Ku Menerimamu Apa Adanya

Ku Menerimamu Apa Adanya
Kepanikan yang Terjadi


__ADS_3

Sebenarnya Jeny mau langsung balik kekantor, karena masih banyak pekerjaannya yang belum terselesaikan, makanya iya berencana akan langsung pergi untuk balik kekantor, tapi ketika iya akan pergi tiba tiba iya melihat ada seorang Dokter bersama dengan dua orang perawat yang hendak memeriksakan keadaannya Topan yang lagi dalam keadaan koma, dan akhirnya Jeny mengurungkan niatnya, untuk kembali lagi kekantor saat itu, karena iya ingin mengetahui langsung bagaimana keadaan Topan melalui penjelasan Dokter yang memeriksa keadaan Topan, serta ingin mengetahui bagaimana perkembangan kesehatan Topan saat ini, agar hatinya sedikit lega.


Sebenarnya Tante Asih dan Jeny, ingin melihat langsung, dari dalam ruangan itu, karena mereka ingin tau, tentang bagaimana cara Dokter menangani Topan yang lagi dalam keadaan koma tersebut, tapi tiba tiba datang seorang perawat yang menghampiri mereka berdua, dan kemudian perawat itu berkata...!"


"Maaf sebelumnya Mbak dan Ibuk, untuk sementara waktu, kalau tidak keberatan, bisa keluar dulu,,,?" Bukannya kami melarang Ibuk dan Mbak di sini, namun kami mohon pengertiannya!" Bisa kah Ibuk dan Mbak saat ini untuk keluar dulu, karena Dokter akan memeriksakan keadaan pasien, kami harap Mbak dan Ibuk bisa mengerti, ini semua demi kenyamanan dan ketenangan kami dalam bekerja,,!"


Silahkan Mbak dan Ibuk keluar dulu, sekali lagi perawat itu, meminta pada tante Asih dan Jeny untuk keluar, karena suster itu melihat, sepertinya Tante Asih enggan untuk keluar dari ruangan tersebut, makanya berulang kali suster itu meminta agar wanita berdua itu segera keluar dari ruangan.


"Ooooo  ya suster, tentu saja kami tidak keberatan untuk keluar dari sini, kalau memang itu sudah menjadi tata tertib dan aturannya, semoga saja semuanya baik baik saja ya sus ?"


Jawab Jeny, dan Jeny menarik tangannya tante Asih untuk keluar dari ruangan tersebut, dan tante Asih hanya diam saja tampa mengeluarkan satu katapun, mereka berdua keluar dari ruang ICU di tempat Topan dirawat, karena itu sesuai dengan prosedur yang berlaku, ketika Dokter datang untuk memeriksa keadaannya pasien, diharapkan untuk sanak saudara ataupun keluarga yang menunggu, segera keluar dulu, menjelang Dokter selesai memeriksa pasien, Akhirnya Jeny dan tante Asih keluar dari ruangan itu.


Mereka berdua duduk di kursi yang ada di depan ruangan tersebut, tak banyak yang mereka bicarakan ketika duduk di kursi itu, hanya keheningan yang ada, karena tante Asih, sepertinya, tidak terlalu bersemangat untuk berbicara, namun belum lama mereka duduk, tiba tiba Jeny melihat seorang suster yang lagi berlari lari kecil, seperti orang yang lagi terburu buru, untuk mengambil sesuatu yang sepertinya tertinggal di ruangan Dokter, Jeny dan Tante Asih heran, kenapa suster itu kelihatan begitu panik dan terburu buru ?"


Padahal ketika mereka masuk ruangan tadi, semuanya kelihatan biasa biasa aja, tampa ada sedikitpun bentuk kekhawatiran, lalu kenapa saat ini, suster tersebut kelihatan seperti orang yang lagi panik ?"


Batin Jeny mengatakan, pasti telah terjadi sesuatu pada Topan, kalau tidak kenapa suster itu begitu terburu buru, dan sangat khawatir ?" biasanya, kalau dokter dan perawat datang dan pergi secara tergesa gesa dan terburu buru, berarti terjadi sesuatu yang gawat pada pasien yang di rawat.


"Ya Allah, semoga Topan baik baik saja Ya Allah, aku nggak ingin terjadi sesuatu pada Topan, jangan kau ambil dia dari kami ya Allah, walaupun aku sangat membencinya, tapi paling tidak iya adalah ayah dari anak yang aku kandung saat ini, tak ada yang isa ku harapkan sat ini, selain kesembuhan untuknya ya Allah.


"Bagaimana dengan nasib anakku nanti, jika terjadi sesuatu padanya  ?"


"Ya Allah, semoga Topan Lekas sembuh ya Allah, Jeny berdoa dalam hatinya untuk keselamatan Topan.

__ADS_1


Tante Asih sangat kelihatan khawatir dan gelisah, karena iya sangat mengkhawatirkan keadaan anaknya, apalagi ketika iya melihat suster tadi terburu buru, maka kegelisahannya pun semakin memuncak, bagaimana tidak, Topan adalah anak satu satunya yang paling iya sayang, anak yang akan menjadi harapannya kelak di hari tuanya, karena walau bagaimanapun, Topan merupakan seorang Anak yang tentu saja menjadi tumpuan hidupnya, walaupun Topan seringkali menyakiti hatinya, namun sebagai seorang Ibu, tak ada seorang ibu yang rela melihat anaknya menderita, begitupun dengan tante Asih.


