Ku Menerimamu Apa Adanya

Ku Menerimamu Apa Adanya
Berhenti Bekerja


__ADS_3

Setelah sampai dirumah, Jeny lansung membersihkan badannya, mandi, ganti pakaian dan menyiapkan pakaian yang akan dipakai oleh Topan, kemudian iya bersiap untuk melaksanakan Solat magrib karena memang waktu untuk melaksanakan solat magrib telah tiba.


Setelah sholat, iya langsung menyiapkan makan malam, karena Topan merasa kalau iya udah laper dan mau makan segera, Jeny mengikuti apa yang di inginkan Topan, karena memang iya juga udah merasa begitu juga, udah laper juga maksudnya, apalagi iya kan sedang ingin mau makan terus, mungkin karena bawaan hamil, jadi agak mudah laper, kadang kadang iya sulit sekali untuk mengontrol nafsu makannya.


Jeny pun menghidangkan makan malam bersama dengan suaminya.


Dalam suasana makan malam bersama, tampak jelas kalau Topan begitu menikmati makanannya, makanan yang dimasak oleh Jeny sendiri, bahkan Topan sampai minta ditambahkan lagi nasinya, karena iya belum mau menghentikan makannya, katanya sayang kalau nggak dimakan sampai habis mubazir,  Jeny sampai nggak habis pikir, kok Topan bisa makan selahap itu, padahal sebelumnya, iya belum pernah melihat Topan makan sebanyak itu, Jeny segera menambahkan nasi kepiringnya Topan, sebenarnya iya sangat senang juga, kalau Topan makan selahap itu, dan menyukai masakannya, itu artinya masakannya enak,,,hehehe


"Masakan kamu enak banget yang, aku aja sampai nambah beberapa kali, ternyata selain kamu cantik kamu juga pandai memasak, kwkkwkwkwk,,,nggak salah ni, aku pilih kamu jadi istri aku.


"Mungkin karena kamu laper kali, makanya sampai nambah gitu, jawab Jeny.


"Nggak yang, beneran enak".


Oh Ya, aku minta sama kamu, mulai besok kamu nggak usah kerja lagi ya, kamu dirumah aja.


soalnya aku aku nggak mau ngeliat kamu kecapean, apa lagi sekarang kan perut kamu udah mulai membesar, dan pastinya kamu akan mudah sekali lelah, makanya mending kamu dirumah aja.


Jadi, mulai besok dan untuk selamanya kamu tidak boleh bekerja lagi, dan kamu harus nurut sama aku...!"


"Loh, nggak bisa gitu dong Pan, aku kan masih mau bekerja, masak aku harus dirumah aja, lagian kan aku ngerasa nggak ada masalah kok, dengan kandungannya aku, biasa aja, apalagi gaji aku udah lumayan sekarang, jadi sayang banget lah kalau di tinggalin.


Jawab Jeny dengan raut muka yang agak kurang menyenangkan.


"Pokoknya, kalau aku bilang berhenti ya berhenti, kamu jangan membantah dong perintah aku, aku kan suami kamu, jadi kamu itu harus nurut sama perintahnya aku, paham nggak,,,?


"Satu lagi, kuliyah kamu, udah nggak usah diterusin, berhenti aja nggak guna juga.


"Eh, kamu gimana sih Pan,,,?" Nggak bisa gitu dong, kok main berhenti aja, aku nggak mau, pokoknya aku mau kuliyah dan tetap bekerja, lagian aku nggak minta kamu yang bayarin kok", kan aku bisa bayar sendiri, dengan uang aku.


Jawab Jeny ketus.


"Eh,,,Jeny istri aku yang paling jelek, gendut dan buncit,,,,!


Deg,,,,,jantung Jeny berdegup kencang, mendengar ucapannya Topan Barusan.

__ADS_1


Nggak punya perasaan sekali pria ini, teganya iya mengatakan aku jelek, gendut dan buncit, inikan akibat ulahnya sendiri, makanya aku jadi seperti ini.


"Kamu nggak dengar, tadi aku bilang nggak usah kerja sama kuliyah, aku nggak suka ya, kamu sering keluar dari rumah, aku mau kamu tetap selalu berada dirumah, satu lagi, jangan membantah omongan nya aku, kalau kamu nggak mau aku berbuat kasar sama kamu.


"Kenapa kamu melotot ke aku, kamu nggak suka,,,?


biasa aja kali...cerocos Topan seenaknya.


"Apa maksudnya ini, kenapa iya berubah kasar lagi padaku, bukannya iya berjanji akan menyayangi aku, dan nggak akan nyakitin aku lagi.


"Ya Allah, apalagi ini,,,,?


