminya.
Deg, jantung Topan berdegub saat mendengar nama yang barusan disebutkan oleh Jeny.
"Kamu jangan bohong pan, aku minta kamu jujur sama aku. tanya Jeny.
"Nela siapa, aku emang nggak tau siapa nela itu," Jawab Topan dengan raut wajah yang sulit tuk di tebak.
"Asal kamu tau ya pan, beberapa hari yang lalu, sebelum kamu berangkat kesurabaya, aku sempat membaca chat dari perempuan yang bernama Nela di hp kamu, dia mengirimkan pesan dengan kata kata sayang, bahkan iya juga mengatakan kalau anak kalian juga merindukan kamu. jadi untuk apalagi kamu berbohong sama aku," Aku minta kamu jujur pan, aku nggak mau kalau harus ada orang ketiga diantara kita. nada suara Jeny sedikit naik
Jeny nggak sanggup untuk tidak meneteskan air matanya, apalagi ketika iya menyadari dari wajah suaminya, sangat terlihat nyata, garis kebohongan.
__ADS_1
Topan kebingungan mendengar penjelasan dari istrinya itu, ternyata Jeny sudah membaca chat dari nela, Topan memang nggak ingin Jeny tau siapa itu Nela, tapi Nela tau kalau Jeny adalah istrinya, bagaimana ini, aku nggak mungkin memberitahukan pada Jeny tentang siapa Nela.
"Sayang, kamu jangan salah faham dulu, Nela itu adalah istri dari temanku, karena kemaren temanku memakai hp aku, untuk mengirim chat pada istrinya yang bernama nela, jadi kamu jangan cemburu dulu. jawab Topan bohong.
"Sudahlah pan, aku tau kamu pasti bohong, aku juga udah yakin pasti kamu punya hubungan khusus sama perempuan yang bernama Nela itu, aku juga nggak mau lagi kalau terus berdebat sama kamu, karena kamu nggak akan pernah jujur sama aku, aku sadar kok, hubungan kita ini bukan berlandaskan cinta. Jawab Jeny dengan nada yang mulai sedikit melemah.
"Jeny stop,,,!" kamu kenapa sih, kok jadi marah marah gitu ?" kan aku sudah katakan, kalau Nela itu bukan siapa siapa aku, dia istri temanku. Jawab Topan dengan nada naik 1 oktaf.
"BOHONG...!!! "aku nggak percaya, aku tau kamu pasti bohong. Teriak Jeny. "Dari awal aku emang udah yakin, kalau aku menikah sama kamu, ujungnya pasti akan seperti ini, kamu jahat pan, kamu tega menghianati aku, teriak Jeny, "Aku nggak mau pernikahan ini berlandaskan kebohongan, aku minta kamu katakan yang sejujurnya.
tegas Jeny...
Sudahlah Jeny, aku nggak mau berdebat sama kamu, lagian apapun yang aku katakan sama kamu, pasti kamu nggak percaya, jadi percuma saja, lebih baik aku pergi saja, Topan berdiri dari tempat duduknya dan meninggal Jeny.
"TOPAN,,,TOPAN,,,!!! "Aku tau kamu bohong, aku akan pastikan kamu akan nyesal karena telah berbohong sama aku, aku nggak akan pernah maafkan kamu. teriak Jeny pada suaminya, iya sangat kesal pada suaminya, bukannya berkata jujur, malah pergi meninggalkannya yang sedang dipenuhi tanda tanya. Jeny menangis sejadi jadinya, karena kekesalan nya, tak dihiraukan sama sekali...
Jeny nggak sadar kalau anaknya ikut menangis, karena melihat mamanya menangis habis bertengkar dengan papanya, mereka baru pertama kali melihat papa dan mamanya bertengkar, selama ini mereka berdua hanya melihat papa dan mamanya selalu terlihat akur dan tak pernah ada keributan, makanya anak anak Jeny sangat ketakutan saat melihat kejadian barusan.
Next,,,,
"Kejujuran seringkali sangat sulit, kebenaran seringkali menyakitkan, mengatakan yang sebenarnya dan membuat seseorang menangis lebih baik, dari pada berbohong hanya ingin mendapat kan senyum dari seseorang "
__ADS_1
Jangan lupa untuk selalu memberikan Like, Vote dan Komennya, makasih yang sudah mau bersedia mampir disini, aku sangat berterima kasih sekali, aku sangat menyayangi kalian , iloveyoufull deh, buat kalian semuanya.
MuuUaaAAchhhh...1000x.....hehehehe