
"Sayang, kenapa kamu nggak ada capek capeknya sih, aku aja sampai nggak kuat lagi melayani kamu, jujur aku benar benar kehabisan tenaga buat kali ini, udah ya" Suara seorang wanita terdengar begitu jelas di telinga Deril.
"Saayaang,,,bentar lagi ya, aku masih kangen banget sama kamu, udah lama kita nggak bertemu, aku ingin lama lama sama kamu" Terdengar lagi suara laki laki, yang pasti Deril tau suara siapa itu.
"Tapi gimana kalau dia datang kesini, aku nggak mau ya, kalau iya menyakiti aku nanti, kan kamu tau sendiri kan, gimana perilaku cewek geblek itu."
"Siapa dia,,,? Deril si perempuan jelek itu maksud kamu,,,? Ngapain kamu khawatir gitu soal dia sayang, tenang aja, nggak ada yang perlu kamu khawatir kan, urusan dia mah gampang, lagian dia nggak bakalan datang kesini kok, kemarin aku udah katakan sama dia kalau aku agak sedikit sibuk banyak kerjaan, untuk sementara nggak usah ketemuan dulu sama aku, aku bilang gitu sayang, jadi aku yakin iya nggak bakalan datang kesini, tenang aja sayaaang".
"Hmmmm Sayang, kenapa sih kamu masih berhubungan sama dia, si perempuan kaku itu, apa kamu benar benar udah jatuh cinta sama dia...? Jangan jangan kamu beneran cinta sama dia...? Awas aja kalau nanti kamu beneran cinta sama dia, habis kamu."
"Husss, ngapain kamu mikir sejauh itu sayang, mana mungkin aku jatuh cinta padanya, aku itu cuma cinta sama uangnya saja, hahaha... Lagian siapa juga yang mau sama perempuan jelek kerempeng gitu, nggak menarik banget."
Percakapan kedua insan itu begitu jelas terdengar ditelinga Deril, Deril nggak menyangka, kalau selama ini, iya hanya dijadikan sebagai mesin pencetak uang saja oleh lelaki bajingan itu, laki laki kurang ajar, dan nggak tau diri, iya pikir laki laki yang begitu iya cintai itu, benar benar mencintainya dengan setulus hati, tapi nyatanya lelaki itu hanya Memamfaatkan nya saja, benar benar bangsat.
__ADS_1
Deril seketika langsung ingin masuk kedalam, dan menghajar kedua manusia setengah iblis itu, namun niatnya iya urungkan, rasanya sangat percuma iya masuk, karena pasti iya akan menyaksikan hal yang akan menambah rasa sakit hatinya, lebih baik iya pergi saja, tampa perduli lagi dengan apa yang mereka lakukan, namun yang pasti, kekecewaan yang iya rasakan saat ini, seperti obat malaria yg begitu pahit ketika masuk kerongkongannya, namun sepahit apapun yg iya rasakan saat ini, mau tak mau iya harus menelannya.
Hanya satu yang pasti, iya akan mengubur kisah cintanya dalam dalam, dan menutup pintu hatinya untuk selamanya.
Lelaki keparat yang tingkah lakunya, tak ubah seperti halnya dengan binatang. Dan takkan pernah untuk memaafkan apa yang sudah lelaki itu perbuat, lelaki pendusta, pengkhianat dan tak tau diri.
Dengan perasaan hampa, langkah kakinya semakin jauh, meninggalkan tempat dimana terdapat, dua insan manusia prilaku binatang, sedang sibuk mengumbar nafsu bejad mereka.
Yah, yang pasti Deril malu pada kedua orang tuanya, seandainya kedua orang tuanya mengetahui hal ini, bagaimana dengan bangganya Deril memuji dan membanggakan kekasih hatinya, bahkan Deril rela menentang keinginan orang tuanya, demi mempertahankan lelaki bejad itu, sementara sekarang iya menyaksikan sendiri, apa yang dikatakan papanya, memang benar adanya.
Aaaaaaahhhh...bangsat, aku benci laki laki itu. Gumam Deril sendiri.
Berulang kali Deril memukul setir mobilnya, bahkan terasa sedikit nyeri ditangannya, karena kuatnya iya memukul mukul setir mobilnya.
__ADS_1
Bulir bening yg sejak tadi iya tahan, akhirnya jatuh dan tumpah juga membasahi pipinya yang putih mulus itu.
Menyesal aku mengenalnya, kenapa dengan bodohnya aku selama ini, kenapa mataku seperti buta melihat keburukannya, telingaku seperti tuli tak bisa mendengar kata dan nasehat baik dari papaku.
Huuuh...aku benar benar bodoh, dan di buta kan oleh bujuk rayunya.
Dasar pembohong....
next
hay hay.....🤭🤭🤭🤭
Af mi'iffff....mi'iiiiiiiif bingit...
__ADS_1
udah lama sekali nggak up date, maklumlah, namanya juga amatir, kwkwkwkw.....
Love you all....😘😘😘🤩