Jeny nggak tau lagi harus bagaimana.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>


Pagi ini, Jeny bersiap mau kekantor, iya mau pamitan sama bosnya, dan tidak akan bekerja lagi di kantornya, karena sesuai dengan perintah suaminya, supaya iya tidak bekerja lagi.


Jeny membangunkan Topan, iya mau ijin dulu pada suaminya, kalau iya akan kekantor untuk yang terakhir kalinya, karena mulai hari ini iya akan berhenti bekerja.


Pan, ayo dong bangun,,,,,lagi lagi Jeny mengusik ketenangan Topan, dan itu membuat Topan marah.


"Kamu apa apaan sih, kamu nggak lihat aku masih ngantuk.


''kalau mau pergi yah pergi aja sana, ganggu orang tidur aja...!''


Topan membentak Jeny, sehingga membuat Jeny jadi takut, akhirnya Jeny langsung aja pergi dari tempat tidurnya Topan, dan berjalan menuju pintu depan.


Iya nggak menyangka, kalau sikap Topan bakal sekasar ini padanya, padahal iya udah berusaha untuk menjadi istri yang baik untuk Topan, hingga iya rela mengorbankan perasaannya, demi menerima Topan, tapi apa yang terjadi pada dirinya, belum juga satu minggu iya menikah, tapi iya udah mulai menerima berbagai macam sikap kasar dan perkataan jelek Topan, yang menyakitkan hati dan perasaannya, ya sudahlah mungkin pikirannya Topan lagi galau, hingga iya bisa berbuat seperti itu, aku nggak boleh berprasangka Jelek dulu padanya.


Mudah mudahan ini hanyalah perasaan aku aja.


Jeny mencoba menghibur dirinya.


>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

__ADS_1


Disaat Jeny sudah memiliki pekerjaan yang tetap, dan mulai mencintai pekerjaannya, Tapi kenapa Topan menyuruhnya untuk resign dari pekerjaanya, padahal kan kalau iya ikut bekerja, dapat juga membantu keuangan dalam rumah tangga, tapi kenapa pikiran aku berbeda sekali dengan pikirannya Topan, Laki laki memang aneh, aku nggak merasa repot, apalagi kesusahan dalam bekerja, dasar Topan aja yang sok berkuasa, padahal apa salahnya coba,,,?


''Jadi malas aku ke kantor, atau aku kirim lewat whatsapp aja deh, dari pada nanti, jadi masalah.


Jeny jeny, kenapa sih, nasib lo tu nggak berubah berubah, selalu aja ketiban masalah, nggak ini nggak itu, ada aja.


Sabar aja Jeny, Lo harus semangat, nggak boleh lemah, ini baru awal pernikahan lo, jangan lemah dulu, harus semangat....!!!!


Jeny menyemangati dirinya sendiri....


WA Bos aja deh, kira kira sopan nggak ya,,,,?" Ah, biarin dah, lagian gue mau resign juga dari kantor, dari pada Topan marah, Jenny mulai mengetikkan kata kata yang pas untuk dikirimkan ke bosnya, karena iya mau berhenti dari perusahan itu.


"Selamat pagi Bapak,,,,


Sebelumnya saya mohon maaf karena baru bisa menyampaikan kabar pengunduran diri ini, melalui whatsapp.


Saya Jennyfer dari Devisi pengembangan, mohon izin untuk menyatakan pengunduran diri saya dari perusahaan yang bapak pimpin, di karenakan ada beberapa alasan tertentu yang tak bisa saya sebutkan di sini,


Saat ini saya belum bisa menemui bapak, secara langsung dikarenakan ada hal yang tak bisa saya tinggalkan, untuk bisa bertemu bapak, secepatnya saya akan memberikan surat pengunduran diri secara resmi.


Terima kasih, mohon maaf atas pemakluman  Bapak.


ttd


***    Jennyfer***


"Nah, sekarang tinggal gue kirim aja ke Pak Gibran, mudah mudahan beliau memaklumi saya,


''Ya Allah, semoga ini adalah jalan yang terbaik untuk kebaikan aku dan Topan, aku nggak apa kok, berhenti dari bekerja, asalkan iya tak berubah seperti dulu lagi, aku ingin bahagia ya Allah, Tolong lindungi aku,,,,


Next,,,,


Kasian ya Jeny, baru aja iya mau merasakan ketenangan, kok muncul lagi kegalauan yang terjadi pada Topan, doain ya teman teman para kesayangan aku, mudah mudahan masalahnya Jeny nggak berlanjut, biar masalahnya nggak berlanjut aku ingin kalian kasih semangat dong buat Jeny agar iya semangat dalam menjalani hubungan yang baru iya mulai saat ini.


itu loh say, like, vote dan komennya, biar iya tetap semangat.

__ADS_1


makasih ya, udah mampir di karya recehku ini....


__ADS_2