
1 Minggu Setelah pulang dari rumah sakit, Topan sudah semakin sehat, bahkan iya kelihatan sangat bahagia. dan pagi ini iya berencana akan mengunjungi calon istrinya itu.
Iya sangat bersemangat, apalagi ketika iya datang kerumahnya Jeny, Jeny selalu menunjukkan sikap yang ramah padanya, itu membuat hatinya semakin bahagia.
Topan menemui mamanya, untuk memberitahu mamanya, kalau iya pagi ini mau kerumahnya Jeny.
untuk mengunjungi ibu dari anaknya itu, yakni wanita yang sudah mengubah hidupnya tuk menjadi lebih baik.
"Ma.... ma.... ma...
Topan memanggil mamanya yang lagi di dapur, mamanya lagi membuat sarapan untuk mereka berdua.
" Iya Pan...
"Ada apa nak... ?
Tanya tante Asih pada anaknya yang kelihatan terburu buru...
" Ma, pagi ini aku mau kerumahnya Jeny ma,
soalnya ada yang mau aku omongin sama dia.
Jelas Topan pada mamanya.
"Loh, kan kamu belum sarapan sayang, bentar lagi ya, mama lagi nyiapin nasi goreng dulu buat kamu.
" Kamu itu nggak boleh telat sarapan, mama nggak mau kamu nanti sakit lagi... !
"Tapi aku buru buru ma, takut telat.
Jawab Topan pada mamanya.
" Bentar aja sayang, kamu duduk dulu sana, ini mama lagi masukin kepiring kamu dulu, nasi goreng nya.
"Ya udah deh, Aku tunggu nih, tapi jangan banyak banyak ya ma... ?
''Iya sayang...
Jawab mamanya Topan.
Tak lama kemudian, Mama nya keluar dengan membawa dua piring nasi goreng, lengkap dengan toppingnya....
" Ini nih, nasi goreng spesial, asli dari Indonesia... hehehe,,,
Tante Asih meletakkan piring beserta isinya di hadapan Topan.
"Mama yakin kamu pasti suka, soalnya kamu udah lama sekali nggak makan nasi goreng buatan mama.
'" Iya kan.... ?
"Iya mah, Topan langsung memakan nasi gorengnya, asli nih enak banget, aku suka.
Tante Asih, memperhatikan anaknya makan, iya sangat bersyukur sekali, atas kesembuhan anaknya, apalagi, sekarang Topan jauh berubah, sekarang Topan lebih sabar, dan tidak pernah lagi berkata kasar, dan itu membuat tante Asih sangat bahagia.
" Sayang, mama senang sekali, akhirnya kita bisa sama sama lagi, ''tadinya mama sempat putus asa nak, lantaran melihat kondisi kamu yang semakin hari semakin melemah, dan itu membuat mama sangat sedih, tapi sekarang mama nggak sedih lagi sayang, sekarang kamu udah sehat seperti biasanya, dan bentar lagi kamu akan menikah.
''Oh ya, ngomong ngomong kamu kapan mengajak Jeny untuk USG,,, ?
''Mama penasaran sama calon cucunya Mama.
Laki laki apa perempuan ya... ?''
"Mama udah nggak sabar lagi sayang, menanti kelahiran cucu mama.
" Sabar dong mah, kan masih beberapa bulan lagi,
jadi harus sabar menunggu. Nikah aja belom...
__ADS_1
Jawab Topan...
''Iya yah, gimana kalau pernikahan kamu kita percepat aja, untuk sementara nggak usah diadakan pesta dulu, penting ijab qobul nya dulu, habis Jeny melahirkan, baru kita adakan pestanya.
"Aku sih, terserah mama aja, mana yang terbaik.
tapi ma, aku mau nanya dulu sama Jeny, kapan waktunya yang pas untuk di langsung kan pernikahannya, takutnya iya belum siap mah.
"Iya, itu penting lo Pan, jawab tante Asih.
''Itu makanya mah, aku pagi ini mau kerumahnya Jeny.
buat nentuin kapan waktu yang pas.
jawab Topan pada mamanya.
Setelah selesai sarapan, Topan pamit pada mama nya, untuk pergi ke rumahnya Jeny.
Topan berencana ingin mengajak Jeny untuk menemui mamanya, untuk membahas masalah pernikahan mereka. dan juga iya berencana, akan segera menikahi Jeny, makanya iya agak pagi datang kerumahnya Jeny, supaya Jeny nggak terlalu buru buru, kasian Jeny perutnya kelihatan sudah mulai membesar, jadi pergerakan nya, agak sedikit lambat.
