Ku Menerimamu Apa Adanya

Ku Menerimamu Apa Adanya
Kenapa dia mau menikah dengan wanita gila...?


__ADS_3

Serasa nggak percaya itu pasti, dibilang percaya,,,? Antara iya dan tidak. Tapi dibilang nggak percaya kenyataan nya adalah ini yang terjadi. itulah yang Jeny rasakan saat ini, karena apa yang terjadi, memang diluar akal pikirannya.


Akhirnya dengan hati yang mantap, Jeny meminta Topan menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. Mengapa Topan lebih dulu menikahi Nela dari pada dirinya, padahal Topan......? Ah, entahlah mengapa bisa demikian ? Karena iya sendiri merasa ini benar benar tak adil bagi dirinya.


Topan harus jujur padanya, Walau sepahit apapun yang akan didengarnya nanti, Jeny berusaha untuk tetap tegar, sesakit apapun nanti, iya yakin bahwa itu lebih baik dari pada iya memendam rasa sakit yang tak berkesudahan.


Malam ini iya harus menuntaskan semua permasalahan yang terjadi antara dia Nela dan Topan, berlarut larut dalam diam, tak kan ada penyelesaian nya sama sekali, lebih baik iya akan menyelesaikan masalah nya malam ini juga.


Dengan menarik nafas panjang, Jeny memulai membuka suara, walau air matanya selalu saja mengalir, bahkan dengan suara serak, sengong dan tertahan.


Srooottt...Jeny menarik cairan asin yang keluar dari hidungnya.


''Topan, aku tau ini tak adil bagiku dan Nela, t_tapi aku mohon jelaskan padaku.''


Srooottt,,,lagi lagi Jeny menarik kembali cairan asin yang keluar dari hidungnya.


''Paan, katakan padaku apa yang sebenarnya terjadi, k_kenapa kau bisa berbuat sesuatu yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya olehku, kenapa paann.. ?''


Hikks hiks hiks....'' Jeny menangis kembali, iya tak sanggup untuk melanjutkan kata katanya, namun karena dorongan dari hatinya, akhirnya iya melanjutkan kata katanya kembali...


''Pan, kenapa kau tega menyakiti dua wanita sekaligus, tampa pernah kau pikirkan apa yang aku dan Nela rasakan,,,?'' Srottttt, srooottt, lagi lagi Jeny menarik cairan hidungnya..''Ya Allah tega sekali kamu pan... hiks hiks.. ''


Tanya Jeny dengan deraian air mata yang tiada henti hentinya mengalir, bahkan nafasnya terasa sesak, karena terlalu sakit baginya menerima kenyataan yang begitu menyakiti hati dan perasaannya.


''Jeny, ku mohon kau jangan salah faham dulu padaku, ini tak sesuai dengan apa yang kamu pikirkan. Aku akui aku memang salah karena tak jujur padamu dari awal, tapi apakah jika aku mengatakan nya dari awal, maka kau akan menerima ku untuk menikahi mu, aku yakin kau takkan pernah bisa menerimaku. '' Apalagi aku tau, kalau waktu itu kau sama sekali tak pernah cinta padaku, bahkan kau sangat membenciku, dan itu aku tau Jen. Bahkan kita menikah pun karena kau hamil dan kau terpaksa menikah denganku, dan itu aku tau betul bagaimana perasaanmu,? Maka dari itu, sangat tidak mungkin jika aku harus jujur padamu waktu itu, tolong mengerti lah Jen, karena aku hanya ingin hidup bersama mu''.

__ADS_1


''Nela memang istriku, tapi aku sama sekali tak pernah mencintai nya. Aku menikah dengan nya karena seseorang yang memintanya, dan kau tau siapa orangnya? Dia adalah Papa nya Nela, dia yang meminta nya padaku, dan jujur aku tidak tau kalau waktu itu kau sedang mengandung anakku, andai aku tau kalau waktu itu kau sedang mengandung anak aku, aku pasti akan menolak keinginan nya Papa Nela.''


''Jeny... Percayalah padaku, aku sama sekali tak pernah berniat untuk membuat mu terluka, apalagi aku merasakan apa yang engkau rasakan, terserah kau mau membenci diriku, tapi aku akan selalu mencintai mu, bahkan sangat dan sangat mencintaimu, apapun alasannya.


Topan menjelaskan nya dengan bersungguh sungguh pada Jeny, serta meyakinkan Jeny kalau apa yang iya katakan adalah hal yang sesungguhnya. Iya tak mau jika Jeny salah menafsirkan apa yang iya katakan.


Jeny semakin tak kuasa menahan tangis kesedihan nya, dia malah menangis sejadi-jadinya ketika mendengar ucapannya Topan, kenapa ini begitu menyakiti hatinya, penjelasan Topan malah membuat hatinya semakin sakit, bahkan lebih sakit dari tadi. Ya Allah kuatkan hatiku ya Allah, batin Jeny.


Topan menangkup kedua pipi Jeny dengan kedua tangannya, sambil menatap mata Jeny. Iya tau Jeny pasti merasakan sakit yang tak tertahan kan, tapi apapun itu, iya sama sekali tak pernah berniat untuk menyakiti hati istrinya, hanya satu keinginan dalam hatinya, semoga Jeny istrinya mau memaafkannya, dan menerima kenyataan kalau Nela adalah bagian dalam keluarga mereka.


