Ku Menerimamu Apa Adanya

Ku Menerimamu Apa Adanya
Kejutan Tak Terduga


__ADS_3

Cup cup anak mama, bangun ya,,,?'' Mau mimik cucu ya, Jeny dengan cepat mendekati anaknya, untuk memberikan Asi, biasanya kalau di kasih mimik mereka langsung diam, dan ternyata emang iya, setelah dua duanya di kasih mimik, mereka kembali lagi tidur dengan nyenyak, dan ibu muda pun tertidur dengan lelap, hingga menjelang waktu subuh, sebenarnya Jeny sudah  terbiasa dari dia kecil sampai iya menginjak dewasa untuk selalu bangun solat subuh, makanya iya nggak kaget lagi ketika iya sudah menikah dan punya anak, untuk bangun subuh, karena Tantenya dulu selalu membiasakannya untuk solat subuh, kecuali si Topan yang nggak pernah bangun subuh, eh ternyata Topan malah jadi suaminya. Emang kalau udah Jodoh, nggak ada yang tau.


Pagi ini seperti biasa, selesai sholat, Jeny dengan sibuknya membereskan semua pekerjaannya, menjelang dua bayinya itu bangun, maklum aja kalau mereka udah bangun, pasti nggak bisa ngapa ngapain lagi, karena udah sibuk ngurusin mereka, setelah semuanya siap, tinggal menunggu mereka bangun aja, ternyata salah satu bayinya udah bangun, ternyata yang bangun adalah bayi perempuannya, emang dari baru lahir si Ciki selalu lebih dulu bangunnya dari pada si Coko, maklum aja anak perempuan tentu beda dari anak laki laki, seperti halnya dengan bayi perempuannya, setelah disusuinya, kemudian Jeny memandikan bayi perempuannya,biar nggak barengan, kalau barengan mandinya,pasti aku nggak bisa, kecuali ada Topan yang membantu, biasanya kalau ada Topa dirumah, selalu saja dia membantuku dalam mengurus kedua bayiku, baru teraa kalau nggak ada dia, agak sedikit repot jadinya, mau ngapa ngapain harus diurutkan dulu, nggak bisa barengan.


"Sekarang anak mama mandi dulu ya, biar cegel, halum, dan wani...hehehehhe


"Utuu Utuuu utu, anak mama utuk banget,,,


"Utuu Utuuu utu, anak mama bau acem,,,muach, acem banget deh ciki...


"Ciki mandi dulu ya, biar wangi dan tambah cantik, kayak mama, kqkqkqkqkq,,,,,,


"Duh anak mama lutu na, si embulnya mama, Hmmm,,anak mama apa anak papa ya,,,?'' Anak mama dong, kan cantik kayak mama,,,,


"Nah, sekarang Mandi dulu ya,,,,Jeny menyiapkan Tempat mandi anaknya, kemudian memandikan anaknya dengan penuh kelembutan, sepertinya Jeny udah mulai menikmati perannya sebagai seorang ibu, karena sepertinya sudah mulai terbiasa dengan aktifitasnya. "Oaaaakkk,,,Eh, anak mama kok nangis, dingin ya dingin ya anak mama, udah ya mandinya, cabun udah, campo udah, tinggal wanginya aja, duuuh segernya ini anak mama.


Kemudian Jeny memakaikan baju pada Ciki, setelah semuanya siap, Jeny merasa satu pekerjaannya sudah siap, "Taraaaa,,,,,,,,,Waaah, cantik  nya anak mama, harum lagi.


Tak lama kemudian, Eeeh gantian lagi Coko yang bangun, "Bentar ya cantik, mama mau lihat kakak kamu dulu ya, tuh dengar udah bangun kelihatannya, bentar ya sayang,,,muach,,,


Kemudian Jeny meletakkan Ciki di atas keranjang tempat tidurnya, dan Jeny pun menyusui Coko dulu, kemudian melanjutkan dengan memandikannya, setelah dua duanya udah mandi, Jeny merasa lega, anak anaknya sekarang udah cantik dan ganteng, lucu lucu dan gembul, iiisss gemes dech, mama ngeliat kalian berdua, 'Oh ya nanti sore papa kalian pulang, pasti senang banget ya, kalau udah puyang papanya,,,

__ADS_1


Mama juga senang, kalau papa puyang, soalnya mama juga kangen sama papa kalian, eit jangan bilang papa ya, mama kangen,,,qkqkqkqkq.


