Ku Menerimamu Apa Adanya

Ku Menerimamu Apa Adanya
Sadar dari Koma


__ADS_3

Jeny tak menyadari kalau Topan sudah mulai sadar dari komanya, karena Topan membuka matanya.


Entah kenapa Jeny tiba tiba berbalik dan menoleh kebelakang, dia melihat tangan Topan bergerak gerak, dan Jeny melihat kearah matanya, dan ternyata matanya Topan juga udah mulai terbuka,.


Alangkah kagetnya Jeny melihat Topan membuka matanya, dan juga menggerak gerakkan tangannya.


Jeny tak sabaran memanggil dokter dan menelpon tantenya, karena iya sangat merasa sangat senang melihat Topan.


"Dokter Dokter Dokter,,,,Jeny memanggil Dokter, untuk segera melihat keadaannya Topan.


"Iya buk ada apa,,,?" Tanya salah satu perawat yang ada di dekat Jeny,,,,


"Suster, saya mohon panggilkan Dokter, karena Pasien yang koma di ruangan ini, atas nama Topan, sepertinya iya mulai siuman, tolong segera suster....!


"Iya buk, ibuk yang tenang ya, ini saya akan panggilkan Dokternya.


Jawab suster itu, sambil menyuruh Jeny agar lebih tenang.


"Oh ya, aku akan menelpon tante Asih, untuk memberi tahukannya kalau Topan udah siuman.


Jeny berbicara sendiri, sambil mengambil HP nya, untuk menelpon tantenya.


"Halo tante, tante buruan kesini,,,!"


"Iya Jeny, ada apa,,,?" Jawab tante Asih.


"Pokoknya, tante buruan kesini, keruangan Topan,,,,!"


"Ada apa Jeny, apa yang terjadi sama Topan,,,?" Tante Asih mulai sedikit khawatir, dan dia buru buru berjalan menuju keruangan Topan, iya sangat tak sabaran lagi untuk segera sampai keruangan Topan.


"Memangnya ada apa Jeny, kamu jangan buat tante takut dan khawatir sayang...?"


"Pokoknya Tante jangan banyak tanya lagi, buruan ayo kesini. tegas Jeny.


Sesampainya tante Asih di depan ruangannya Topan, iya sangat kaget, ketika iya melihat ada dokter dan beberapa orang perawat yang lagi ada di dekat Topan, tante Asih mulai merasa sangat khawatir, jangan jangan terjadi sesuatu sama anaknya, karena nggak biasanya seperti ini.


"Apa yang terjadi Jeny,,,?" Tanya tante Asih.


Deril juga terlihat sangat penasaran, karena Tante Asih terlihat sangat terburu buru ketika menerima telpon dari tante Asih.

__ADS_1


"Tante, ternyata Allah menjawab doa kita tante,,,!"


Terang Jeny.


"Maksud kamu,,,?" Tanya tante Asih.


"Topan tante, Topan,,,! "mata jeny terlihat berbinar binar, dan kelihatan sekali air mata bahagianya mengalir di pipinya.


"Kenapa dengan Topan Jeny,,,?" Kamu jangan buat tante bingung dong...?


Tanya Tate Asih.


"Topan sadar dari komanya Tante,,,"terang Jeny.


"Yang Benar kamu Jeny,,,?"


Tanya tante Asih lagi, seakan tak percaya.


"Iya tante, sekarang Topan udah sadar dari komanya, dan sekarang Dokter lagi memeriksakan keadaannya.


Jawab Jeny pada tante nya itu, dan kelihatan sekali tante Asih sangat bahagia, dia langsung sujud syukur, karena anaknya yang sudah beberapa bulan ini, tidak sadarkan diri, bahkan tante Asih nggak nyadar, kalau iya sekarang sedang di perhatikan orang orang disekitar ruangan nya Topan.


"Alhamdulillah Ya Allah,,,


"Engkau telah menjawab Doaku selam ini, terima kasih ya Allah, anak ku sekarang sudah sadar dari komanya,


terima kasih ya Allah.


Tak henti hentinya, tante Asih mengucap syukur, karena anaknya telah sadar dari komanya.


Mereka berdua pun, akhirnya berpelukan, karena sangking senangnya, karena orang yang selama ini mereka jaga ternyata sekarang sudah sadar.


"Darimana kamu tau nak, kalau Topan sudah sadar,,,, "tanya tante Asih pada Jeny.


"Jadi gini tante, tadi pas tante lagi keluar, aku banyak bicara sendiri sama Topan, tak lama kemudian, aku berdiri menghadap kearah Jendela, dan kulihat tante dan Deril, lagi serius banget bicara.


dan tak sengaja ku berbalik kearah Topan, kulihat Topan menggerakkan tangan dan membuka matanya, makanya aku sangat kaget tante, langsung saja ku panggil dokter untuk memeriksakan keadaannya Topan, Dokter bilang Alhamdulillah, sekarang Topan sudah sadar dari komanya, tinggal menunggu kesembuhannya lagi, dan sekarang Dokter lagi, memeriksakan keadaannya Topan.