''Sayang, kamu harus percaya sama aku !! Sebenarnya aku menikah dengan Nela, keadaannya sudah seperti itu, dan aku bukanlah penyebab dia menjadi gila. Nela seperti itu, jauh sebelum aku menikah dengan nya. '' Dan aku pun tak tau awalnya, kenapa dia menjadi gila, setelah aku mendengar cerita dari papanya, a_aku baru tahu, kenapa dia menjadi gila, percaya sama aku sayang, aku berkata yang sesungguhnya.''


Topan meyakinkan Jeny, agar Jeny tidak salah faham dengan nya.


''K_kenapa kamu mau menikah dengan wanita gila, apa karena dia kaya... ?''


Jeny penasaran kenapa Topan mau menikah dengan wanita gila, padahal banyak wanita diluar sana yang cantik bahkan jauh lebih dari Nela.


Topan menarik nafas panjang, iya tau Jeny masih penasaran kenapa iya mau menikah dengan wanita gila.


''Bukan itu alasannya sayang, tapi ini lebih ke arah manusiawi, aku menikah dengan Nela karena aku kasihan padanya. ''


Jelas Topan pada Jeny, namun tak mungkin iya akan mengatakan kalau kaya adalah salah satunya juga, iya nggak mau jadi orang munafik, karena tak ada manusia yang tak butuh uang, lebih baik iya tak mengatakan nya, jika dikatakan nanti, bisa bisa Jeny malah semakin membencinya.


''Aku yakin, bukan itu alasannya... !!

__ADS_1


''Mana mungkin ada orang yang mau menikahi wanita gila, kalau bukan karena sesuatu. batinnya.


Topan menarik kesimpulan, kalau Jeny tak yakin dengan penjelasan nya, akhirnya dengan sedikit menguatkan hati, iya mulai menceritakan kisah Nela pada Jeny, dan kenapa iya harus menikahi Nela saat itu.


''Ok_oke, aku jelaskan padamu sayang. Memang Nela adalah putri dari keluarga kaya Raya, papanya adalah seorang pengusaha yang sukses, namun Nela hanya diasuh oleh 1 orang tua tunggal, yaitu cuma papanya, sedangkan mamanya sudah meninggal sewaktu Nela masih kecil, dan papanya tak berniat menikah lagi, papanya sudah bertekad untuk mengasuh dan membesarkan Nela sendirian, namun apa yang menjadi keinginannya, malah menjadi petaka baginya dan Nela. Sikap papanya yang terlalu memanjakan Nela, memenuhi semua keinginan Nela, hingga papanya tak sadar, kalau sikapnya yang terlalu memberikan kebebasan buat Nela, malah membuat Nela hilang kendali, bahkan karena pola asuh yang salah, membuat Nela bebas berbuat sesuka hatinya, hingga suatu ketika, peristiwa buruk terjadi pada Nela.


Flashback... >>


Malam itu Nela pergi ke pesta bersama dengan teman temannya minum alcohol hingga mabuk, kemudian iya tak sadarkan diri dan dibawa oleh beberapa orang lelaki bejad ke suatu tempat. Lalu iya di perkosa oleh beberapa orang tersebut secara bergilir, bahkan sampai membuat Nela hampir meregang nyawa. Untungnya Nela ditolong oleh papa aku, yang waktu itu lewat, tampa pikir panjang, papa langsung membawa Nela kerumah sakit, dan Nela cepat mendapatkan pertolongan, jika terlambat sedikit saja, maka sudah dipastikan Nela takkan terselamatkan.


Karena rasa Terima kasih yang tak bisa diukur dengan apapun, akhirnya papanya Nela merasa sangat berhutang budi pada papa. ''


''Lalu... ? Tanya Jeny, semakin penasaran.


''Belum cukup sampai disitu Jen, Nela mulai hilang semangat hidupnya, dia mulai berbicara sendiri, nangis, ketawa ngakak bahkan kadang iya menyakiti dirinya sendiri. dan tampa disadari orang disekitarnya, Rupanya Nela hamil, tapi tak tau harus meminta pertanggung jawaban dari siapa, yang lebih parah nya lagi, anaknya meninggal setelah dilahirkan, makanya dia menjadi semakin Gila.''


Jeny semakin sedih mendengar kisah pilu Nela, yang jauh lebih buruk dari hidupnya, kasian sekali nasib nya Nela, berarti iya merasa bersyukur, karena iya masih bisa berfikir waras, walaupun sedikit beda tipis dari kisah hidupnya Nela. Tak terasa air matanya kembali tumpah membasahi kedua pipinya.


Next...


Tenang tenang ya, para kesayangan aku, kali ini aku double up nih, demi kalian anak anak ku sayang, kesayangan akyuu...


Eits, tunggu dulu dong, sebelum kita lanjut, jangan lupa dulu untuk menekan tombol yang ada jempolnya tuh, like vote dan komennya, sekalian sama rate 5 nya hehehe...


'Tapi aku nggak maksa ya, sekilas eh maaf maksudnya aku, seikhlas hati kalian aja, jika kalian ikhlas, aku do'ain semoga kalian semuanya sukses selalu, sehat dan tambah rajin baca karya karya receh ku... kwkwkw...

__ADS_1


Makasih ya buat yang sudah sudi mampir di sini, aku menyayangi kalian... 😘😘😘


__ADS_2