"Siapa bilang papa pulangnya sore, ini dah pulang, ketahuan ya kangen sama papanya Si KOKI,,,,?


kalau mamanya kangen sama papanya KOKI, sini peyuk papa dulu,,,,


Jeny kaget mendengar di belakangnya ada suara nya Topan,


"Loh, katanya pulang sore, tapi kok udah ada disini,,,?" Tanya Jeny agak bingung, ini mimpi apa nggak ya, pikir Jeny.


"KEJUTAAAAANNNNN,,,,,,,,,,,,,,hehehehe, "Aku tau kalau kamu tuh udah kangen sama aku, makanya aku cepat pulang, mungkin panggilan hati kali ya, dirindukan dari seorang yang aku sayang.


"Siapa bilang aku kangen sama kamu, nggak ada kangen kangenan, yang kangen tu ini, rewel banget mereka, mungkin kangen papanya.


"Apa an sih, itu kamunya yang salah dengar, mana ada aku kangen sama kamu,,,Jeny tersenyum malu, ketika iya tau Topan mendengar ucapannya pada si KOKI, Jadi malu akunya.


"Ayo sini dulu, peluk dong suami kamu ini, katanya kangen,,,?" Topan merangkul bahunya Jeny, dan langsung mencium istrinya tersebut, "Aku tuh juga kangen sama kamu, makanya aku nggak sabaran buat pulang,..


Cup cium lagi,,,cup cium lagi,,,,,cup cium lagi,,,,,


"Udah aah, malu tu sama anak anak kamu, tu lihat mereka berdua senyum ngeliatin kita, Jeny mencubit pinggangnya Topan, dan menolak untuk di cium lagi...''Kamu tu bau Pan, madi dulu, jangan cium cium mereka dulu, Oke,,?

__ADS_1


"Siap tuan Putri, "Anak anak papa, nanti ya, papa mau mandi dulu, biar wangi seperti kalian ,,,,


muach muach dari jauh aja deh dulu, dada cayang papa, cantik dan tampannya papa, papa mandi dulu ya.


Kemudian Topan beranjak menuju kamar mandi, dan langsung membersihkan badannya, dan Jeny langsung membereskan barang barang yang di bawa oleh Topan, tapi ada satu bungkusan yang terlihat aneh, tapi apa ya,pikir Jeny.


Ntar aja deh, tanya sama Topan, mungkin barang barang penting, aku nggak berani bukanya,takut dimarahin dia, dari pada kena marah mending biarin aja.


Setelah selesai mandi, dan berpakaian santai, Topan langsung mendekati dua buah hatinya, iya sangat kengen sekali pada anak anaknya, bagaimana tidak dua malam iya tidak bersama dengan anaknya, makanya iya begitu merasakan kengen yang luar biasa,,,,


"Sekarang, kalian berdua yang mau cayang cayangan sama papa, nanti malam giliran mama kalian yang cayang cayangan sama papa,,qkqqkqkqk,,,Mah, nanti malam ya,,,?" Topan meledek Jeny yang lagi menyiapkan makanan untuknya, dan Jeny mendelik mendengar ucapannya Topan barusan, Topan merasa lucu melihat ekspresi wajah istrinya saat itu...ngegemasin banget.


"Katanya kangen,,,,?" Tapi kok mendelik gitu,,,?" Goda Topan pada istrinya, sambil mencolek dagunya Jeny.


"Iya iya, kalau ada mau nya aja gitu,,,,!" Coba aja kalau salah dikit, nyembur dah bisanya kayak Ular cobra.


Sepertinya sekarang, Jeny lebih leluasa aja kalau lagi bicara sama suaminya, nggak seperti awal pernikahan, merasa kurang berani dan takut, selalu aja ribut, bersyukur sekarang ada Bocil ini, jadinya amarahnya Topan, mulai sedikit terkendali, makanya mereka jarang ribut sekarang.


Next,,,,


Aku tuh lagi nggak konsentrasi banget dah kayaknya, soalnya kalau mikir itu, kadang suka lama, kenapa ya,,,?" Oooo aku tau, "apa mungkin karena like dan vote nya kurang ya, jadi agak lemot gitu, ayo dong para kesayangan aku, mampir dong disini, buat like vote dan komennya, biar nggak lemot gitu.

__ADS_1


Makasih....


__ADS_2