Jeny merangkul bahu Tante Asih, untuk bersandar di bahunya, sekaligus Jeny ingin menenangkan Tantenya yang lagi gelisah, karena Jeny melihat Tantenya ini sangat gelisah dan tidak tenang !"


"Tante yang tenang ya, sabar, dan jangan panik gitu, karena kalau tante panik begini, bagaimana dengan kesehatan tante nanti, bisa bisa nanti tante malah sakit lagi, kalau tante sakit, bagaimana dengan Topan, siapa yang akan menjaga dan merawat Topan ?"


Jeny nggak mau tante sakit, Jeny juga nggak mau terjadi sesuatu sama topan, karena Jujur Jeny juga sangat mengkhawatirkan Topan, tapi Jeny selalu berdoa untuk kesembuhannya Topan, makanya Jeny berharap tante juga begitu ya ?''


"Kita doakan, semoga Topan baik baik saja tante, dan juga semoga Topan lekas sembuh !"


Padahal Jeny sendiri, sangat mengkhawatirkan Topan, Jeny juga sangat gelisah saat ini, tapi iya nggak menunjukkan nya pada Tante Asih, kalau iya nampak lemah, bagaimana dengan tantenya ?"


jujur Jeny sangat takut sekali kalau terjadi sesuatu sama Topan.


"Maaf, "apa saya bisa bicara dengan keluarga pasien yang bernama Topan ?" Tanya Dokter tersebut.


"Iya Dokter, saya Mamanya !" Jawab tante Asih. "Bagaimana keadaan anak saya Dokter ?" Apakah dia baik baik saja ?" Apakah terjadi sesuatu pada anak saya ?" tanya Tante Asih yang kelihatan sangat cemas dan begitu Khawatir. namun Jeny selalu saja menenangkan dan menggosok bahunya tante Asih, supaya bisa lebih sabar dan lebih tenang.


"Begini Ibuk, Tadi anak ibuk, detak jantungnya sangat lemah dan tidak teratur, makanya kami tim medis agak sedikit khawatir, namun demikian kami akan berusaha sebisa kami untuk memberikan yang terbaik untuk kesembuhan anak ibuk.


dan Alhamdulillah, semuanya berjalan seperti biasanya, anak ibu sudah melewati masa kritisnya, dan saya harap, ibu jangan khawatir ya, semua kita serahkan pada yang di atas, karena beliau lebih tau, mana yang terbaik buat hambanya, kita sebagai manusia hanya bisa berencana tapi Allah yang menentukan, saran saya, ibuk jangan lupa berdoa untuk kesembuhan anak ibu, karena itu yang harus kita lakukan, kami sebagai tim medis, hanya bisa berusaha semampu kami, untuk kesembuhannya Topan, tinggal lagi Allah yang menentukan.


Tante Asih hanya bisa menangis, mendengar apa yang dikatakan oleh dokter, dan dia selalu berharap agar anaknya akan segera sembuh.

__ADS_1


"lakukan yang terbaik Dokter, untuk anak saya, saya mohon,,,!"


Tante Asih sangat berharap sekali pada dokter yang menangani anaknya.


"Iya Ibuk, kalau begitu saya permisi dulu.


Dokter itupun berlalu dari tempatnya.


"Sekarang kita masuk yuk, untuk melihat Topan, Jeny mengajak Tante Asih untuk melihat keadaan topan lagi, tapi ketika iya masuk ruangan dan melihat Topan, Tiba tiba iya melihat air mata Topan mengalir di pipinya, Jeny segera mendekati Topan, tapi begitu Jeny mendekati Topan, Tante Asih pergi keluar, entah apa yang akan dia lakukan, tapi iya tidak bilang ke Jeny, kalau iya akan keluar, tapi Jeny membiarkannya.


Jeny mendekati topan dan berbicara pada Topan..!


"Topan, "kamu harus segera sembuh ya, aku mau kamu menepati janji kamu, kalau kamu akan menjaga aku dan anak yang aku kandung ini, bagaimana kamu bisa menjaga kami, kalau kamu sendiri lagi terbaring lemah dan tak sadarkan diri.


"Topan, ku mohon sadarlah Topan, "apa kamu tega melihat aku dan anak kamu ini menderita, tampa kamu disisi kami ?


"Topan, jangan biarkan hidup kami hampa tampa kehadiran kamu, ku mohon sadarlah...


Jeny mengusap rambut Topan, walaupun Topan sudah sering kali menyakitinya, namun iya tetap saja menyayangi Topan, bukan karena Topan adalah orang yang iya cinta, tapi Topan juga merupakan kakak sepupunya, dan juga ayah dari anak yang iya kandung.


Next...........


Jangan lupa untuk tinggalin jejak ya, like, vote dan komennya,,,,makasih.

__ADS_1


__ADS_2