Tiba tiba Spontan saja, Tangan tante Asih memegang perutnya Jeny dan itu membuat Jeny kaget, lalu tante Asih  berkata pada anak yang ada di dalam kandungan Jeny, seolah cucunya mendengar ucapannya....!"

__ADS_1


"Sayang, Alhamdulillah ya, sekarang Ayah kamu sudah siuman, oma senang sekali, rasanya oma nggak sabaran untuk menanti kehadiran kamu di dunia ini, sekarang oma nggak khawatir lagi, karena sebentar lagi kamu, bunda kamu, dan Ayah kamu akan segera bersama lagi, dan oma pasti senang sekali kalau kalian nantinya akan segera bersama.


Tante Asih begitu serius berbicara pada anak yang ada di dalam kandungannya Jeny, dan itu membuat Jeny agak sedikit malu, karena Deril serius memperhatikan tingkah lakunya tante Asih, apa lagi tante Asih dengan santainya, membicarakan perihal yang akan terjadi antara Jeny dan Topan, sebenarnya biasa aja sih kalau menurut Deril, karena iya udah tau semuanya tentang apa yang terjadi antara Jeny dan Topan, tapi Jeny aja yang masih kelihatan nggak enak sama Deril, walaupun iya tau kalau Deril tak apa dengan tingkah laku tante Asih.


Tak lama kemudian, Dokter yang memeriksakan keadaannya Topan pun keluar dari ruangannya Topan, dan sepertinya mau menemui Tante Asih. dan tante Asih pun langsung berdiri dan menghampiri Dokter yang memeriksa Topan.


"Dokter,,"Gimana keadaan anak saya Dokter,,,?


"Apa iya emang beneran sudah sadar...?" Tanya Tante Asih pada Dokter tersebut.


"Alhamdulillah ya buk, Ternyata Doa Ibuk dan yang lainnya selama iya, sudah di jawab oleh Allah SWT, dan Alhamdulillah sekarang anaknya ibuk sudah sadar seperti semula, tapi perlu ibuk ketahui, tolong jangan bicara banyak dulu padanya, karena iya masih dalam keadaan Lemah, dan tidak di anjurkan untuk terlalu banyak berbicara, karena jika terlalu banyak berbicara, bisa bisa dapat mengganggu kerja otaknya yang sudah lama sekali tidak berfikir, makanya kami minta ibuk ataupun yang lainnya, untuk sedikit bersabar supaya tidak terlalu banyak bertanya, biarkan dulu Topan anak ibuk untuk istirahat.


"Usahakan supaya, di dalam ruangan tetap tenang dan tidak terlalu banyak berisik yang dapat mengganggu ketenangan pasien.


Terang Dokter pada tante Asih dan juga Jeny.


"Baik Dokter, terima kasih ya Dokter, emmmhh..."Bolehkan kami masuk untuk menemui dan melihat keadaannya anak saya,,,?" Tanya tante Asih pada Dokter tersebut.


"Silahkan ibuk, tapi jangan rame rame ya, cukup 1 orang saja atau gantian, karena itu semua untuk ketenangan dan kenyamanan nya Pasien.


"Iya Dokter, makasih Dokter. Jawab tante Asih.


"Baiklah kalau begitu, saya permisi dulu untuk kembali lagi keruangan saya, kalau ada apa apa tolong segera kabari saya...!" Pesan Dokter itu.


"Baik Dokter, Terima Kasih Dokter.


Jawab Tante Asih pada Dokter tersebut.


Dan Dokter itupun berjalan beranjak dari tempat iya berdiri, dan berjalan kembali menuju ruangannya, dan juga dengan beberapa orang perawatnya, dan Tante Asih pun tak sabaran lagi ingin masuk keruangan nya Topan, untuk melihat keadaannya Topan.


"Sayang, tante masuk dulu ya, tante mau melihat keadaannya Topan, kamu sama Deril tunggu sini dulu ya, dan nanti, habis tante keluar kamu silahkan masuk juga.


Jelas tante Asih pada Jeny.


"Iya Tante, silahkan...."Jawab Jeny pada tantenya sambil tersenyum bahagia, dan deril hanya diam dan tersenyum saja, melihat tingkah tante dan ponakan itu yang lagi kelihatan sangat bahagia, karena orang yang selama ini mereka khawatirkan, sekarang sudah siuman, dan tante Asih Pun langsung berjalan masuk keruangan Topan untuk melihat keadaan anaknya.


next,,,,,,


Jangan lupa ya para kesayangan nya aku, untuk like, vote dan komennya.

__ADS_1


__ADS_2