Setelah sampai dirumahnya Jeny, Topan melihat Jeny lagi duduk santai, nonton TV, Topan senang sekali ketika melihat Jeny tersenyum padanya.
"Hayy sayang, lagi nyantai ya, kelihatannya...
Sapa Topan pada Jeny, Topan sangat bahagia melihat Jeny sekarang jauh lebih ramah, dibandingkan jauh sebelumnya, wajar sajalah.
nggak ada wanita yang rela, diperlakukan layaknya wanita pe*""""""""*ur...
Hanya saja memang, Jeny sedikit melupakan kesedihan nya, mengingat tragedi yang di alami Topan, apalagi Topan sekarang jauh sekali berubah.
Topan yang dulu bukanlah Topan yang sekarang, karena Topan yang sekarang, sangat baik, dan juga perhatian...
"Topan mendekati Jeny, dan memegang perutnya Jeny.
" Wah, anak papa,,,,
" karena sebentar lagi, kita akan bersama selamanya.
"Papa dan Mama akan segera menikah, dan itu artinya, papa akan selalu ada buat kalian berdua.
" Muach muach, Topan mencium perutnya Jeny yang lagi buncit berisi anaknya.
''Iya Papa,,, "jawab Jeny seolah anaknya yang menjawab.
''Tapi, papa jangan nakal lagi ya, nanti mama nggak mau dekat dekat sama papa kalau papa nakal lagi...
hehehe...
Jeny, mencoba meledek Topan.
dan mereka berdua pun tertawa...
" Sayang, ada yang aku mau omongin sama kamu,...
''ini menyangkut masalah pernikahan kita, aku ingin kita secepatnya melangsungkan akad nikah ya.
"soalnya aku udah nggak sabaran lagi pengen cepet cepet dekat sama kamu, ''kalau menurut kamu, sebaiknya kapan kita melaksanakan ijab qobul nya... ?
" Yah, aku sih terserah kamu aja Pan, kapanpun kamu siap, aku akan siap kok.
jawab Jeny.
"Gimana kalau pernikahan kita besok aja... ??
tanya Topan pada Jeny.
" Ha... besok... ?
__ADS_1
tanya Jeny bingung.
''Iya besok, kan lebih cepat lebih baik.
jelas Topan.
Jeny bengong mendengar penjelasan dari Topan, soalnya iya nggak menyangka bakal nikah secepat itu.
''Nanti, kalau kamu udah melahirkan, baru kita siapin pesta resepsi nya.
kalau kini kan, gimana kamu mau pakai gaun pernikahan,,,?
"Tuh perut kamu buncit gitu,,, hehehe
Topan menunjukkan perut Jeny yang mulai membuncit.
" Ya udah deh terserah kamu, aku nurut aja.
Jawab Jeny pada Topan.
"Nah, kalau begitu, sekarang kamu siap siap ya, kita mau kedokter kandungan, aku mau ajak kamu untuk USG.
biar kita bisa melihat perkembangan anak kita.
Topan, berencana akan mengajak Jeny untuk USG, karena iya sangat penasaran, dengan jenis kelamin anak nya, yang ada didalam perutnya Jeny.
''Sekarang... ?''
Tanya Jeny...
''Iya sekarang, jawab Topan.
''Ya udah deh, aku siap siap dulu.
jawab Jeny.
Dan Jeny pun beranjak dari tempat duduknya, lalu berjalan menuju kamarnya, untuk mengganti pakaian,
Memang, selama ini Jeny belum pernah memeriksakan kandungnya, padahal sekarang udah mulai masuk ke 6 bulan, tapi iya belum pernah sekali pun memeriksakan nya, karena iya memang sejauh ini, masih merahasiakan kehamilannya.
maklum aja, dia kan hamil diluar nikah, jadi iya nggak mungkin menyebarkan aibnya sendiri.
Tak lama kemudian, Jeny keluar dengan menggunakan pakaian yang agak longgar, sehingga kehamilannya nggak terlalu kelihatan.
"Sayang, kamu cantik sekali.
sapa Topan ...
" Ah, biasa aja, mana ada orang hamil kelihatan cantik.
kamu ngeledekin aku ya... ?
sungut Jeny.
"Nggak sayang, beneran kok, kamu cantik banget,
"Aku aja sampai pangling lihat kamu.
jawab Topan pada Jeny.
" Ya udah deh, kita berangkat yuk...
Ajak Jeny..
''Ayo.... jawab Topan.
Mereka pun berangkat, menuju rumah sakit., untuk memeriksakan kehamilannya Jeny pada dokter kandungan.
__ADS_1
"""" next """""